Menembus Ruang dan Waktu

Percik Firman: Menembus Ruang dan Waktu
Minggu Paskah III, 18 April 2021
Bacaan Injil : Luk 24: 35-48

Saudari/a ku ytk.,
Ada orang yang diberi anugerah Tuhan untuk bisa melihat roh atau arwah orang yang sudah meninggal dunia. Ada yang bisa melihat roh itu ada di rumah, di jalan tol, di gereja, dan di makam.

Bahkan ada orang yang melihat roh itu ikut misa memule arwah di lingkungan. Ada juga bisa melihat roh-roh itu ikut misa di gereja. Mereka duduk di sekitar panti imam.

Ada seorang ibu prodiakon pernah cerita ke saya. Beliau melihat arwah atau roh ayahnya ikut misa di gereja. Padahal, ayahnya itu tidak beragama Katolik. Ibu itu berkomunikasi dengan arwah ayahnya dalam bahasa Jawa, “ Lho, kok bapak ada di sini? Bukannya bapak tidak beragama Katolik.”

Lalu arwah bapaknya itu menjawab juga dalam bahasa Jawa, “Iya, ndhuk, saya senang ikut misa di gereja. Karena saya dan para arwah selalu didoakan oleh rama dalam misa di gereja”.

Arwah yang tidak beragama Katolik saja tahu dan percaya akan daya Ekaristi. Bagaimana dengan kita yang sudah dibaptis Katolik? Dalam Ekaristi, kita mengenangkan kurban Kristus demi keselamatan kita. Dia sudah menderita sengsara, wafat dan bangkit mulia. Kristus telah mengalahkan kuasa maut.

Dalam bacaan Injil pada hari Minggu Paskah III hari ini, Tuhan Yesus meyakinkan para murid bahwa Dia sudah mengalahkan maut dan bangkit mulia. Dia mengatasi ruang dan waktu. Ketika para murid masih heran dan belum percaya akan kebangkitan-Nya, Tuhan Yesus menampakkan Diri-Nya kepada mereka. Mereka menyangka bahwa Yesus adalah hantu.

Ada dua pesan dan inspirasi yang dapat kita timba dari kisah pengalaman penampakan Yesus dalam bacaan Injil hari ini.

Pertama, dengan kebangkitan-Nya, Yesus hadir di mana saja dan kapan saja, tanpa dibatasi ruang dan waktu. Sebagaimana ia hadir dan masuk dalam kehidupan sehari-hari para murid, Yesus pun selalu hadir, masuk, dan menyertai kita dalam kehidupan kita sehari-hari, juga pada saat kita sibuk dan tidak sempat memikirkan Dia.

Kedua, kehadiran Tuhan dalam kehidupan kita adalah kehadiran yang membawa damai sejahtera dan berkah sebagaimana kehadiran-Nya dalam kehidupan para murid. Bersama Tuhan, kita akan mengalami damai sejahtera. Maka, kita tidak perlu takut dan khawatir dalam hidup ini.

Pertanyaan refleksinya, bagaimana hidup berimanmu pada Kristus selama ini? Sejak menjadi Katolik, kamu lebih mengalami damai sejahtera atau masih sering diwarnai kekhawatiran? Berkah Dalem dan Salam teplok dari bumi Mertoyudan. Selamat berhari Minggu. # (Y. Gunawan, Pr)

Similar Posts

  • Amanat Agung Evangelisasi

    Percik Firman: Amanat Agung EvangelisasiSabtu, 18 April 2020Bacaan Injil: Mrk 16:9-15 “Pergilah ke seluruh dunia, beritakanlah Injil kepada segala makhluk” (Mrk 16:15) Saudari/a ku ytk.,Dalam Anjuran Apostolik “Evangelii Gaudium” (Pewartaan Injil di Dunia Dewasa Ini), Paus Fransiskus meneguhkan umat beriman Kristiani agar ambil bagian dalam tahap baru pewartaan Injil yang ditandai dengan kegembiraan. Diungkapkan bahwa…

  • Bertindak Tegas

    Percik Firman: Bertindak TegasSelasa, 9 November 2021Pesta Pemberkatan Gereja Basilika LateranBacaan Injil: Yoh 2:13-22 Saudari/a ku ytk.,Dalam bahasa Latin ada ungkapan, “suaviter in modo, fortiter in re”. Lembut dalam gaya penyampaian, tegas dalam tindakan. Seorang pemimpin atau pendidik diharapkan bisa menghayati ungkapan itu. Ketegasan dalam prinsip itu sangat penting dalam hidup bersama. Seorang pemimpin atau…

  • Berpikiran Positif

    Percik Firman: Berpikiran PositifRabu, 18 November 2020Bacaan Injil : Lukas 19:11-28 ”Aku takut akan tuan, karena tuan adalah manusia yang keras; tuan mengambil apa yang tidak pernah tuan taruh dan tuan menuai apa yang tidak tuan tabur” (Luk 19:21) Saudari/a ku ytk.,Orang yang berpikiran positif akan bisa menjalani kehidupan ini dengan gembira. Orang yang seperti…

  • Berada dalam Persimpangan Jalan

    Percik Firman : Berada dalam Persimpangan JalanSenin, 16 Agustus 2021Bacaan Injil : Mat 19:16-22 “Jikalau engkau hendak sempurna, pergilah, juallah segala milikmu dan berikanlah itu kepada orang-orang miskin, maka engkau akan beroleh harta di sorga” (Mat 19:21) Saudari/a ku ytk.,Bacaan Injil hari ini mengisahkan seorang pemuda kaya yang bingung mengenai hidupnya di dunia ini. Dia…

  • Menjadi Teladan di Masa Krisis

    Percik Firman: Menjadi Teladan di Masa KrisisJumat, 19 Maret 2021HR Santo Yusuf, Suami SP MariaBacaan Injil: Mat 1:16.18-21.24a Sdri/a yang terkasih,Di masa Pandemi Covid-19 ini Paus Fransiskus menetapkan tahun 2020-2021 sebagai Tahun Santo Yusuf, tepatnya mulai 8 Desember 2020 s/d. 8 Desember 2021. Hal ini ditandai dengan dikeluarkannya Surat Apostolik “Patris Corde” (Dengan Sebuah Hati…

  • Komitmen Cinta

    Percik Firman: Komitmen CintaJumat, 12 Juni 2020Bacaan Injil: Mat 5: 27-32 “Setiap orang yang memandang perempuan serta menginginkannya, sudah berzinah dengan dia di dalam hatinya” (Mat 5:28) Saudari/a ku ytk.,Dalam sebuah kesempatan penyelidikan kanonik calon manten beda agama, terucap sharing pengalaman yang menarik. Pihak yang non Katolik mengungkapkan bahwa dia mau menikah dengan orang Katolik…