Memanggil Orang Berdosa

Percik Firman : Memanggil Orang Berdosa
Sabtu, 16 Januari 2021
Bacaan Injil: Mrk 2:13-17

“Bukan orang sehat yang memerlukan tabib, tetapi orang sakit; Aku datang bukan untuk memanggil orang benar, melainkan orang berdosa” (Mrk 2:17)

Saudari/a ku ytk.,
Dalam tradisi dan budaya berbagai bangsa, makan bersama merupakan tradisi yang sangat penting. Makan bersama menjadi tanda dan sarana membangun persaudaraan, kebersamaan, dan kekeluargaan.

Makan bersama juga menjadi wujud syukur atas kasih karunia Tuhan. Misalnya syukur atas ulang tahun kelahiran, syukur atas kelulusan, syukur atas kesembuhan dari sakit, syukur atas hidup perkawinan, dsb.

Dalam bacaan Injil hari ini dikisahkan bagaimana Tuhan Yesus dan para murid diundang makan oleh Lewi, si pemungut cukai, di rumahnya. Juga ada di sana banyak orang berdosa yang ikut makan bersama.

Peristiwa Tuhan Yesus makan di rumah seorang pemungut cukai bersama dengan banyak orang berdosa ini dapat dimaknai sebagai wujud konkret persaudaraan atau persahabatan Yesus dengan mereka. Tuhan Yesus tidak memandang hina dan menjauhi orang berdosa. Dia justru mendekati dan menjalin persaudaraan dengan mereka.

Tuhan memang membenci dosa, tetapi Dia mengasihi orang yang berdosa. Dia merangkul pendosa. Penerimaan kasih Yesus membuat para pendosa nyaman, tidak takut, dan akhirnya bertobat. Justru karena diperlakukan sebagai saudara itulah, mereka bertobat dan menjadi pengikut-Nya.

Terkait dengan dosa dan pertobatan, Santo Yohanes Krisostomus mewariskan ajaran dan kata-kata mutiara yang inspiratif bagi kita sampai saat ini.

Santo Yohanes Krisostomus mengungkapkan, “Merasa malulah kamu ketika berbuat dosa, bukan ketika kamu bertobat. Di sini ada dua hal yaitu dosa dan pertobatan. Dosa adalah luka, pertobatan adalah obat. Dosa diiringi dengan rasa malu; pertobatan diiringi dengan keberanian”.

Lebih lanjut diungkapkan, “Iblis telah menipumu tentang kenyataan ini dan justru memberimu keberanian untuk berbuat dosa serta rasa malu untuk bertobat. Apakah kamu berbuat dosa? Masuklah ke Gereja dan bertobatlah dari dosa-dosamu, karena di sini menyediakan Tabibnya, bukan untuk menghakimimu, di sini tidak ada proses investigasi, dan seseorang menerima pengampunan dosanya”.

Pertanyaan refleksi, kapan terakhir Anda menerima Sakramen Tobat? Adakah dosa yang belum pernah Anda sampaikan kepada imam karena malu?

Jangan takut dan malu! Mengapa? Karena Yesus sendiri menegaskan, “Bukan orang sehat yang memerlukan tabib, tetapi orang sakit; Aku datang bukan untuk memanggil orang benar, melainkan orang berdosa”.

Marilah memohon rahmat keterbukaan dan kerendahanhati agar kita siap menerima uluran kasih Tuhan. Berkah Dalem dan Salam Teplok dari Seminari Mertoyudan. # Y. Gunawan, Pr

Similar Posts

  • Tabur Tuai

    Percik Firman : Tabur TuaiJumat, 24 Juli 2020Bacaan Injil: Mat 13:18-23 “Karena itu ia berbuah, ada yang seratus, ada yang enam puluh, dan ada yang tiga puluh ganda” (Mat 13:23) Saudari/a ku ytk.,Kita mungkin pernah mendengar ada ungkapan, “tabur tuai”. Artinya, apa yang kita tabur, itulah yang akan kita tuai atau kita panen nantinya. Hukum…

  • Ikatan Cinta

    Percik Firman : Ikatan CintaSelasa, 20 Juli 2021Bacaan Injil: Mat. 12: 46-50 “Siapapun yang melakukan kehendak Bapa-Ku di sorga, dialah saudara-Ku laki-laki, dialah saudara-Ku perempuan, dialah ibu-Ku” (Mat. 12:50) Sdri/a ku ytk.,Sejak bebeberapa bulan terakhir ini, terlebih di masa pandemi ini, sinetron Ikatan Cinta menjadi pembicaraan yang menarik di kalangan masyarakat dan media sosial. Ikatan…

  • Menjadi Saksi ”RSJ”

    Percik Firman: Menjadi Saksi ”RSJ”Minggu, 13 Desember 2020Minggu Adven ke-3 – Minggu GaudeteBacaan Injil: Yoh 1:6-8.19-28 ”Ia datang sebagai saksi untuk memberi kesaksian tentang terang itu, supaya oleh dia semua orang menjadi percaya” (Yoh 1:7) Sdri/a ku ytk.,Dalam kehidupan sehari-hari di masyarakat, kita sering menjumpai orang-orang yang menjadi saksi. Ada saksi mata yang melihat langsung…

  • Makna Puasa Kristiani

    Percik Firman: Makna Puasa KristianiSenin, 15 Januari 2024Bacaan Injil: Mrk 2:18-22 Sdri/a ku ytk.,Makna puasa kristiani: bukan sekedar ikuti aturan atau hukum, bukan untuk memaksa atau mendikte Tuhan agar memenuhi permintaan kita, tetapi puasa punya 2 dimensi, yaitu: Berkah Dalem dan Salam Teplok dari Bujang Semar (Bumi Jangli Semarang). # Y. Gunawan, Pr

  • Perlindungan Tuhan

    Percik Firman: Perlindungan TuhanRabu, 27 Mei 2020Novena Roh Kudus Hari ke-6Bacaan Injil: Yoh 17:11b-19 “….supaya Engkau melindungi mereka dari pada yang jahat” (Yoh 17:15) Sdri/a yang terkasih,Ada seorang seminaris yang bersharing bagaimana Tuhan melindunginya saat masih SMP. Sepulang sekolah, dia diajak teman-temannya pergi ke warnet (warung internet). Dengan masih memakai baju seragam SMP, hatinya sebenarnya…

  • Ajakan Bersyukur

    Percik Firman : Ajakan BersyukurRabu, 15 Juli 2020PW Santo Bonaventura, Uskup dan Pujangga GerejaBacaan Injil: Mat 11:25-27 ”Aku bersyukur kepada-Mu, ya Bapa, Tuhan langit dan bumi!” (Mat 11: 25) Saudari/a ku ytk.,Orang yang bersyukur adalah orang yang beriman. Bersyukur menjadi tanda bahwa seseorang itu beriman. Bersyukur bisa membuat orang bahagia. Rasa syukur itu membahagiakan. Saat…