Dijamah Yesus

Percik Firman : Dijamah Yesus
Jumat, 26 Juni 2020
Bacaan Injil : Mat 8:1-4

“Yesus mengulurkan tangan-Nya dan menjamah orang itu”

Saudari/a ku ytk.,

Yesus diimani sebagai Yang Kudus dari Allah. Bacaan Injil hari ini mengungkapkan tangan Yesus menjamah tubuh si kusta.

Bagi masyarakat Yahudi, orang sakit kusta dianggap najis dan berdosa. Maka, perlu dijauhi dan dihindari. Tapi bagi Yesus, orang kusta bukanlah orang yang kotor dan najis.

Ketika tangan-Nya yang kudus menjamah si kusta, yang terjadi bukan Ia tertular kusta dan kenajisannya, tetapi justru si kusta ketularan kekudusan-Nya dan menjadi sembuh atau tahir.

Apakah kita sakit kusta? Secara fisik, kulit kita tentu tidak sakit kusta. Tetapi mungkin hati atau pikiran kita ber “kusta”. Amat mudah kita berpikiran, berperasaan, berprasangka, dan berkata negatif terhadap orang lain. Dengan demikian, kita sebenarnya menderita “kusta”. Bukan kusta di kulit, tetapi kusta dalam hati dan pikiran kita.

Dengan menyimpan dendam di hati, dengan berpikiran kotor dan negatif tentang orang lain, kita mengalami sakit kusta. Maka, marilah kita mohon kepada Tuhan yang kudus agar Ia berkenan mengulurkan tangan-Nya untuk menjamah pikiran dan hati kita.

Kita mohon agar tidak mudah berpikiran, berperasaan, berprasangka, dan berkata negatif terhadap orang lain dan tentang orang lain (suami, istri, anak, orang tua, rekan kerja, murid, pimpinan, sahabat, dsb.). Berkah Dalem dan Salam Teplok dari bumi Mertoyudan.

# Y. Gunawan, Pr

Similar Posts

  • Satriyaning Buwana: Akrab dengan Persoalan-Persoalan Dunia

    Dalam menggambarkan dan merangkum perjalanan formasinya di Seminari, teman-teman seminaris angkatan 105 (2016/2017) menentukan nama “Satriyaning Buwana”. Memperhatikan sebutan tersebut sambil membayangkan kebersamaan keseharian dengan mereka di Seminari, antara lain  muncul diri mereka sebagai anak-anak jaman; datang dari dunia dan lingkungannya; mengikuti dan menindaklanjuti apa yang dirasakan dan diyakini sebagai panggilan. Teman-teman adalah anak muda…

  • Tradisi Gereja Mendoakan Arwah

    Percik Firman: Tradisi Gereja Mendoakan ArwahJumat Pertama, 6 November 2020 Sdri/a ku ytk.,Hari ini hari Jumat Pertama di bulan November, bulan Arwah. Semoga Hati Kudus Yesus berbelaskasih kepada arwah atau jiwa-jiwa saudari/a kita yang belum bahagia di surga. Saat berkunjung di kompleks gereja Santa Maria di Roma, saya melihat ada ornamen aneka tulang di kapel-kapel…

  • Mengandalkan Tuhan

    Percik Firman: Mengandalkan TuhanSelasa, 11 Agustus 2020PW Santa Klara dari Assisi, PerawanBacaan Injil: Mat 18: 1-5.10,12-14 “Aku berkata kepadamu, sesungguhnya jika kamu tidak bertobat dan menjadi seperti anak kecil ini, kamu tidak akan masuk ke dalam Kerajaan Sorga” (Mat 18:3) Saudari/a ku ytk.,Bacaan Injil pada peringatan wajib Santa Klara hari ini mengingatkan kita untuk membangun…

  • Ora et labora

    Percik Firman: Ora et laboraRabu, 17 Maret 2021Bacaan Injil : Yoh 5:17-30 Saudari/a ku ytk.,Beberapa tahun yang lalu saya pernah datang ke gereja Katedral Jakarta. Saya melihat ada seorang bapak tua sedang bekerja di dalam gereja itu. Ia seorang diri menyulam atau merajut kursi umat dari rotan. Beberapa kursi memang sudah rusak. Dengan diterangi lampu…

  • Pengampunan Membawa Sukacita

    Selasa, 14 Maret 2023Bacaan Injil: Mat. 18: 21-35 Saudari/a ku ytk.,Merenungkan bacaan Injil hari ini, saya teringat akan sharing salah seorang umat yang menarik. Beliau memberi kesaksian bagaimana mengampuni suaminya. Mereka dulu menikah di Gereja Katolik dengan dispensasi beda agama. Dalam perjalanan waktu, mereka dianugerahi anak. Sang suami selingkuh dan menikah lagi. Padahal biaya kuliah…