Gerakan 3 M ala Yesus

Percik Firman : Gerakan 3 M ala Yesus
Senin, 11 Januari 2021
Bacaan Injil: Mrk 1:14-20

“Yesus segera memanggil mereka dan mereka meninggalkan ayahnya, Zebedeus, di dalam perahu bersama orang-orang upahannya lalu mengikuti Dia” (Mrk 1:20)

Saudari/a ku ytk.,
Selama pandemi Covid-19 kita sering mendengar dan membaca gerakan 3 M. Pemerintah, tim Satgas Covid, para tokoh agama dan masyarakat, para guru, dan termasuk kita sering menyerukan gerakan 3 M tersebut, agar penyebaran virus tersebut bisa dihentikan.

Apa 3 M itu? Yaitu Mencuci tangan, Memakai masker, dan Menjaga jarak. Bahkan di beberapa tempat ada tambahan “W” di depannya, yakni Wajib. Wajib Mencuci tangan, Wajib Memakai masker, dan Wajib Menjaga jarak.

Gerakan 3 M juga terjadi dalam proses menjadi murid Yesus. Dalam bacaan Injil hari ini dikisahkan bagaimana Tuhan Yesus memanggil para murid-Nya yang pertama. Mereka adalah Simon Petrus, Andreas, Yakobus dan Yohanes. Mereka dipanggil ketika sedang bekerja menjala ikan di Danau Galilea. Artinya, mereka dipanggil dalam kesibukan rutinitas harian mereka, bukan dalam peristiwa yang spektakuler.

Lantas apa gerakan 3 M dalam proses menjadi murid Yesus dalam bacaan Injil hari ini? Gerakan 3 M nya yaitu Memanggil, Meninggalkan, dan Mengikuti. Ditegaskan dalam bacaan Injil, “Yesus segera memanggil mereka dan mereka meninggalkan ayahnya, Zebedeus, di dalam perahu bersama orang-orang upahannya lalu mengikuti Dia”.

Yang berinisiatif pertama tetaplah Tuhan. Dialah yang memanggil kita untuk terlibat dalam karya pelayanan-Nya. Lalu kita manusia menanggapi undangan atau tawaran Tuhan itu, dengan tindakan meninggalkan keluarga, pekerjaan dan kenyamanan yang ada.

Akhirnya, kita siap mengikuti Tuhan untuk karya keselamatan-Nya.
Tuhan tidak selalu memanggil saat seseorang sudah tua. Tetapi ketika seseorang masih remaja atau muda, Tuhan pun sudah memanggilnya.

Anda, teman-teman remaja atau muda, kini Tuhan pun memanggilmu untuk masuk Seminari, untuk menanggapi panggilan Tuhan menjadi imam masa kini. Seminari Mertoyudan masih membuka pendaftaran gelombang pertama sampai pada tanggal 15 Januari 2021.

Kamu pemuda kece kelas 3 SMP/SMA/SMK yang anti bucin, suka tantangan, berkehendak kuat mengolah hidup secara lebih HIDUP, mau melayani Tuhan dengan cara berbeda dan ngrasain pendidikan “anti-mainstream”? Buruan daftarkan dirimu! Seminari Mertoyudan adalah rumah formasi yang mungkin menjadi alternatif masa depanmu.

Check info lengkapnya di: https://seminarimertoyudan.sch.id/program-penerimaan…/ Penasaran lihat keseruan Seminari? Check di Youtube (Official Seminari Menengah Mertoyudan), Facebook, IG (@seminarimerto) dan Podcast (Mertalks). Yuk langsung hubungi Pastor Paroki terdekatmu.

“Datang dan ikutilah Aku!” Tuhan memanggilmu, iya kamu…jangan takut mengambil keputusan! Silakan segera ambil pilihan, jawab panggilan Tuhan, dan daftarkan dirimu ke Seminari lewat Rama parokimu.

Marilah kita mohon rahmat keterbukaan dan kepekaan bagi teman-teman muda untuk berani menanggapi panggilan Tuhan untuk menjadi imam-Nya pada zaman milineal ini. Berkah Dalem dan Salam Teplok dari Seminari Mertoyudan. # Y. Gunawan, Pr

Similar Posts

  • Jumat Agung – Salib Suci

    Bagi orang Yahudi, salib adalah penghinaan. Mengapa disebut penghinaan? Karena salib bagi mereka adalah tempat penyiksaan bagi orang-orang berdosa, orang jahat, dan yang pantas mendapat hukuman mati. Sedangkan bagi orang Yunani, salib adalah kebodohan. Mengapa disebut kebodohan? Karena mereka berpikir, “Masak sich seorang Raja kok mati di kayu salib.” Bagi sekelompok tertentu, Salib itu menakutkan….

  • Menjadi Sahabat Tuhan Pesta Santo Matias, Rasul

    Percik Firman : Menjadi Sahabat TuhanPesta Santo Matias, RasulKamis, 14 Mei 2020Bacaan Injil: Yoh 15:9-17 “Kamu adalah sahabat-Ku, jikalau kamu berbuat apa yang Kuperintahkan kepadamu” (Yoh 15:14) Saudari/a ku ytk.,Merenungkan sabda Tuhan pada pesta Santo Matias Rasul hari ini, saya teringat akan dua buah ungkapan tentang persahabatan yang menarik. Ungkapan pertama: “Sahabat itu seperti bintang….

  • Makna Keluarga secara Baru

    Percik Firman : Makna Keluarga secara BaruSelasa, 24 September 2024Bacaan Injil: Luk 8:19-21 “Ibu-Ku dan saudara-saudara-Ku ialah mereka, yang mendengarkan firman Allah dan melakukannya” (Luk 8:21) Saudari/a ku ytk.,Pernahkah Anda tidak diakui sebagai anggota keluarga? Bagaimana perasaannya saat diperlakukan demikian? Mungkin ada yang sakit hati, sedih, marah, mangkel, dsb. Dalam bacaan Injil hari ini, sepertinya…

  • Dia Memberi Ketenangan

    Percik Firman: Dia Memberi KetenanganSenin, 3 Agustus 2020Bacaan Injil: Mat 14:22-36 ”Tenanglah! Aku ini, jangan takut!” (Mat 14:27) Saudari/a ku ytk.,Kalau mau jujur, setiap orang pasti punya ketakutan. Apa yang pernah Anda takutkan dalam hidup ini? Mungkin ada yang takut gelap, takut ketinggian, takut kecoa, takut tidak lulus ujian, takut dimarahi orangtua, takut dimarahi pimpinannya,…

  • Kekuatan Pujian

    Percik Firman: Kekuatan PujianKamis, 10 Desember 2020Bacaan Injil: Mat 11:11-15 “Sesungguhnya di antara mereka yang dilahirkan oleh perempuan tidak pernah tampil seorang yang lebih besar dari pada Yohanes Pembaptis” (Mat 11:11) Sdri/a ku ytk.,Bagaimana rasanya jika dipuji? Pada umumnya orang akan merasa senang saat mendapat pujian. Pujian yang tulus dapat memberikan kekuatan dan energi yang…

  • Memaknai Secara Baru

    Percik Firman: Memaknai Secara BaruRabu, 10 Juni 2020Bacaan: Mat 5:17-19 “Aku datang bukan untuk meniadakannya, melainkan untuk menggenapinya” (Mat 5:17) Saudari/a ku ytk.,Orang hidup butuh aturan. Aturan digunakan untuk mengatur hidup bersama. Biasanya peraturan atau hukum untuk menjamin kestabilan hidup bersama. Ada yang berupa perintah. Ada pula yang berupa larangan. Misalnya: Dilarang merokok di ruangan…