Betapa Berharganya Kita

Percik Firman: Betapa Berharganya Kita
Minggu, 21 Juni 2020
Minggu Biasa XII
Bacaan Injil: Mat 10:26-33

“Janganlah kamu takut, karena kamu lebih berharga daripada banyak burung pipit” (Mat 10:31)

Saudari/a ku ytk.,
Merenungkan sabda Tuhan pada Minggu Biasa ke-12 hari ini, saya ingat akan sebuah lagu yang dinyanyikan Maria Shandi. Judulnya “Kasih Setia-Mu”. Berikut ini liriknya:

Kasih setia-Mu yang kurasakan/ Lebih tinggi dari langit biru
Kebaikan-Mu yang t’lah Kau nyatakan/ Lebih dalam dari lautan.

Berkat-Mu yang telah kuterima/ Sempat membuatku terpesona
Apa yang tak pernah kupikirkan/ Itu yang Kau sediakan bagiku.

Reff:
Siapakah aku ini Tuhan/ Jadi biji mata-Mu
Dengan apakah kubalas Tuhan/ Selain puji dan sembah Kau.

Pesan dari lagu itu senada dengan sabda Tuhan hari ini. Kita diingatkan betapa berharganya kita di hadapan Tuhan. Dia sangat mengasihi kita dengan setia. Kasih setia-Nya melebihi segalanya. Kita diciptakan menurut gambar dan rupa Allah. Karena manusia jatuh dalam dosa, Dia mengutus Yesus Putra-Nya yang tunggal untuk menebus dosa kita.

Tuhan Yesus menasihati para murid agar tidak takut. Ada 3 kali ungkapan “jangan takut” yang disampaikan Tuhan Yesus dalam sabda-Nya hari ini (ayat 26, 28 dan 31). Pesan ini disampaikan kepada para murid sebelum mereka diutus.

Mengapa nasihat “jangan takut” diulang-ulang oleh Tuhan Yesus? Apakah para murid diliputi rasa takut? Iya. Tuhan Yesus tahu pergulatan batin para murid-Nya. Mereka takut dengan apa yang akan dihadapi di masa depan. Mereka takut akan ancaman orang yang mau membunuh.

Ketakutan juga kadang menghinggapi kita pada zaman ini. Kalau mau jujur, setiap orang pasti punya ketakutan. Apa yang Anda takutkan? Banyak alasan kenapa orang takut. Ada orang yang takut gelap, takut ketinggian, takut disuntik, takut tidak lulus ujian, takut dimarahi orangtua atau bosnya, takut dikhianati pasangannya, takut dipecat, takut menderita, takut menyinggung perasaan orang lain, takut mati, takut memanggul salib, dsb.

Rasa takut adalah hal yang wajar dan manusiawi. Menjadi tidak wajar jika kita terus-menerus dikuasai ketakutan itu. Ancaman atau teror kadangkala bisa juga membuat seseorang takut. Untuk sesuatu yang baik dan benar, kita diajak untuk tidak takut. Sebagai murid Kristus, kita diingatkan untuk tidak takut mengakui, mengimani dan mewartakan Kristus pada zaman ini. Jangan sampai kita menyangkal Kristus dalam hidup ini.

Injil hari ini mengingatkan kita untuk tidak takut. “Janganlah kamu takut, karena kamu lebih berharga daripada banyak burung pipit”. Dalam Kitab Suci, menurut para ahli ada 367 X kata “jangan takut”. Artinya, setiap hari dalam setahun Tuhan mengingatkan kita untuk “jangan takut”. Bahkan malah sisa khan? Kita perlu mengolah ketakutan kita dan berserah pada Tuhan dalam hidup ini.

Setiap orang punya salib masing-masing. Kita juga perlu memanggul salib kita dengan setia. Ada seorang kudus pernah mengatakan: “Jangan mohon agar salibmu diringankan, tetapi mohonlah agar punggungmu dikuatkan.”

Salib datang dengan sendirinya tanpa kita kehendaki, dan bisa datang setiap hari. Kiranya lebih penting kita berdoa agar tubuh kita (bahu kita) dikuatkan untuk dapat memikul salib tersebut. Yang lebih perlu diubah adalah diri kita.

Pertanyaan refleksinya, bagaimana situasi batin Anda akhir-akhir ini? Adakah ketakutan yang sedang menyelimuti hidup Anda? Berkah Dalem dan Salam Teplok dari bumi Mertoyudan.

# Y. Gunawan, Pr

Similar Posts

  • Iblis Bisa Ada Di mana-mana

    Percik Firman : Iblis Bisa Ada Di mana-manaMinggu Prapaskah I, 18 Feb 2024Bacaan Injil : Mrk 1:12-15 “Di padang gurun itu Yesus tinggal empat puluh hari lamanya, dicobai oleh Iblis” (Mrk 1:13) Saudari/a ku ytk.,Godaan dapat dialami oleh siapa pun, kapan pun, di mana pun, dan dalam situasi apa pun. Iblis bisa menggoda siapa pun….

  • Lembut dan Tegas

    Rabu, 9 November 2022Pesta Pemberkatan Gereja Basilika LateranBacaan: Yoh 2:13-22 Saudari/a ku ytk.,Pada hari ini Gereja merayakan Pesta Pemberkatan Gereja Basilika Lateran. Basilika Yohanes Lateran ini didirikan oleh kaisar Konstantinus Agung, putera Santa Helena, tahun 324. Basilika agung pertama ini melambangkan kemerdekaan dan perdamaian. Basilika ini menjadi gereja katedral untuk Uskup Agung Roma sekaligus Sri…

  • Kekuataan Pujian

    Percik Firman : Kekuataan PujianSabtu/Minggu, 15-16 Agustus 2020Hari Raya Maria Diangkat ke SurgaBacaan Injil: Lukas 1:39-56 “Elisabet berseru dengan suara nyaring: ‘Diberkatilah engkau di antara semua wanita dan diberkatilah buah rahimmu” (Luk 1:42) Saudari/a ku ytk.,Merenungkan bacaan Injil “Perjumpaan Maria dan Elisabeth yang sedang hamil” pada Hari Raya Santa Perawan Maria Diangkat ke Surga (Maria…

  • Api Penyucian dan Mendoakan Arwah

    Percik Katekese: Api Penyucian dan Mendoakan Arwah Suatu kali ada seorang ibu yang bercerita kepada saya tentang pengalamannya mengikuti Ekaristi hari Minggu di gereja parokinya di Semarang. Saat perayaan Ekaristi, ibu tersebut dapat melihat roh atau jiwa ayahnya yang sudah meninggal dunia berada di dalam gereja itu. Jiwa ayahnya ikut Ekaristi pada hari itu. Ayahnya…

  • Belaskasih Versus Peraturan

    Percik Firman : Belaskasih Versus PeraturanJumat, 16 Juli 2021Bacaan Injil: Mat 12:1-8 Sdri/a ku ytk.,Kita tahu bahwa Gereja Katolik tidak mengenal dan tidak mengizinkan perceraian. Karena perkawinan adalah sebuah panggilan hidup yang suci dan luhur. Apa yang sudah disatukan Allah, tidak dapat diceraikan oleh manusia dengan alasan apapun, kecuali oleh kematian yang wajar. Ketika ada…

  • Berpikiran Positif

    Percik Firman: Berpikiran PositifRabu, 18 November 2020Bacaan Injil : Lukas 19:11-28 ”Aku takut akan tuan, karena tuan adalah manusia yang keras; tuan mengambil apa yang tidak pernah tuan taruh dan tuan menuai apa yang tidak tuan tabur” (Luk 19:21) Saudari/a ku ytk.,Orang yang berpikiran positif akan bisa menjalani kehidupan ini dengan gembira. Orang yang seperti…