Ikut Gembira atau Mencela?

Percik Firman : Ikut Gembira atau Mencela?
Kamis, 2 Juli 2020
Bacaan Injil : Mat 9:1-8

“Berkatalah beberapa orang ahli Taurat dalam hatinya: ‘Ia menghujat Allah” (Mat 9:3)

Saudari/a ku ytk.,
Dalam pengalaman hidup kita sehari-hari, orang baik tidak otomatis disukai. Kebaikan tidak serta merta diakui dan didukung. Maksud baik juga tidak selalu diterima. Ada saja orang yang tidak suka. Ada orang yang malah mencela. Bahkan ada orang yang membuat fitnah dan menghujat.

Hal seperti itu juga pernah dialami Tuhan Yesus saat membuat mukjijat menyembuhkan orang yang sakit lumpuh, sebagaimana dikisahkan dalam bacaan Injil hari ini. Tindakan penyembuhan yang dilakukan Yesus itu adalah sesuatu yang baik dan mendatangkan sukacita bagi orang sakit lumpuh dan keluarganya. Tetapi tidak demikian bagi para ahli Taurat. Mereka justru berpikiran negatif bahwa Yesus menghujat Allah.

Bagaimana jika kita yang menghadapi situasi yang demikian? Tuhan Yesus sudah memberikan contoh dan teladan yang sangat bagus. Kita harus tetap berbuat baik meskipun orang lain mencela dan memfitnah kita. Jangan sampai komentar negatif dan reaksi negatif dari orang lain mengurungkan niat kita untuk berbuat kebaikan, menolong orang lain, dsb.

Berkat komitmen Tuhan Yesus tersebut, sukacita mendatangi orang sakit lumpuh itu. Orang itu pun pulang ke rumahnya dengan gembira. Bahkan orang banyak yang menyaksikan peristiwa mukjijat penyembuhan itu ikut merasakan aura kegembiraan dan suka cita tersebut, dan akhirnya memuliakan Allah.

Pertanyaan refleksinya, bagaimana situasi batin Anda akhir-akhir ini? Cenderung ikut bergembira atau justru mencela jika melihat orang lain bersukacita dan berhasil? Semoga saudara/i kita yang sedang sakit segera diberi kekuatan dan kesembuhan. Berkah Dalem dan Salam Teplok dari bumi Mertoyudan.

# Y. Gunawan, Pr

Similar Posts

  • njadi Warga yang Baik

    Percik Firman : Menjadi Warga yang BaikSenin, 17 Agustus 2020Hari Raya Kemerdekaan NKRIBacaan Injil: Mat 22:15-21 “Berikanlah kepada Kaisar apa yang wajib kamu berikan kepada Kaisar dan kepada Allah apa yang wajib kamu berikan kepada Allah” (Mat 22:21) Saudari/a ku ytk.,Di tengah pandemi Covid-19 ini kita merayakan 75 tahun Indonesia merdeka. Pandemi ini telah menjadikan…

  • Doa bagaikan Nafas

    Percik Firman: Doa bagaikan NafasJumat, 28 Mei 2021Bacaan Injil: Mrk. 11:11-26 Sdri/a yang terkasih,Apakah Anda sudah berdoa hari ini? Seberapa sering Anda berdoa dalam sehari? Berdoa sangat penting bagi hidup kita. Berdoa itu bagaikan nafas bagi orang beriman. Kalau nafas kita tidak bisa berjalan normal, hidup dan kegiatan kita akan tersendat dan terhambat. Paus Fransiskus…

  • Kepedulian dan Kreativitas

    Percik Firman : Kepedulian dan KreativitasJumat, 15 Januari 2021Bacaan Injil: Mrk 2:1-12 “Mereka tidak dapat membawa orang lumpuh kepada Yesus karena orang banyak itu, lalu mereka membuka atap yang di atas-Nya”(Mrk 2:4) Saudari/a ku ytk.,Sakit lumpuh dapat dialami siapa pun, baik anak kecil, orang muda maupun orang tua. Kelumpuhan atau paralisis adalah kondisi ketika satu…

  • Tetap Menyala Meski Kecil

    Percik Firman : Tetap Menyala Meski KecilSenin, 23 September 2024PW Santo Padre Pio (imam)Bacaan Injil: Luk 8:16-18 Saudari/a ku ytk.,Dalam sejarah Gereja hanya ada tiga orang kudus yang dinyatakan resmi menerima anugerah stigmata ini, yaitu: Santo Fransiskus Asisi (diakon), Santa Katarina dari siena (suster), dan Santo Padre Pio (imam). Hari ini tanggal 23 September Gereja…

  • Kekuatan Pujian

    Percik Firman: Kekuatan PujianKamis, 10 Desember 2020Bacaan Injil: Mat 11:11-15 “Sesungguhnya di antara mereka yang dilahirkan oleh perempuan tidak pernah tampil seorang yang lebih besar dari pada Yohanes Pembaptis” (Mat 11:11) Sdri/a ku ytk.,Bagaimana rasanya jika dipuji? Pada umumnya orang akan merasa senang saat mendapat pujian. Pujian yang tulus dapat memberikan kekuatan dan energi yang…

  • Siapa yang menjadi pelitamu?

    Kamis, 23 Maret 2023Bacaan Injil : Yoh 5:31-47 “Yohanes adalah pelita yang menyala dan yang bercahaya” (Yoh 5:35) Saudari/a ku ytk.,Ada sebuah pepatah bijak yang mengatakan, “Lebih baik menyalakan sebuah lilin kecil di tengah kegelapan daripada mengutuki kegelapan”. Nasihat ini mengingatkan kita pentingnya melakukan tindakan sekecil apapun daripada hanya mengeluh dan menggerutu saja terhadap situasi…