Gerakan 5 M ala Yesus

Percik Firman : Gerakan 5 M ala Yesus
Sabtu, 26 Juni 2021
Bacaan Injil: Mat. 8:5-17

“Dipegang-Nya tangan perempuan itu, lalu lenyaplah demamnya” (Mat 8:15)

Saudari/a ku ytk.,
Untuk memutus penyebaran virus korona selama masa pandemi Covid-19, digencarkan adanya ajakan dan gerakan 5 M dari berbagai pihak, baik dari pemerintah, tim satgas, tokoh agama, pemimpin lembaga, dan kita semua. Gerakan 5 M itu, yaitu Memakai masker, Mencuci tangan, Menjaga jarak, Mengurangi mobilitas, dan Menjauhi kerumunan.

Dalam bacaan Injil hari ini dikisahkan bagaimana Tuhan Yesus juga mengembangkan Gerakan 5 M berpastoral pada waktu itu. Apa Gerakan 5 M ala Yesus? Yesus mewariskan Gerakan 5 M dalam berpastoral kepada kita, yaitu Menyemangati, Memuji, Mengunjungi, Mendoakan, dan Menyembuhkan.

Bacaan Injil hari ini melanjutkan kisah penyembuhan kemarin. Kalau kemarin Tuhan Yesus menjamah dan menyembuhkan orang kusta. Pada hari ini di Kapernaum Tuhan Yesus menunjukkan empati-Nya dengan menyembuhkan dua orang yang sakit, yaitu hamba dari perwira yang sakit lumpuh dan ibu mertua Simon Petrus yang sakit demam.

Tuhan Yesus sudah tahu apa yang menjadi keinginan dan permohonan umatNya. Dia Mahatahu. Kita tidak perlu mendikte dan memaksa Tuhan untuk memenuhi permintaan kita. Rahmat-Nya akan diberikan tepat pada waktunya. Dia akan peduli dan berempati pada umatNya.

Sang perwira hanya mengatakan kepada Tuhan Yesus, “Tuan, hambaku terbaring di rumah karena sakit lumpuh dan ia sangat menderita.” Lalu Yesus menyemangati dan memuji iman perwira itu dan menyembuhkan hambanya.

Demikian pula saat mengunjungi keluarga Simon Petrus, Tuhan Yesus tahu apa yang menjadi keinginan dan kerinduan keluarga itu. Dia mendoakan, menjamah dan menyembuhkan ibu mertua Petrus. Dikisahkan dalam Injil, “Setibanya di rumah Petrus, Yesus pun melihat ibu mertua Petrus terbaring karena sakit demam. Maka dipegang-Nya tangan perempuan itu, lalu lenyaplah demamnya”.

Dalam kunjungan pastoral ke keluarga Simon Petrus, Tuhan Yesus menunjukkan empati dan kepedulian-Nya. Kunjungan pastoral Tuhan Yesus itu membawa berkat. Tidak hanya untuk keluarga Petrus, tetapi juga tetangga sekitarnya. KehadiranNya membawa makna dan warta sukacita. Tidak bisa dicegah jika ada banyak orang berkumpul di manapun Yesus datang. Mereka ingin juga “ngalap berkah” (memohon berkat) untuk hidup mereka.

Pertanyaan refleksinya, kehadiran Anda lebih banyak membawa berkat atau membawa ketakutan akhir-akhir ini? Seberapa peduli dan empati Anda pada orang yang sedang sakit?

Semoga Tuhan Yesus juga Menyemangati, Memuji, Mengunjungi, Mendoakan, dan Menyembuhkan Anda dan saudara-saudari kita yang saat ini sedang sakit atau sedang isolasi karena terpapar Covid-19. Tetap semangat dan jangan lupa Bahagia. Berkah Dalem dan Salam Teplok dari MeSRA (Merto Spiritual Rest Area). Happy Weekend. # Y. Gunawan, Pr

Similar Posts

  • Pemuda yang Pemberani

    Percik Firman: Pemuda yang PemberaniSelasa, 6 Feb 2024PW St. Paulus Miki, dkk martirBacaan Injil : Mrk. 7: 1-13 Saudari/a ku ytk.,Ada berbagai alasan orang ikut misa di gereja, antara lain: khotbah imamnya bagus, gedung gerejanya nyaman, umatnya ramah, lokasi parkir dekat gereja, nostalgia dengan gerejanya, ingin membawa intensi doa dalam misa, rindu menyambut Tubuh Kristus,…

  • Kidung Syukur

    Percik Firman: Kidung SyukurKamis, 24 Desember 2020Bacaan Injil: Luk 1:67-79 “Supaya kita, terlepas dari tangan musuh, dapat beribadah kepada-Nya tanpa takut” (Luk 1:74) Saudari/a ku ytk.,Tak terasa kita sudah mengakhiri masa Adven. Nanti malam kita merayakan Perayaan Vigili Natal yaitu perayaan malam Natal. Parayaan Natal adalah perayaan sukacita dan syukur karena Sang Pembawa Damai lahir…

  • Dari Tidak Diperhitungkan

    Percik Firman : Dari Tidak DiperhitungkanKamis, 22 Juli 2021Pesta Santa Maria MagdalenaBacaan Injil: Yoh. 20: 1-2.11-18 Maria Magdalena pergi dan berkata kepada murid-murid: ’Aku telah melihat Tuhan!’” (Yoh 20:18) Saudari/a ku ytk.,Perempuan dalam tatanan masyarakat Yahudi pada zaman Yesus tidak diperhitungkan. Mereka tidak dianggap alias sering direndahkan. Sosok perempuan menjadi diperhitungkan saat Yesus melibatkan para…

  • Menjadi Teladan di Masa Krisis

    Percik Firman: Menjadi Teladan di Masa KrisisJumat, 19 Maret 2021HR Santo Yusuf, Suami SP MariaBacaan Injil: Mat 1:16.18-21.24a Sdri/a yang terkasih,Di masa Pandemi Covid-19 ini Paus Fransiskus menetapkan tahun 2020-2021 sebagai Tahun Santo Yusuf, tepatnya mulai 8 Desember 2020 s/d. 8 Desember 2021. Hal ini ditandai dengan dikeluarkannya Surat Apostolik “Patris Corde” (Dengan Sebuah Hati…

  • Memaknai Hidup

    Percik Firman: Memaknai HidupRabu, 6 Mei 2020Bacaan Injil: Yoh 12:44-50 “Aku datang bukan untuk menghakimi dunia, melainkan untuk menyelamatkannya” (Yoh 12:47) Saudari/a ku ytk.,Merenungkan sabda Tuhan hari ini saya teringatkan akan sosok Didi Kempot atau Dionisius Prasetyo, penyanyi dan pencipta lagu campur sari. Dia diberi sebutan oleh para penggembarnya sobat Ambyar sebagai Godfather of Broken…

  • Mutiara yang Berharga

    Percik Firman : Mutiara yang BerhargaMinggu Biasa XVII, 26 Juli 2020Bacaan Injil: Mat 13:44-52 “Setelah ditemukannya mutiara yang sangat berharga, ia pun pergi menjual seluruh miliknya lalu membeli mutiara itu” (Mat 13:46) Saudari/a ku ytk.,Pada tahun ini ada beberapa seminaris Mertoyudan yang merupakan anak tunggal. Sejauh saya tahu, orangtuanya pun mendukung anaknya masuk seminari untuk…