Kepekaan Hati

Percik Firman : Kepekaan Hati
Selasa, 20 April 2021
Bacaan Injil: Yoh 6:30-35

“Tanda apakah yang Engkau perbuat, supaya dapat kami melihatnya dan percaya kepada-Mu?” (Yoh 6:30)

Saudari/a ku ytk.,
Pernahkah Anda meminta tanda bahwa Tuhan mengasihimu? Pernahkah Anda akhirnya kecewa dan marah pada Tuhan karena Dia tidak segera memenuhi keinginanmu? Let Go and Let God. Bukalah hatimu, biarkan Tuhan menuntunmu. Jangan mendikte Tuhan.

Orang banyak meminta Yesus untuk memberi tanda supaya mereka percaya. “Tanda apakah yang Engkau perbuat, supaya dapat kami melihatnya dan percaya kepada-Mu? Pekerjaan apakah yang Engkau lakukan?” Mereka meminta kepada Yesus untuk memberikan tanda tersebut.

Mungkinkah percaya tanpa ada tanda dan bukti? Pasti mungkin. Tetapi tidak mudah. Iya khan? Namun kiranya pertanyaannya dibalik. Bukan percaya tanpa tanda dan bukti, tetapi apakah kita peka melihat tanda dan bukti yang diberikan Tuhan pada kita? Di sekitar kita telah banyak tanda dan bukti.

Ketika kita terbuka, kita gampang melihatnya, dan kita pun akan gampang untuk percaya. Tetapi yang sering terjadi orang “ndableg”, keras kepala, egois, mau memaksakan keinginan, dsb.

Marilah kita mohon rahmat kepekaan hati akan tanda-tanda yang diberikan Tuhan dalam kehidupan kita ini. Berkah Dalem dan Salam Teplok dari Bumi Mertoyudan. # Y. Gunawan, Pr

Similar Posts

  • Berani Ditolak

    Percik Firman : Berani DitolakJumat, 31 Juli 2020PW St. Ignatius Loyola (imam)Bacaan Injil: Mat 13: 54-58 “Karena ketidakpercayaan mereka, tidak banyak mujizat diadakan Yesus di situ” (Mat 13:58) Saudari/a ku ytk.,Merenungkan bacaan Injil pada Peringatan Wajib Santo Ignatius Loyola (imam) hari ini, saya teringat akan sebuah lagu “Aku Percaya”. Lagu ini dinyanyikan oleh Sari Simorangkir….

  • Dibangunkan Malaikat Pelindung

    Percik Firman : Dibangunkan Malaikat PelindungJumat Pertama, 2 Oktober 2020PW Para Malaikat PelindungBacaan Injil : Mat 18:1-5.10 “Malaikat mereka ada di surga, dan selalu memandang wajah Bapa-Ku yang di surga” (Mat. 18:10) Sdri/a ku ytk.,Ketika masa kecil, saya diajari oleh orang tua untuk berdoa melalui Malaikat Pelindung dari buku Padupan Kencana. “Malaikat Pamomong, mugi kersa…

  • Duta Cinta Kasih

    Percik Firman: Duta Cinta KasihMinggu, 22 November 2020HR Kristus Raja Semesta AlamBacaan Injil : Mat 25:31-46 “Aku berkata kepadamu, sesungguhnya segala sesuatu yang kamu lakukan untuk salah seorang dari saudara-Ku yang paling hina ini, kamu telah melakukannya untuk Aku” (Mat 25:40) Saudara-saudariku yang terkasih,hari ini kita merayakan Hari Raya Tuhan Kita Yesus Kristus Raja Semesta…

  • Diberi Sang Penolong

    Percik Firman: Diberi Sang PenolongMinggu Paskah VI, 17 Mei 2020Bacaan Injil: Yoh 14:15-21 “Aku tidak akan meninggalkan kamu sebagai yatim piatu” (Yoh 14:18) Saudari/a ytk.,Ada seminaris di Seminari Mertoyudan yang sudah yatim piatu. Kedua orangtuanya sudah meninggal dunia. Saya kenal dia sebagai seorang seminaris yang sopan, rajin, ramah dan multitalent. Niatnya untuk menjadi imam cukup…

  • Bukan Umur Panjang

    Percik Firman: Bukan Umur PanjangKamis, 29 April 2021PW Santa Katarina dari SienaBacaan Injil: Yoh 13: 16-20 Saudari/a ku ytk.,Sebelum menerimakan Tubuh Kristus, seorang imam akan mengangkat Tubuh Kristus dan piala berisi Darah Kristus sambil berseru. Salah satu seruannya demikian, “Kecaplah dan lihat, betapa baiknya Tuhan. Dialah santapan jiwa, daya ilahi melawan doa. Berbahagialah kita yang…

  • Berani Mengakui Masa Lalu

    Percik Firman: Berani Mengakui Masa LaluKamis, 17 Desember 2020Bacaan Injil: Mat. 1:1-17 “Yehuda memperanakkan Peres dan Zerah dari Tamar” (Mat 1:3) Saudari/a ku ytk.,Tidak mudah menerima masa lalu yang kelam. Tidak mudah pula menerima keadaan keluarga yang tidak sempurna. Terkadang yang muncul adalah keinginan untuk menutup-nutupinya. Atau membanding-bandingkan dengan keluarga yang lain. Akibatnya, hidupnya tidak…