Selalu Ada Perlindungan

Percik Firman: Selalu Ada Perlindungan
Senin, 28 Desember 2020
Pesta Kanak-kanak Suci
Bacaan Injil: Mat. 2:13-18

“Yusufpun bangunlah, diambilnya Anak itu serta ibu-Nya malam itu juga, lalu menyingkir ke Mesir” (Mat 2:14)

Saudari/a ku ytk.,
Betlehem, Mesir, dan Nazareth adalah tiga tempat yang pernah menjadi bagian masa kecil Yesus. Tempat-tempat itu punya sejarah yang istimewa bagi Yesus.

Dia dilahirkan di Betlehem. Dia pernah mengalami masa balita di Mesir karena waktu itu ada pembunuhan bayi-bayi oleh Raja Herodes. Lalu Dia tumbuh dan besar di Nazareth dalam didikan Bapa Yusuf dan Bunda Maria. Maka mereka dikenal dengan sebutan Kelyarga Nazareth.

Tiga tempat itu sekarang menjadi tempat terkenal untuk “napak tilas” kehidupan Tuhan Yesus. Banyak peziarah yang mendatangi tempat-tempat itu.

Hari ini 28 Desember Gereja merayakan pesta kanak-kanak suci, dimana bayi-bayi baduta (bawah dua tahun) dibunuh oleh Raja Herodes yang sombong dan kejam. Bisa kita bayangkan, betapa sedih dan hancur hati orangtua dari bayi-bayi itu. Mereka menjadi korban ambisi kekuasaan raja Herodes.

Kesombongan bisa melahirkan kemarahan. Kemarahan bisa membawa korban nyawa. Sebenarnya yang menjadi target operasi pembunuhan adalah bayi Yesus. Kelahiran Yesus dianggap Herodes menjadi “pesaing” dan bisa merongrong kekuasaannya.

Ternyata perlindungan dan pertolongan Tuhan luar biasa. Melalui sebuah mimpi, Bapa Yusuf peka mendengarkan suara Tuhan. Ia diminta Allah untuk mengungsi ke Mesir. Yesus dan Sang Ibu telah dibawa Yusuf pergi ke Mesir.

Dikatakan dalam Injil, “Yusufpun bangunlah, diambilnya Anak itu serta ibu-Nya malam itu juga, lalu menyingkir ke Mesir”. Tuhan melindungi Sang Putera karena waktunya belum tiba. Kepergian ke Mesir dan kepulangan dari Mesir pun menjadi tanda penggenapan dari Kitab Suci.

Sekarang di kota Cairo, Mesir ada Gereja Abu Serga. Gereja ini merupakan Gereja Tertua di kota Cairo, yang dibangun sekitar abad ke-4. Gereja ini didedikasikan kepada dua orang martir abad awal bernama St. Sergius dan Bacchus. Sekaligus secara tradisi gereja ini didirikan di tempat kediaman dari Keluarga Kudus (Yusuf, Maria dan bayi Yesus) selama mereka mengungsi di Mesir.

Bentuk dan gaya bangunannya merupakan gaya gereja Koptik awal, dengan bentuk atapnya menyerupai Bahtera Nuh serta ada 12 tiang kolum yang menyangga gereja (melambangkan 12 rasul Kristus). Di bawah gereja terdapat Gua yang secara tradisi dipercaya sebagai tempat tinggal Keluarga Kudus pada saat mereka berada di Mesir.

Gereja ini terus dikunjungi oleh para peziarah dari seluruh dunia mengingat peristiwa pengungsian Yesus, Maria dan Yusuf ke Mesir.

Pertanyaan refleksinya, tempat-tempat mana yang menjadi bagian penting dalam sejarah hidup Anda saat masa kecil? Adakah pengalaman Anda diselamatkan Tuhan dari ancaman pembunuhan? Berkah Dalem dan Salam teplok.# (Y. Gunawan, Pr)

Similar Posts

  • Makna Rahim dan Belaskasih

    Percik Sharing: Saya mengenal doa kerahiman ilahi dan mulai mendoakannya untuk devosi pribadi saat saya menjadi seminaris. Pada saat itu saya memasuki tahun ke-3 dididik di Seminari Mertoyudan tahun 2000. Doa koronka Kerahiman Ilahi tersebut saya jadikan devosi pribadi dan mewarnai perjalanan panggilan imamat saya hingga sekarang ini. Beberapa kali dengan alm Rm Harikustono Pr…

  • Menjadi Pribadi yang STMJ

    Percik Firman: Menjadi Pribadi yang STMJJumat Pertama, 1 Mei 2020Pesta Santo Yusuf PekerjaBacaan Injil : Yoh 6:52-59 “Barangsiapa makan daging-Ku dan minum darah-Ku, ia tinggal di dalam Aku dan Aku di dalam dia” (Yoh 6:56) Saudari/a ku ytk.,Ada seorang umat yang pernah bersharing pada saya. Ketika masih muda, beliau sering menghabiskan waktu dengan main judi,…

  • Kepedulian dan Kreativitas

    Percik Firman : Kepedulian dan KreativitasJumat, 12 Januari 2024Bacaan Injil: Mrk 2:1-12 “Mereka tidak dapat membawa orang lumpuh kepada Yesus karena orang banyak itu, lalu mereka membuka atap yang di atas-Nya”(Mrk 2:4) Saudari/a ku ytk.,Sakit lumpuh dapat dialami siapa pun, baik anak kecil, orang muda maupun orang tua. Kelumpuhan adalah kondisi ketika satu atau beberapa…

  • njadi Warga yang Baik

    Percik Firman : Menjadi Warga yang BaikSenin, 17 Agustus 2020Hari Raya Kemerdekaan NKRIBacaan Injil: Mat 22:15-21 “Berikanlah kepada Kaisar apa yang wajib kamu berikan kepada Kaisar dan kepada Allah apa yang wajib kamu berikan kepada Allah” (Mat 22:21) Saudari/a ku ytk.,Di tengah pandemi Covid-19 ini kita merayakan 75 tahun Indonesia merdeka. Pandemi ini telah menjadikan…

  • Tahta untuk Melayani

    Percik Firman : Tahta untuk MelayaniSenin, 22 Februari 2021Pesta Tahta Santo PetrusBacaan Injil : Mat 16:13-19 “Engkau adalah Petrus, dan di atas batu karang ini Aku akan mendirikan Jemaat-Ku” (Mat 16:18) Saudari/a ku ytk.,Pondasi itu sangat penting bagi sebuah bangunan. Dalam masyarakat Jawa, ada nasihat luhur terkait pentingnya pondasi yang kokoh dalam hidup berkeluarga. Diungkapkan…

  • Memuliakan Allah

    Percik Firman: Memuliakan AllahRabu, 22 Desember 2021Bacaan Injil: Luk 1:46-56 Saudari/a ku ytk.,Dalam bacaan Injil, dikisahkan bagaimana Bunda Maria memuliakan Allah dengan kidung Magnificat (Jiwaku memuliakan Tuhan). Dia adalah contoh seorang ibu dalam menghayati hidup doa. Kebiasaan doa ini tentu juga diwariskan kepada kanak-kanak Yesus. Menjelang Natal ini, kita diberi contoh teladan sosok seorang ibu…