Pernahkah Tuhan Mencobaimu?

Percik Firman : Pernahkah Tuhan Mencobaimu?
Minggu Biasa XVII, 25 Juli 2021
Bacaan Injil: Yoh. 6:1-15
 
”Hal itu dikatakan Yesus untuk mencobai Filipus, sebab Ia sendiri tahu, apa yang hendak dilakukan-Nya” (Yoh 6:6)
 
Saudari/a ku ytk.,
Pada hari Minggu Kunjungan Keluarga sebelum pandemi Covid-19, ada seorang seminaris yang tidak tega melihat seorang kakek jatuh dari sepedanya. Saat ia berjalan bersama dengan orangtua kembali ke Seminari, dia melihat kakek itu jatuh dari sepedanya dengan membawa banyak kardus bekas. Kakek itu terluka karena kakinya terkena pipa besi berkarat dan ia mengerang kesakitan.
Seminaris tadi segera menolong kakek tadi.  Ia tidak tega dan hatinya tergerak belaskasihan kepada kakek itu. Di dalam buku refleksinya, seminaris itu menulis demikian, “Tuhan, betapa kasihan kakek ini…sampai-sampai kakinya terluka mengenai pipa besi berkarat”.
Bacaan Injil hari Minggu ini sangat menarik dan inspiratif. Saat Yesus berada di sebuah gunung, banyak orang berbondong-bondong datang kepada-Nya. Dia tidak tega melihat mereka yang kelaparan. Hati-Nya tergerak oleh belaskasihan. Dia bertanya kepada Filipus: ”Di manakah kita akan membeli roti, supaya mereka ini dapat makan?” Hal itu dikatakan Yesus untuk mencobai Filipus, sebab Ia sendiri tahu, apa yang hendak dilakukan-Nya.
Kadangkala dalam kehidupan ini Tuhan mencobai kita. Dia bercanda pada kita. Dia berpura-pura bertanya pada kita. Padahal Dia sudah tahu jawabannya. Dia sudah tahu apa yang perlu dilakukan untuk kita umatNya. Dia sudah mengerti kebutuhan kita. Tuhan ingin mengetest atau menguji diri kita, seberapa peka dan pedulinya kita pada orang lain. Pernahkah Tuhan mencobai dirimu?
Dalam hidup sehari-hari, kita sering bertemu dengan begitu banyak orang yang butuh empati dan atensi. Diantaranya: orang yang tidak mempunyai makanan yang cukup, orang yang sakit, orang yang menderita, orang yang isolasi mandiri, orang yang butuh kuota internet untuk Pembelajaran Jarak Jauh, dsb. Begitu banyak pribadi, kelompok atau organisasi berusaha untuk menolong orang-orang tersebut. Akan tetapi masih banyak orang juga yang tidak peduli akan situasi ini. Banyak alasan yang dipakai untuk untuk tidak mau menolong orang yang sungguh membutuhkan.
Yesus menantang kita untuk menggunakan berkat yang kita terima untuk dipakai membantu dan melayani mereka yang sungguh memerlukan bantuan. Jika Yesus bertanya kepada kita masing-masing, “Berapa banyak Berkat yang telah kamu terima? Berapa banyak waktumu untuk orang lain?”, lalu apa jawabanmu?
Yesus mengajak kita untuk memakainya demi menolong dan berempati dengan mereka. Dari sedikit yang kita miliki, Yesus akan menambahkannya menjadi seratus kali lipat. Kita akan sangat surprise dengan kelimpahan berkat yang belum pernah kita alami sebelumnya.
Beberapa hari yang lalu setelah doa Rosario Angkatan, saya terharu dan kagum pada seminaris yang mengumpulkan donasi untuk membantu teman-teman seminaris yang mengalami kesulitan dalam kuota internet untuk Formatio Jarak Jauh.
Gerakan ini bermula dari inisiatif seseorang yang mentransfer kuota internet untuk temannya. Lalu menjadi gerakan Basis Wilayah (BaWil), lalu menjadi gerakan bersama dalam Angkatan. Di sinilah saya merasakan karya Roh Kudus. Gerakan belas kasih bergulir dalam diri para seminaris itu.
Semoga di masa pendemi saat ini kita diberi rahmat belaskasih dan kepedulian pada orang-orang yang membutuhkan uluran tangan kita. Berkah Dalem dan Salam Teplok dari MeSRA (Mertoyudan Spiritual Rest Area). # Y. Gunawan, Pr
 

Similar Posts

  • Apakah yang kamu cari?

    Percik Firman : Apakah yang kamu cari?Minggu Biasa II, 17 Januari 2021Bacaan Injil: Yoh 1:35-42 Yesus berkata kepada mereka: “Apakah yang kamu cari?” (Yoh 1:38) Saudari/a ku ytk.,Apa yang ingin Anda cari dalam hidup ini? Apa yang Anda rindukan saat ini? Jawabannya bisa bermacam-macam. Tergantung situasinya. Pasangan suami-isteri yang sudah lama menikah dan belum diberi…

  • Allah Memberi Pertumbuhan

    Percik Firman: Allah Memberi PertumbuhanJumat, 29 Januari 2021Bacaan Injil : Mrk 4:26-34 “Pada malam hari ia tidur dan pada siang hari ia bangun, dan benih itu mengeluarkan tunas dan tunas itu makin tinggi, bagaimana terjadinya tidak diketahui orang itu” (Mrk 4:27) Saudari/a ku ytk.,Ada rasa bangga jika orang yang didampingi atau dididik tumbuh menjadi pribadi…

  • Tuhan Yesus Menangis

    Percik Firman: Tuhan Yesus MenangisKamis, 23 November 2023Bacaan Injil : Luk19:41-44 “Ketika Yesus telah dekat dan melihat kota Yerusalem, Ia menangisinya” (Luk 19:41) Saudari/a ku ytk.,Ada berbagai macam alasan mengapa orang menangis. Ada orang menangis karena bahagia. Ada pula orang menangis karena sedih. Ada yang menangis karena prihatin atas keadaan yang terjadi. Ketika berhasil lulus…

  • Pribadi yang Bisa Diandalkan

    Percik Firman : Pribadi yang Bisa DiandalkanRabu, 23 Oktober 2024Bacaan Injil : Lukas 12:39-48 Saudari/a ku ytk.,Sabda Tuhan hari ini mengingatkan kita untuk bisa bertanggungjawab dan diandalkan dalam hidup ini. Tuhan Yesus bersabda, “Berbahagialah hamba, yang didapati tuannya melakukan tugasnya itu, ketika tuannya itu datang.” Hamba yang setia dan bijaksana itu dipuji karena tekun menjalankan…

  • Lembut dan Tegas

    Rabu, 9 November 2022Pesta Pemberkatan Gereja Basilika LateranBacaan: Yoh 2:13-22 Saudari/a ku ytk.,Pada hari ini Gereja merayakan Pesta Pemberkatan Gereja Basilika Lateran. Basilika Yohanes Lateran ini didirikan oleh kaisar Konstantinus Agung, putera Santa Helena, tahun 324. Basilika agung pertama ini melambangkan kemerdekaan dan perdamaian. Basilika ini menjadi gereja katedral untuk Uskup Agung Roma sekaligus Sri…

  • Ketangguhan

    Percik Firman: KetangguhanMinggu Biasa XXI, 23 Agustus 2020Bacaan Injil: Mat 16:13-19 “Engkau adalah Petrus, dan di atas batu karang ini akan Kudirikan Jemaat-Ku” (Mat 16:18) Saudari/a ku ytk.,Saat merenungkan sabda Tuhan Yesus pada hari ini, saya teringat akan nasihat leluhur tentang pentingnya pondasi yang kokoh dalam hidup berkeluarga. Diungkapkan, “Bapak dienggo umpak, simbok dienggo tombok,…