Bersinar di Tempat yang Tepat

Percik Firman: Bersinar di Tempat yang Tepat
Kamis, 28 Januari 2021
PW Santo Thomas Aquinas
Bacaan Injil : Mrk 4:21-25

“Orang membawa pelita bukan supaya ditempatkan di bawah gantang atau di bawah tempat tidur, melainkan supaya ditaruh di atas kaki dian” (Mrk 4:21)

Saudari/a ku ytk.,
Kita pernah mendengar ada ungkapan: “The right man in the right place”. Orang yang tepat di tempat yang tepat. Artinya, seorang pemimpin perlu mengenal kemampuan atau kompetensi rekan kerjanya, agar bisa menempatkan mereka pada posisi yang tepat. Dengan demikian, mereka dapat berkarya lebih optimal dan dapat memperoleh hasil yang maksimal.

Demikian pula dengan sebuah pelita akan bersinar terang dan berguna, jika ditempatkan di tempat yang tepat. Pelita yang ditaruh di bawah gantang atau di bawah tempat tidur, akan tertutup cahayanya, tidak berfungsi, dan tidak berguna dengan optimal. Tetapi kalau pelita itu ditaruh di atas kaki dian, barulah ia berguna dan menjadi berkat sebab menerangi tempat itu.

Dalam bacaan Injil hari ini Tuhan Yesus bersabda, “Orang membawa pelita bukan supaya ditempatkan di bawah gantang atau di bawah tempat tidur, melainkan supaya ditaruh di atas kaki dian”. Kita tahu bahwa fungsi utama dari sebuah pelita adalah memberi penerangan di kegelapan.

Selain sebagai penerangan, pelita juga berfungsi untuk menghangatkan tubuh. Keberadaan kita orang beriman Katolik harus mampu menghadirkan terang dan kehangatan bagi orang-orang di sekitar di dunia masa kini.

Pada hari ini Gereja merayakan peringatan wajib Santo Thomas Aquinas (1225-1274), imam dan pujangga Gereja. Dia juga seorang teolog yang termasyur. Dia juga dikenal dengan semangat hidupnya: “Contemplata Aliis Tradere” (Menuturkan kepada orang lain segala sesuatu yang telah dipelajari atau direnungkan). Hidup dan kehadiran Santo Thomas Aquinas sungguh menghayati jati diri sebagai pelita yang menerangi dan menghangatkan tersebut.

Santo Thomas Aquinas mempunyai penghormatan yang besar pada Tuhan dan Sakramen Mahakudus. Dialah yang menciptakan lagu “Tantum Ergo”, yang sering kita nyanyikan dalam adorasi Sakramen Mahakudus. Lagu itu diciptakan atas permintaan Paus Urbanus IV.

Pada waktu itu Paus Urbanus IV mengeluarkan surat pernyataan “Transiturus” (tentang mukjizat Ekaristis) sekaligus meresmikan Hari Raya Tubuh dan Darah Kristus pada tanggal 11 Agustus 1264. Hal ini dilakukan untuk mengenang Mukjizat Bolsena-Orvieto, Italia Tengah.

Bapa Suci waktu itu secara langsung menugaskan Santo Thomas Aquinas untuk menyusun suatu tata cara dan doa khusus untuk menghormati Sakramen Maha Kudus sebagai Tubuh Kristus.
Pada tahun yang sama, Bapa Suci memperkenalkan dua buah lagu puji-pujian yang digubah oleh Santo Thomas Aquinas yaitu “O Salutaris” dan “Tantum Ergo”, yang dikenal dan masih dinyanyikan di gereja-gereja sampai saat ini.

Pertanyaan refleksinya, apakah selama ini Anda sudah menjadi pelita bagi orang-orang di sekitar Anda? Seberapa mendalam penghayatan dan penghormatan Anda kepada Sakramen Mahakudus?

Santo Thomas Aquinas, doakanlah kami. Berkah Dalem dan Salam Teplok dari bumi Mertoyudan.# Y. Gunawan, Pr

Similar Posts

  • Perintah Paling Utama

    Percik Firman: Perintah Paling UtamaKamis, 4 Juni 2020Bacaan Injil: Mrk 12: 28b-34 “Kata ahli Taurat itu kepada Yesus: ‘Memang mengasihi Dia dengan segenap hati … dan juga mengasihi sesama manusia seperti diri sendiri adalah jauh lebih utama dari pada semua korban bakaran dan korban sembelihan.” (Mrk 12:32) Sdri/a yang terkasih,Bacaan Injil dalam tiga hari berturut-turut…

  • Kepedulian dan Kreativitas

    Percik Firman : Kepedulian dan KreativitasJumat, 12 Januari 2024Bacaan Injil: Mrk 2:1-12 “Mereka tidak dapat membawa orang lumpuh kepada Yesus karena orang banyak itu, lalu mereka membuka atap yang di atas-Nya”(Mrk 2:4) Saudari/a ku ytk.,Sakit lumpuh dapat dialami siapa pun, baik anak kecil, orang muda maupun orang tua. Kelumpuhan adalah kondisi ketika satu atau beberapa…

  • Pribadi yang Bisa Diandalkan

    Percik Firman : Pribadi yang Bisa DiandalkanRabu, 23 Oktober 2024Bacaan Injil : Lukas 12:39-48 Saudari/a ku ytk.,Sabda Tuhan hari ini mengingatkan kita untuk bisa bertanggungjawab dan diandalkan dalam hidup ini. Tuhan Yesus bersabda, “Berbahagialah hamba, yang didapati tuannya melakukan tugasnya itu, ketika tuannya itu datang.” Hamba yang setia dan bijaksana itu dipuji karena tekun menjalankan…

  • Menyinari Kehidupan

    Percik Firman : Menyinari KehidupanSelasa, 9 Juni 2020PW Hati Tersuci St Perawan MariaBacaan Injil: Mat 5:13-16 “Orang tidak menyalakan pelita, lalu meletakkannya di bawah gantang, melainkan di atas kaki dian, sehingga menerangi semua orang…” (Mat 5:15) Saudari/a ku ytk.,Dalam kehidupan ini ada banyak alat penerang, seperti obor, pelita, lilin, lampu senthir, lampu teplok, lampu petromaks,…

  • Pemulihan dan Pengharapan

    Percik Firman : Pemulihan dan PengharapanJumat Pertama, 1 Januari 2021HR Santa Maria Bunda AllahBacaan Injil: Luk 2:16-21 “Maria menyimpan semua itu dalam hati dan merenungkannya” (Luk 2:19) Saudari/a ku ytk.,Pada awal Tahun 2021 ini kita merayakan Hari Raya Santa Maria Bunda Allah (Mater Dei). Sekaligus hari Perdamaian Sedunia. Secara istimewa kita mengawali Tahun Baru 2021…

  • Ludah dan Lidah

    Ludah dan Lidah Baca: Mrk. 8:22-26 Meludah dalam kebanyakan masyarakat dianggap tindakan yang tidak pantas, apalagi di hadapan orang lain. Meludahi orang itu sebuah tindakan penghinaan. Yesus sendiri mengalami penghinaan itu ketika orang Yahudi meludahi Dia. (Mrk.15:19) Mengapa Yesus meludah untuk menyembuhkan orang yang sakit? Dalam kebanyakan tradisi, ternyata ludah itu dianggap juga berkhasiat untuk…