Memancarkan Pengharapan

Percik Firman : Memancarkan Pengharapan
Kamis, 1 Februari 2024
Bacaan Injil: Mrk. 6:7-13

Saudari/a ku ytk.,
Sabda Tuhan hari ini mengajak kita untuk menjadi pribadi yang siap sedia mewartakan dan memancarkan pengharapan. Para murid dipanggil, diberkati dan diutus membawa kabar sukacita dan pengharapan bagi siapa saja.

Para murid pergi memberitakan bahwa orang harus bertobat dan mereka mengusir banyak setan, dan mengoles banyak orang sakit dengan minyak dan menyembuhkan mereka.

Dalam perutusan itu mereka diajak untuk bersikap lepas bebas. Yesus berpesan kepada mereka supaya jangan membawa apa-apa dalam perjalanan mereka, kecuali tongkat, rotipun jangan, bekalpun jangan, uang dalam ikat pinggangpun jangan. Mereka boleh memakai alas kaki, tetapi jangan memakai dua baju.

Lepas bebas berarti jangan sampai terikat oleh barang duniawi, tempat, relasi dan suasana yang nyaman. Kelekatan pada barang duniawi, tempat, relasi, dan kenyamanan akan menjadi batu sandungan dan penghalang dalam misi perutusan dan pelayanan itu.

Tuhan akan memenuhi kebutuhan para murid. Tuhan akan mencukupkan. Tuhan mengutus, Tuhan pasti mengurus. Gusti nimbali, Gusti mesthi mberkahi. Lewat siapa? Lewat banyak pribadi yang dijumpai, pribadi yang ada di sekitar.

Hal ini mengingatkan kita bagaimana penyertaan Tuhan di masa pandemi Covid-19 waktu itu. Siapa para rasul yang diutus di masa pandemi? Tuhan tetap hadir dan menyertai kita umatNya lewat banyak pribadi.

Dia hadir dalam diri “rasul-rasul” masa kini, seperti: para dokter, perawat, petugas kesehatan, anggota keluarga yang melayani mereka yang sedang isolasi mandiri, sahabat yang mendoakan, sahabat yang menyemangati dan menyapa lewat WA/SMS/telpon, tim satgas Jogo Tonggo yang mengirim sembako, obat-obatan dan vitamin.

Selain itu, Tuhan juga menyapa dan menyemangati lewat aneka pertemuan zoom yang dilakukan oleh pihak Gereja atau pemerintah, dalam bentuk sapaan atau peneguhan dari dokter, psikolog, serta doa berkat dari Bapa Uskup dan para imam.

Pertanyaan refleksinya, Bersediakah Anda dilibatkan Tuhan untuk menjadi “rasul-rasul” pembawa pengharapan saat ini? Apa yang bisa Anda buat secara konkret untuk memancarkan pengharapan menjelang Pilpres 2024 saat ini? Berkah Dalem dan Salam Teplok dari Bujang Semar (Bumi Jangli Semarang). # Y. Gunawan, Pr

Similar Posts

  • Nostalgia di Tempat “Istimewa”

    Percik Firman: Nostalgia di Tempat “Istimewa”Jumat, 17 April 2020Bacaan: Yoh 21: 1-14 “Yesus menampakkan diri kepada murid-murid-Nya di pantai Danau Tiberias’” (Yoh 21:1) Saudari/a ku ytk.,Saat liburan akhir tahun orang biasanya mengadakan kegiatan reuni, baik dengan teman SMP, teman SMA, teman kuliah, kelompok misdinar, atau OMK. Suasananya diwarnai sukacita. Biasanya ada acara makan-makan, entah model…

  • Budaya Bersyukur

    Percik Firman: Budaya BersyukurSelasa, 1 Desember 2020PW Beato Dionisius dan RedemptusBacaan Injil: Luk 10:21-24 “Aku bersyukur kepada-Mu, Bapa, Tuhan langit dan bumi, karena semuanya itu Engkau sembunyikan bagi orang bijak dan orang pandai, tetapi Engkau nyatakan kepada orang kecil” (Luk 10:21) Saudari/a ku ytk.,Bersyukur di tengah pandemi Covid-19 saat ini, masih mungkinkah? Memang situasi saat…

  • Kepo atau Ndableg?

    Percik Firman: Kepo atau Ndableg?Selasa, 5 Mei 2020Bacaan Injil: Yoh. 10:22-30 “Berapa lama lagi Engkau membiarkan kami hidup dalam kebimbangan? Jikalau Engkau Mesias, katakanlah terus terang kepada kami.” (Yoh 10: 24) Saudari/a ku ytk.,Pada suatu hari saya menengok saudara. Ada kesempatan untuk berekreasi di Kebun Raya. Saat menemani keponakan rekreasi di Kebun Raya, sepanjang perjalanan…

  • Tuhan Menyapa

    Percik Firman: Tuhan MenyapaSelasa, 30 November 2021Pesta St. Andreas RasulBacaan Injil: Mat. 4:18-22 “Mari, ikutlah Aku, dan kamu akan Kujadikan penjala manusia” (Mat 4:19) Sdri/a ku ytk.,Dalam pengalaman hidup panggilan, Tuhan seringkali memilih dan memanggil seseorang melalui peristiwa sederhana, pengalaman sehari-hari. Bukan melalui peristiwa yang spektakuler dan gegap gempita. Bahkan tak jarang Tuhan memilih kakak…

  • Kekuataan Pujian

    Percik Firman : Kekuataan PujianSabtu/Minggu, 15-16 Agustus 2020Hari Raya Maria Diangkat ke SurgaBacaan Injil: Lukas 1:39-56 “Elisabet berseru dengan suara nyaring: ‘Diberkatilah engkau di antara semua wanita dan diberkatilah buah rahimmu” (Luk 1:42) Saudari/a ku ytk.,Merenungkan bacaan Injil “Perjumpaan Maria dan Elisabeth yang sedang hamil” pada Hari Raya Santa Perawan Maria Diangkat ke Surga (Maria…