Memaknai Yesus bagiku

Percik Firman : Memaknai Yesus bagiku
Kamis, 17 Feb 2022
Bacaan Injil: Mrk. 8: 27-33

Saudari/a ku ytk.,
Dalam bacaan Injil hari ini Tuhan Yesus bertanya kepada para murid saat dalam perjalanan di Kaisarea Filipi: “Apa katamu, siapakah Aku ini?” Salah satu jawabannya disampaikan oleh Simon Petrus, ”Engkau adalah Mesias”. Sedangkan orang banyak memandang Yesus bermacam-macam. Ada yang menyebut Yesus itu seperti Yohanes Pembaptis, Elia, dan salah seorang dari para nabi.

Lantas, siapakah Yesus bagi Anda saat ini? Pemahaman seseorang akan Yesus dipengaruhi oleh latar belakang hidupnya, sudut pandangnya, dan pengalaman pribadi dengan Yesus. Setiap orang bisa memberikan jawaban yang berbeda-beda.

Bagi salah seorang seminaris, Yesus adalah sahabat dan pendengar yang sungguh setia. Seminaris itu sekarang yatim piatu. Saat ditinggal ayahnya pulang ke rumah Bapa, dia merasa kehilangan.

Dia mengatakan, ”Sungguh pengalaman itu membuat saya kehilangan untuk kedua kalinya (dua tahun sebelumnya ibunya meninggal dunia karena sakit-red.). Tak membayangkan waktunya begitu cepat, hingga Allah lebih sayang pada kedua orang tua saya.”

Lebih lanjut, diungkapkannya, “Kasih Allah sungguh terlihat nyata manakala saya merasa sangat terpuruk dan di bawah. Sosok figur Tuhan Yesus-lah yang bisa saya jadikan sebagai sosok sahabat. Kala itu saya berdoa. Dalam doa itu saya mengucapkan rasa sedih saya dan berbagi perasaan terhadap-Nya. Mulai saat itu, saya merasa didengarkan. Maka, saya bisa menyimpulkan bahwa sosok pendengar yang baik dan setia adalah Yesus, bagaikan sahabat yang selalu berjalan berdampingan dan saling menopang”.

Ada sebuah pengalaman lagi yang menarik. Ketika masih bertugas di Semarang, setiap Minggu pertama saya diminta mengisi acara “Oase Kasih”. Acara ini merupakan kegiatan siaran Agama Katolik di salah satu stasiun televisi di Jawa Tengah jam 15.00 secara live.

Saya mengisi acara ini sekitar 3 tahun. Setiap akhir acara itu ada kuis via sms. Yang mengirim jawaban kuis dari berbagai kota: Purwokerto, Cilacap, Kebumen, Tegal, Semarang, Kudus, Ungaran, Salatiga, Klaten, Sragen, Ngawi, dsb.

Pernah suatu kali ada SMS yang tidak menjawab pertanyaan kuis, tetapi isi SMS nya mengumpat: “Kitab Suci Anda kitab porno. Anda pengikut bajingan. Yesus jancuk”.

Atas SMS itu saya ucapkan terimakasih atas atensinya sudah menonton Oase Kasih dan sudah mencatat no HP kuis tersebut. Bagi orang yang meng-sms saya tadi, Yesus adalah bajingan dan jancuk (sialan, keparat, brengsek).

Pandangan orang tentang sosok Yesus sangat dipengaruhi oleh latar belakang hidupnya, sudut pandangnya, pengenalannya, dan pengalaman pribadi dengan Yesus.

Pertanyaan refleksinya, siapakah Yesus menurut pengalamanmu yang konkret saat ini? Bagaimana usaha Anda untuk semakin dekat dengan Yesus dan bangga menjadi pengikut-Nya? Berkah Dalem dan salam teplok dari MeSRA (Mertoyudan Spiritual Rest Area).# Y. Gunawan, Pr

Similar Posts

  • Kebangkitan

    Kebangkitan Kebangkitan bukannya tiadanya kejatuhan, tetapi tiadanya keengganan untuk tetap tinggal dalam kejatuhan. Kebangkitan bukannya tiadanya keputusasaan, tetapi tiadanya kenyamanan diri dalam ketidakberdayaan. Kebangkitan itu kebijaksanaan, ketika orang tahu saatnya untuk undur diri dan menghilang agar terbilang. Kebangkitan itu bukannya tanpa kegagalan, tetapi tiadanya kemalasan melangkah untuk melewati kegagalan. Kebangkitan itu bukannya tiadanya kematian, tetapi…

  • Dibangunkan Malaikat Pelindung

    Percik Firman : Dibangunkan Malaikat PelindungJumat Pertama, 2 Oktober 2020PW Para Malaikat PelindungBacaan Injil : Mat 18:1-5.10 “Malaikat mereka ada di surga, dan selalu memandang wajah Bapa-Ku yang di surga” (Mat. 18:10) Sdri/a ku ytk.,Ketika masa kecil, saya diajari oleh orang tua untuk berdoa melalui Malaikat Pelindung dari buku Padupan Kencana. “Malaikat Pamomong, mugi kersa…

  • Kemarahan Membawa Korban

    Percik Firman: Kemarahan Membawa KorbanKamis, 28 Desember 2023Pesta Kanak-kanak Suci, MartirBacaan Injil : Mat. 2: 13-18 Saudari/a ku ytk.,Dari bacaan Injil pada Pesta Kanak-Kanak Suci hari ini, ada empat perintah Malaikat Tuhan kepada Santo Yusuf dalam mimpinya, yaitu: bangunlah, ambillah, larilah, dan tinggallah. Yusuf diperintahkan untuk segera bangun dari tidurnya. Lalu diperintahkan untuk segera mengambil…

  • Setia Merawat

    Percik Firman : Setia MerawatMinggu Biasa XVI, 19 Juli 2020Bacaan Injil: Mat 13:24-43 “Memang biji sesawi itu yang paling kecil dari segala jenis benih, tetapi… Burung-burung di udara datang bersarang pada cabang-cabangnya” (Mat 13:32) Saudari/a ku ytk.,Pada tahun ajaran baru ini Seminari Menengah Mertoyudan mendidik 238 seminaris dari berbagai keuskupan. Mereka datang dari berbagai tempat…

  • Populi Vox Dei

    Percik Firman: Vox Populi Vox DeiSenin, 7 Desember 2020PW St. Ambrosius,UskupBacaan Injil: Luk 5: 17-26 “Ketika Yesus melihat iman mereka, berkatalah Ia: ‘Hai saudara, dosamu sudah diampuni” (Luk 5:20) Sdri/a ku ytk.,Dengan kaki yang dimiliki kita dapat pergi kemana-mana dengan leluasa. Kita bisa berjalan, berlari, bergowes ria, naik gunung, memanjat pohon, dsb. Dengan kaki kita…

  • Maria, Marta dan Lazarus

    Maria, Marta dan Lazarus (Yoh. 11:19-27) O tiga pribadi mulia dari Bethania, dari mereka ketika berkaca, dari mereka kita merasa, tiga pengalaman di perjalanan hidup kita. O hidup dalam pengalaman dicinta, ketika Tuhan bersabda dan hati terpaku terpana di bawah lutut kudusNya. SabdaNya terasa manis, ingin jiwa ini terus mengecap sedalamnya. Maria telah memilih yang…