Allah Menyertai Kita

Percik Firman: Allah Menyertai Kita
Jumat, 18 Desember 2020
Bacaan Injil: Mat 1:18-24

“Sesungguhnya, anak dara itu akan mengandung dan melahirkan seorang anak laki-laki, dan mereka akan menamakan Dia Imanuel’ -yang berarti: Allah menyertai kita” (Mat 1:23)

Saudari/a ku ytk.,
Tak terasa seminggu lagi kita akan merayakan Hari Raya Natal, kelahiran Yesus. Tema Natal 2020 adalah “Mereka akan Menamakannya Immanuel”. Rumusan tema ini terinspirasi dari bacaan Injil pada hari ini, terutama Matius 1:23.

Dalam pesan Natal bersama 2020, Persekutuan Gereja-Gereja di Indonesia (PGI) dan Konferensi Waligereja Indonesia (KWI) mengajak kita untuk memaknai kelahiran Yesus di tengah situasi pandemi Covid-19 saat ini. Masih banyak keprihatinan dan masalah yang sedang dihadapi saat ini.

Virus Covid-19 ini, misalnya, telah merusak berbagai sendi kehidupan manusia. Banyak keluarga berduka karena kehilangan sanak saudara. Banyak pula yang kehilangan pekerjaan. Anak-anak yang harus belajar di rumah kehilangan kesempatan untuk bergaul dengan teman-teman sebaya. Umat gelisah karena tidak dapat beribadah sebagaimana mestinya.

Selain adanya virus Covid-19, dilaporkan juga bahwa angka kekerasan dalam keluarga bahkan perceraian meningkat. Kondisi ini diperparah dengan maraknya politik identitas yang meningkatkan ujaran kebencian, intoleransi beragama dan etnis, radikalisme agama, serta perpecahan di antara kelompok-kelompok dalam masyarakat kita.

Dalam menghadapi aneka situasi itu, kita yakin bahwa hanya Allah saja sumber pertolongan kita. Merayakan Natal dalam situasi seperti ini mengajak kita untuk melihat dan merasakan kehadiran Yesus sebagai Sang Terang dalam kegelapan. Dalam diri Yesus, Sang Imanuel, Allah nyata hadir di antara kita sebagai penegasan bahwa kita yang rapuh sungguh bernilai bagi-Nya.

Dalam bacaan Injil hari ini ditegaskan, “Sesungguhnya, anak dara itu akan mengandung dan melahirkan seorang anak laki-laki, dan mereka akan menamakan Dia Imanuel’ -yang berarti: Allah menyertai kita”.

Nama Imanuel dan ungkapan “Allah beserta kita” menandakan bahwa Allah hadir di antara kita dan bekerja untuk pemulihan diri kita. Penyertaan Allah memampukan kita untuk hidup melalui berbagai kecemasan dan kekhawatiran, konflik dan kekacauan, karena kita percaya bahwa transformasi di masa-masa sulit ini akan terjadi di bawah penyertaan Allah.

Di tengah masalah dan kebingungan yang dihadapi, Santo Yusuf diberi petunjuk Tuhan melalui sebuah mimpi. Malaikat Tuhan nampak kepada Yusuf dalam mimpi dan berkata: “Yusuf, anak Daud, janganlah engkau takut mengambil Maria sebagai isterimu”.

Tuhan menyatakan kehendak-Nya lewat mimpi. Dalam mimpinya, Santo Yusuf menemukan jawaban dari masalah yang dihadapi.
Santo Yusuf diminta agar tidak takut mengambil Maria sebagai isterinya, karena anak yang dikandung itu berasal dari Roh Kudus. Paus Fransiskus mempunyai devosi kepada Santo Yusuf Tidur (La devozione a San Giuseppe Dormiente). Dia menaruh patung itu di mejanya.

Paus Fransiskus berkata, “Meskipun ia tidur, ia menjaga Gereja. Dia bisa melakukan hal itu. Ketika saya mempunyai masalah atau kesulitan, saya menuliskan masalah dan problem saya dalam secarik kertas dan meletakan di bawah patung itu, sehingga ia bisa memimpikan semua itu. Marilah kita berdoa kepada Santo Yusuf ketika kita menemukan kesulitan dan masalah hidup”.

Dalam hidup ini, kita kadangkala menghabiskan tidur malam dengan begitu cemas memikirkan permasalahan, ketakutan, dan pekerjaaan kita. Santo Yusuf mengingatkan kita bahwa istirahat dalam doa menjadi lebih baik untuk mendengarkan suara Tuhan.

Kita tidak hanya seperti meletakkan masalah kita di bawah bantal ketika tidur, tetapi kita diajak oleh Santo Yusuf untuk percaya akan penyertaan Tuhan dalam hidup ini. Yang penting, bagaimana kita peka menangkap kehendak Tuhan (maneges kersa Dalem Gusti).

Pertanyaan refleksinya, permasalahan apa yang sedang Anda hadapi akhir-akhir ini? Apakah Anda dapat menangkap kehendak Tuhan atas masalah itu? Berkah Dalem dan Salam Teplok dari Bumi Mertoyudan.

# Y. Gunawan, Pr

Similar Posts

  • Providentia Dei

    Percik Firman: Providentia DeiSabtu, 21 November 2020PW St. Perawan Maria Dipersembahkan di KenisahBacaan Injil : Lukas 20:27-40 “Ia bukan Allah orang mati, melainkan Allah orang hidup, sebab di hadapan Dia semua orang hidup” (Luk 20:38) Saudari/a ku ytk.,Hari ini Gereja memperingati Santa Perawan Maria Dipersembahkan di Kenisah. Gereja Katolik mengadakan peringatan hari ini untuk mengenangkan…

  • Anugerah Kelahiran

    Percik Firman: Anugerah KelahiranRabu, 24 Juni 2020HR Kelahiran St. Yohanes PembaptisBacaan Injil: Luk 1:57-66.80 “Genaplah bulannya bagi Elisabet untuk bersalin dan iapun melahirkan seorang anak laki-laki” (Luk 1:57) Saudari/a ku ytk.,Seusai misa minggu, saya pernah diminta pasutri untuk mendoakan dan memberkati si isteri/ibu yang sedang hamil dan janin yang sedang dikandungnya. Di akhir doa, saya…

  • Menjadi Sahabat

    Percik Firman: Menjadi SahabatRabu, 14 Mei 2025Pesta St. Matias, Rasul (M)Bacaan Injil: Yoh. 15:9-17 Saudari/a ku ytk.,Pada hari ini Gereja merayakan pesta Santo Matias, Rasul. Dia terpilih untuk menggantikan Yudas Iskariot yang mengkhianati Yesus. Dia adalah “pemain pengganti” yang dipilih oleh Roh Kudus untuk menggenapi himpunan dua belas rasul. Merenungkan sabda Tuhan pada pesta Santo…

  • Merangkai Keakraban di Jonggrangan Sendangmulyo

    Keluarga besar Seminari Menengah Mertoyudan Magelang mengadakan kunjungan ke rumah Romo Leo Agung Sardi SJ, pada Minggu (27/10/2019) di Dusun Jonggrangan Sendangmulyo Minggir Sleman sebagai kegiatan rutin acara staf Seminari. Acara tersebut dimulai pada pukul 10:00 pagi dengan misa yang dipimpin oleh tiga pastur Seminari Romo Sardi SJ, Romo Dradjat SJ, dan Romo Yupi Pr….

  • Konsisten Perkataan dan Perbuatan

    Percik Firman : Konsisten Perkataan dan PerbuatanSelasa, 27 Feb 2024Bacaan Injil: Mat 23:1-12 Saudari/a ku ytk.,Ada sebuah pepatah Jawa yang berbunyi, “Gajah diblangkoni, isoh kojah ora isoh nglakoni”. Artinya, bisa berbicara tetapi tidak bisa menjalani. Terjadi ketidak-konsistenan antara perkataan dan perbuatan. Dalam bacaan Injil hari ini, Tuhan Yesus menegaskan pentingnya kesesuaian antara perkataan dan perbuatan,…

  • Berada dalam Persimpangan Jalan

    Percik Firman : Berada dalam Persimpangan JalanSenin, 16 Agustus 2021Bacaan Injil : Mat 19:16-22 “Jikalau engkau hendak sempurna, pergilah, juallah segala milikmu dan berikanlah itu kepada orang-orang miskin, maka engkau akan beroleh harta di sorga” (Mat 19:21) Saudari/a ku ytk.,Bacaan Injil hari ini mengisahkan seorang pemuda kaya yang bingung mengenai hidupnya di dunia ini. Dia…