Percik Firman : Menjual Tuhan
Rabu, 31 Maret 2021
Bacaan Injil: Mat 26:14-25

“Yudas berkata: ‘Apa yang hendak kamu berikan kepadaku, supaya aku menyerahkan Dia kepada kamu?” (Mat 26:15)

Saudari/a ku ytk.,
Ada orang yang berpindah agama demi mendapat promosi jabatan. Ada pula yang demi karier berpindah agama. Ada orang yang berkomentar, “Tuhan ditukar dengan sepiring nasi”. Atau komentar lain, “Tuhan dijual dengan harta duniawi”.

Bacaan Injil hari ini mengisahkan Yudas Iskariot yang tega menjual Yesus gurunya. Bisa jadi dia mata duitan. Dia menemui para imam kepala. Yudas bertanya: “Apa yang hendak kamu berikan kepadaku, supaya aku menyerahkan Dia kepada kamu?” Yudas menjual Yesus seharga 30 keping perak. Akhirnya, cap ‘pengkhianat’ melekat pada diri Yudas.

Jika tidak ada hati-hati, kita bisa menjadi ‘yudas-yudas modern’. Menjual imannya untuk kepentingan pribadi demi materi. Menjual dirinya atau anggota keluarganya karena gila harta dan mengejar kenikmatan duniawi.

Ya, tanpa sadar kita pun bisa menjadi ‘Yudas-yudas modern’ bagi Yesus dan Gereja-Nya masa kini. Kita sering menilai diri Yudas sebagai satu-satunya pengkhianat yang pernah menjual diri Kristus. Tetapi juga tidak sedikit orang Katolik yang dikuasai oleh iblis dan nafsu serakah seperti Yudas.

Karena dikuasai oleh nafsu serakah, tak jarang pula kita menghalalkan segala cara untuk mencapai tujuannya. Akhirnya orang rela mengkhianati teman atau saudara agar dapat memperoleh keuntungan duniawi.

Pertanyaan refleksinya, pernahkah Anda tergoda untuk menjual Tuhan atau menjual iman Katolikmu? Marilah mohon rahmat kehendak yang kuat agar kita dapat setia pada Yesus. Berkah Dalem dan Salam Teplok dari bumi Mertoyudan. # Y. Gunawan, Pr