Providentia Dei

Percik Firman : Providentia Dei
Rabu, 7 Juli 2021
Bacaan Injil: Mat. 10:1-7

“Yesus memanggil kedua belas murid-Nya dan memberi kuasa kepada mereka untuk mengusir roh-roh jahat dan untuk melenyapkan segala penyakit dan segala kelemahan” (Mat 10:1)

Saudari/a ku ytk.,
Tuhan memanggil, Tuhan pula menyertai dengan rahmat-Nya. Ketika Dia sudah memilih dan mengutus kita, Tuhan pasti akan memberi kita kekuatan untuk menjalaninya. Dia akan menyertai kita dengan rahmat yang kita butuhkan.

Hal ini sering kami alami sebagai imam dalam menjalani tugas perutusan dari Bapa Uskup di manapun, baik di paroki, di lembaga karya kategorial (seminari, pendidikan atau komisi), di tanah misi, maupun dalam menjalani studi lanjut. Hal ini tentu juga pernah Anda alami dalam tugas pelayanan di gereja dan pekerjaan di tempat kerja. Iya khan?

Anda dipilih dan diangkat menjadi pengurus Dewan Pastoral Paroki atau ketua lingkungan atau prodiakon. Anda ditunjuk untuk menjalani tugas dinas di luar pulau. Anda ditunjuk menjadi kepala sekolah di sekolah yang sulit. Anda dipromosikan jabatan dan tanggung jawab yang lebih tinggi. Di sana Anda yakin akan penyertaan Tuhan. Iya nggak?

Bacaan Injil hari ini mengisahkan bagaimana Tuhan Yesus memanggil, memilih dan mengutus 12 rasul. Dalam perutusan itu, Tuhan Yesus menyertai para rasul dengan kuasa untuk mengusir roh-roh jahat dan untuk melenyapkan segala penyakit dan segala kelemahan. Tuhan menyertai dengan berkat-Nya. Dia selalu hadir.

Selalu ada Providentia Dei (Penyelenggaraan Tuhan) dalam setiap langkah hidup manusia. Di sinilah keyakinan nenek moyang kita menemukan kebenarannya: Gusti ora sare (Tuhan tidak tidur), Gusti mesthi paring dalan (Tuhan pasti memberikan jalan keluar atau petunjuk), dsb.

Pertanyaan refleksinya, apakah Anda menyadari akan penyertaan Tuhan dalam pekerjaan Anda dan pelayanan Anda selama ini? Sejauh mana Anda peka akan penyertaan Tuhan dalam hidupmu di masa pandemi saat ini? Berkah Dalem dan Salam Teplok dari MeSRA (Merto Spiritual Rest Area). # Y. Gunawan, Pr

Similar Posts

  • Tetesan Darah Kristus

    Percik Firman: Tetesan Darah KristusMinggu, 14 Juni 2020HR Tubuh dan Darah KristusBacaan Injil: Yoh 6:51-56 “Barangsiapa makan daging-Ku dan minum darah-Ku, ia mempunyai hidup yang kekal dan Aku akan membangkitkan dia pada akhir zaman” (Yoh 6:54) Saudari/a ku ytk.,Biasanya pada saat Hari Raya Tubuh dan Darah Kristus, diadakan penerimaan komuni pertama bagi anak-anak. Tetapi tahun…

  • Berani Mengakui Masa Lalu

    Percik Firman: Berani Mengakui Masa LaluKamis, 17 Desember 2020Bacaan Injil: Mat. 1:1-17 “Yehuda memperanakkan Peres dan Zerah dari Tamar” (Mat 1:3) Saudari/a ku ytk.,Tidak mudah menerima masa lalu yang kelam. Tidak mudah pula menerima keadaan keluarga yang tidak sempurna. Terkadang yang muncul adalah keinginan untuk menutup-nutupinya. Atau membanding-bandingkan dengan keluarga yang lain. Akibatnya, hidupnya tidak…

  • Sosok Ibu yang Menep

    Percik Firman: Sosok Ibu yang MenepSabtu, 20 Juni 2020PW Hati Tersuci Santa Perawan MariaBacaan Injil: Luk 2: 41-51 “Mengapa kamu mencari Aku? Tidakkah kamu tahu, bahwa Aku harus berada di dalam rumah Bapa-Ku?” (Luk 2:49) Saudari/a ku ytk.,Dalam salah satu kesempatan pertemuan para staf Seminari dengan para orangtua seminaris, ada orangtua yang bersharing mengenai kegiatan…

  • Tidak Mustahil

    Percik Firman : Tidak MustahilSenin, 28 Februari 2021Bacaan Injil: Mrk. 10: 17-27 Saudari/a ku ytk.,Sabda Tuhan Yesus hari ini sangat inspiratif dan menguatkan hidup peziarahan kita di masa yang sulit. Dia bersabda, “Bagi manusia hal itu tidak mungkin, tetapi bukan demikian bagi Allah. Sebab segala sesuatu adalah mungkin bagi Allah.” Sabda ini disampaikan saat ada…

  • Jangan Putus Harapan

    Percik Firman: Jangan Putus HarapanSelasa, 16 Maret 2021Bacaan Injil : Yoh 5:1-16 Saudari/a ku ytk.,Ada pasutri yang sudah beberapa tahun menikah belum diberi keturunan. Siang malam mereka berdoa pada Tuhan. Aneka usaha pun dilakukannya. Mereka tidak pernah menyerah. Mereka tidak putus asa. Mereka percaya bahwa pertolongan dan belaskasih Tuhan pasti datang. Pada usia pernikahan ke-5…

  • Kemurahanhati Allah

    Percik Firman : Kemurahanhati AllahSenin, 26 Feb 2024Bacaan Injil : Luk 6:36-38 “Hendaklah kamu murah hati, sama seperti Bapamu di surga adalah murah hati” (Luk 6:36) Saudari/a ku ytk.,Menjelang pilkada atau pemilu tak jarang terjadi orang atau kelompok tertentu menghakimi calon tertentu untuk ambisi atau kepentingan. Orang bisa tega menghalalkan segala cara agar dia bisa…