Website Resmi Seminari Menengah St Petrus Canisius Mertoyudan  - Semoga bisa memberikan informasi yang berguna mengenai kegiatan Seminari - Terima kasih atas kunjungan anda. Saran dan masukan yang bersifat membangun akan kami terima dengan senang hati

Pencarian

Kata kunci :

 


Polling

Mohon pooling anda untuk web ini untuk pengembangan dimasa mendatang.

 Bagus
 Cukup
 Kurang


Incoming Event

Belum ada event



PPDB 2018/2019







4 Oktober 2018

Lectio Brevis TP. 2018-2019

Tahun Akademik 2018-2019 adalah Tahun Sanctitas bagi seluruh warga komunitas Seminari Menengah St. Petrus Canisius Mertoyudan Magelang. Oleh karena itu, di awal tahun pelajaran, ada lectio brevis yang perlu menjadi pegangan bagi seluruh warga komunitas dari Rektor, Direktur dan Pamong Umum.

 

 

 

SANCTITAS:

KESEIMBANGAN DALAM OLAH HIDUP DAN CARA BERTINDAK

RUMAH FORMATIO SEMINARI ST.PETRUS CANISIUS

(Lectio Brevis Rektor)

  

A.     Pengantar

KonsiliVatikan II dalam Gravissimum Educationis mengatakan:“Ciri khas pendidikan ialah menciptakan lingkungan hidup yang dijiwai oleh semangat Injil, cintakasih, dan mengembangkan kepribadian orang muda”. Maka pengajaran di rumah formasi seminari, seharusnya membuka diri bagi kemajuan, mendidik para seminarisnya secara kreatif agar seimbang dalam iman dan bertindak sesuai konteks perubahan jaman (GE 8). Petrus Canisius sebagai pelindung seminari senantiasa mengingatkan lembaga seminari agar mendidik anak muda dengan menyesuaikan tuntutan jaman.  Dalam konteks ini maka peran formator (staf religius, imam, suster, bruder dan guru/karyawan) perlu terus berkreasi dengan spirit: PribadiYesusKristus.

Yesus Kristus menjadi dasar serta pusat seluruh arah kegiatan formasi/pengajaran. Dalam seluruh proses formasi mengarah untuk menemukan pengalaman perjumpaan dengan Yesus. Indikator: semua staf dan anak gembira, ada semangat, punya harapan dan optimisme dalam hidup, dll. Dalam pengalamanYesus berjumpa dengan para muridketika para murid (Simon dkk) mengalami kegalauan dalam hidup (tidak menangkap ikan), apa yang dilakukan oleh Sang Guru?

1.      Hadir: punya HATI.

2.      Menangkap kebutuhan para murid (sesama): memberi SOLUSI.

3.      Menunjukkan arah kebenaran.

4.      Mendampingi.

5.      Menghasilkan.

B.     Tantangan dan Peluang Pendidikan Formasi Seminari Saat Ini

Perkembangan jaman ini ditandai dengan perkembangan media dan teknologi yang membawa dampak pada perubahan secara cepat dan global dalam diri para seminaris. Semakin majunya teknologi komunikasi memunculkan spirit (roh) “budaya” baru. Beberapa trend budaya yang perlu diwaspadai adalah:

a)      Budaya Instant: dewasa ini yang menjadi ukuran adalah serba cepat, spontan. Spirit ini merambah tidak hanya dalam teknologi komunikasi tetapi juga dalam hal makanan, cara belajar,dll.

b)      Budaya Online: dunia terhubung satu dengan yang lain, telah mengubah prioritas hidup banyak orang. Selain sangat berguna tetapi juga mempunyai dampak negatif, diantaranya semakin mahalnya keheningan, hidup komunitas lemah, egois,dll.

c)      Kondisi Keluarga (orang tua): Untuk mendidik seminaris tidak bisa melupakan tentang siapa dibalik seminaris (orang tua – keluarga –pergaulan). Maka kita perlu memberi perhatian dan mengajak kerjasama orang tua dalam membentuk anak-anaknya.

 

Oleh karenanya, ada beberapa kompetensi dan karakter yang perlu dibangun bersama yaitu :

a)      Kemampuan mengenal siapa diridan sesama(cura personalis). Kunci keberhasilan dalam proses mengajar adalah mengenal siapa dan bagaimana karakter siswa peserta didik kita.

b)      Kemampuan mencipta dan membaharui (creativity and innovation skills) atau kemampuan mengembangkan kreativitas dan inovasi dalam menyampaikan ide gagasan secara aktual.

c)      Kemampuan spiritualitas. Kedalaman hidup rohani penting karena mendasari dalam melihat dan mencintai seminaris. Mengenal situasi batin mengembangkan sikap menunjukkan kebenaran hidup adalah penting sehingga seminaris terbantu untuk memutuskan pilihan hidupnya.

 

C.  Pendidikan Seminari: Bergerak –Berubah untuk Berbuah atau Diam dan Punah?

Perkembangan zaman ini bagaikan samudera luas yang tidak bisa dibendung lagi. Hanya ada satu sikap yang tepat, yaitu: BERUBAH atau PUNAH. Agar Sanctitas dapat memberi dampak positif bagi seminaris maka lembaga, formator dan formandi perlu berubah. Beberapa pokok yang perlu dikembangkan oleh Lembaga Seminari:

Rumah Formasi: LembagaSeminari

1.      Menjamin Tata kelola Lembaga yang sehat (keuangan, dokumentasi, data).

2.      Mengembangkan pelaku pendidikan formasi secara sehat dan profesional.

...lebih lengkap