Domus Santa Marta

Percik Katekese: Domus Santa Marta

Setiap tanggal 29 Juli Gereja merayakan Peringatan Wajib Santa Marta, saudari Lazarus dan Maria dari Betania. Tahukah Anda bahwa tempat tinggal Paus Fransiskus bernama Domus atau Casa Santa Marta?

Sejak terpilih menjadi paus, Paus Fransiskus memilih tidak tinggal di Istana Kepausan seperti para paus sebelumnya. Tetapi beliau justru memilih kamar nomer 201 di Domus Santa Marta.

“Tempat tinggal di Istana Kepausan (Apostolik) sangat besar dan dibuat dengan selera yang bagus. Sangat besar, tapi pintu masuknya sempit. Hanya satu orang bisa tinggal di sana dan saya tidak bisa hidup sendiri, saya harus menjalani hidupku dengan orang lain,” ungkap Paus Fransiskus saat itu.

Mengapa bangunan tersebut diberi nama Domus Santa Marta? Keramahan Santa Marta, saudari Lazarus dari Betania seperti dalam Kitab Suci (bdk. Luk. 10:38-42), menjadi semangat utama pemilihan nama ini.

Domus Santa Marta adalah sebuah penginapan milik Vatikan, yang berada sekitar 300 meter di belakang Basilika Santo Petrus, Vatikan. Bangunan ini selesai dibangun pada tahun 1996 pada masa kepausan Yohanes Paulus II. Bangunan yang berlantai lima ini memiliki 128 kamar.

Berdasarkan pengalamannya dua kali mengikuti konklaf untuk memilih paus yang baru, Paus Yohanes Paulus II (dulu: Kardinal Karol Józef Wojtyła) kemudian memikirkan tempat penginapan yang lebih nyaman untuk para peserta konklaf. Selain untuk peserta konklaf, Domus Santa Marta juga diperuntukkan sebagai tempat tinggal para anggota Kuria Kepausan dan para Kardinal yang datang saat ada kegiatan di Roma.

Di lokasi berdirinya Domus Santa Marta saat ini, sebelumnya berdiri Rumah Sakit Santa Marta yang dibangun pada masa Paus Leo XIII tahun 1891. Pembangunan rumah sakit ini berlatar wabah kolera yang ketika itu menjangkit di beberapa negara Eropa.

Saat wabah itu mereda, tempat ini digunakan untuk memberikan layanan kepada orang sakit di sekitar Roma seperti di Borgo dan Trastevere serta sebagai rumah perawatan untuk peziarah.

Pada tahun 1901 listrik dialirkan di bangunan rumah sakit ini. Tak berselang lama, sebuah kapel ditambahkan pada tahun 1902. Selama Perang Dunia II bangunan tersebut digunakan oleh para pengungsi dan duta besar dari negara-negara yang telah memutuskan hubungan diplomatik dengan Italia.

Di Domus Santa Marta itu Paus Fransiskus memulai kegiatan setiap harinya dengan berdoa pribadi atau meditasi dan mempersiapkan diri untuk Misa setiap pagi. Misa di Kapel Santa Marta dimulai pukul 07.00. #

Y. Gunawan, Pr

Similar Posts

  • Menabur Benih Persaudaraan

    Percik Firman : Menabur Benih PersaudaraanMinggu Biasa XV, 12 Juli 2020Bacaan Injil: Mat 13:1-23 Saudari/a ku ytk.,Bacaan Injil pada hari Minggu Biasa ke-15 ini mengisahkan pengajaran Tuhan Yesus kepada orang banyak dan para murid mengenai Perumpamaan tentang Seorang Penabur (Italia: Parabola del Seminatore). Teks yang kita baca/dengarkan tadi ditulis oleh Santo Matius. Ada teks yang…

  • Keselamatan Jiwa

    Percik Firman: Keselamatan JiwaSabtu Imam, 5 September 2020Bacaan Injil: Luk 6:1-5 “Kata Yesus lagi kepada mereka: ‘Anak Manusia adalah Tuhan atas hari Sabat” (Luk 6:5) Saudari/a ku ytk.,Pada suatu hari pernah ada seorang ibu yang datang ke pastoran berkonsultasi pada saya. Dia bercerita menjadi korban Kekerasan dalam Rumah Tangga (KDRT). Suaminya sering berlaku kasar dan…

  • Menjadi Saksi ”RSJ”

    Percik Firman: Menjadi Saksi ”RSJ”Minggu, 13 Desember 2020Minggu Adven ke-3 – Minggu GaudeteBacaan Injil: Yoh 1:6-8.19-28 ”Ia datang sebagai saksi untuk memberi kesaksian tentang terang itu, supaya oleh dia semua orang menjadi percaya” (Yoh 1:7) Sdri/a ku ytk.,Dalam kehidupan sehari-hari di masyarakat, kita sering menjumpai orang-orang yang menjadi saksi. Ada saksi mata yang melihat langsung…

  • Ketulusan Berbagi

    Percik Firman: Ketulusan BerbagiMinggu Biasa ke-32, 7 Nov 2021Bacaan Injil : Mrk 12:38-44 Saudari/a ku ytk.,Kehidupan di Seminari Mertoyudan ini banyak ditopang oleh kemurahan hati dan kedermawanan para donatur dan pemerhati dari berbagai tempat. Ada donatur yang perseorangan, ada yang keluarga, ada yang kelompok doa, paguyuban ibu-ibu lingkungan/wilayah/ paroki, dan ada pula sumbangan dari paroki….

  • Selamat atas Ulang Tahun ke-23 Tahbisan Uskup Bapak Kardinal Ign. Suharyo (22 Agustus 1997 – 22 Agustus 2020)

    Selamat atas Ulang Tahun ke-23 Tahbisan Uskup Bapak Kardinal Ign. Suharyo (22 Agustus 1997 – 22 Agustus 2020). Semoga makin melayani dengan rendah hati dan dianugerahi kesehatan dan kebijaksanaan dalam berkarya. Melawan Lupa: “Sebelum menjadi Uskup Agung Jakarta, Mgr. Ignatius Suharyo mengemban tugas penggembalaan sebagai Uskup Agung Semarang. Dia ditunjuk menjadi Uskup Agung Semarang oleh…

  • Ketangguhan

    Percik Firman: KetangguhanMinggu Biasa XXI, 23 Agustus 2020Bacaan Injil: Mat 16:13-19 “Engkau adalah Petrus, dan di atas batu karang ini akan Kudirikan Jemaat-Ku” (Mat 16:18) Saudari/a ku ytk.,Saat merenungkan sabda Tuhan Yesus pada hari ini, saya teringat akan nasihat leluhur tentang pentingnya pondasi yang kokoh dalam hidup berkeluarga. Diungkapkan, “Bapak dienggo umpak, simbok dienggo tombok,…