Dosa Menghujat Roh Kudus

Percik Firman: Dosa Menghujat Roh Kudus
Senin, 22 Januari 2024
Hari ke-5 Pekan Doa Sedunia untuk Kesatuan Umat Kristiani
Bacaan Injil : Mrk 3: 22-30

“Apabila seorang menghujat Roh Kudus, ia tidak mendapat ampun selama-lamanya” (Mrk 3:29)

Saudari/a ku ytk.,
Kita mengenal bahwa dalam Sakramen Tobat ada 3 unsur penting. Ke-3 unsur tersebut, yaitu: mengakui dosa, menyesali dosa, dan membangun niat.

Agar mendapat rahmat pengampunan dari Tuhan, seseorang perlu mempunyai sikap rendah hati dan jujur di hadapan Tuhan. Semua dosa diampuni oleh Tuhan, kecuali dosa menghujat Roh Kudus.

Dalam injil hari Tuhan Yesus menegaskan, “Apabila seorang menghujat Roh Kudus, ia tidak mendapat ampun selama-lamanya”.

Tugas utama Roh Kudus adalah ‘menginsafkan’ manusia dari dosanya. Jika manusia tidak mau insaf, maka ia berdosa melawan Roh Kudus.

Lalu apa dosa menghujat Roh Kudus itu? Dosa menghujat Roh Kudus berarti tindakan manusia yang menolak kebenaran, kasih Allah, serta pengampunan dari Allah. Dengan demikian ia tidak mungkin diampuni, baik di kehidupan sekarang maupun yang akan datang.

Di dalam Katekismus Gereja Katolik no.1864 dikatakan secara panjang lebar, “Tetapi apabila seorang menghujat Roh Kudus, ia tidak mendapat ampun selama-lamanya, tetapi bersalah karena berbuat dosa kekal” (Mrk 3:29).

Lebih lanjut, diajarkan, “Kerahiman Allah tidak mengenal batas; tetapi siapa yang dengan sengaja tidak bersedia menerima kerahiman Allah melalui penyesalan, ia menolak pengampunan dosa-dosanya dan keselamatan yang ditawarkan oleh Roh Kudus. Ketegaran hati semacam itu dapat menyebabkan sikap yang tidak bersedia bertobat sampai pada saat kematian dan dapat menyebabkan kemusnahan abadi.”

Pertanyaan refleksinya, pernahkah dalam hidup ini Anda menghujat Roh Kudus? Sejauhmana Anda percaya pada karya Roh Kudus dalam hidup ini? Berkah Dalem dan Salam Teplok dari Bujang Semar (Bumi Jangli Semarang). # Y. Gunawan, Pr

Similar Posts

  • Diberi Kesempatan Hidup Lebih Baik

    Percik Firman: Diberi Kesempatan Hidup Lebih BaikSabtu, 24 Oktober 2020Bacaan Injil : Lukas 13:1-9 “Tuan, biarkanlah dia tumbuh tahun ini lagi, aku akan mencangkul tanah sekelilingnya dan memberi pupuk kepadanya” (Luk 13:8) Saudari/a ku ytk.,Ada seorang yang hidupnya pernah tidak baik, ugal-ugalan, dan suka mabuk. Orangtuanya sudah mengingatkan berkali-kali. Tetapi tidak digubris. Suatu kali dia…

  • Kekuatan Sapaan yang Tulus

    Percik Firman: Kekuatan Sapaan yang TulusSenin, 31 Mei 2021Pesta SP Maria Mengunjungi ElisabetBacaan Injil : Luk 1: 39-56 Saudari/a ku ytk.,Secara manusiawi, semua orang butuh sapaan, butuh dukungan dari temannya atau saudaranya. Ada kebutuhan dicintai dan mencintai. Dalam ilmu psikologi, hal itu sebagai salah satu kebutuhan dasar manusia, selain makanan, pakaian dan tempat tinggal. Kehadiran…

  • Tidak Memaksa Tuhan

    Percik Firman: Tidak Memaksa TuhanSabtu Imam, 7 Agustus 2021Bacaan Injil: Mat 17:4-20 ”Tuhan, kasihanilah anakku. Ia sakit ayan dan sangat menderita.” (Mat 17:14) Saudari/a ku ytk.,Orangtua mana yang tidak peduli pada anaknya? Jika anaknya lapar, pasti akan berusaha dicarikan makan. Jika anaknya mau sekolah, pasti akan dicarikan biaya agar bisa tetap sekolah. Jika anaknya mau…

  • Kata-kata yang Memberkati

    Percik Firman : Kata-kata yang MemberkatiSenin, 13 September 2021PW Santo Yohanes Krisostomus (Uskup dan Pujangga Gereja)Bacaan Injil: Lukas 7:1-10 “Aku juga menganggap diriku tidak layak untuk datang kepada-Mu, tetapi katakan saja sepatah kata, maka hambaku itu akan sembuh” (Luk 7:7) Saudari/a ku ytk.,Pada zaman modern ini banyak orang sudah akrab dengan kosmetik. Bahkan anak kecil…

  • Menjadi Pribadi yang STMJ

    Percik Firman: Menjadi Pribadi yang STMJJumat Pertama, 1 Mei 2020Pesta Santo Yusuf PekerjaBacaan Injil : Yoh 6:52-59 “Barangsiapa makan daging-Ku dan minum darah-Ku, ia tinggal di dalam Aku dan Aku di dalam dia” (Yoh 6:56) Saudari/a ku ytk.,Ada seorang umat yang pernah bersharing pada saya. Ketika masih muda, beliau sering menghabiskan waktu dengan main judi,…

  • Keheningan Mengasah Kepekaan

    Percik Firman: Keheningan Mengasah KepekaanSabtu Imam, 6 Feb 2021PW St Paulus Miki dkk (martir Jepang)Bacaan Injil : Mrk 6:30-34 Saudari/a ku ytk.,Beberapa hari yang lalu saya memberikan materi Instruksi Medan (Inmed) kepada para seminaris secara online dengan zoom. Salah satu yang saya sampaikan terkait dengan Keheningan. inspirasinya dari Paus Fransiskus. Dalam keheningan kita diajak untuk…