Bukan Lewat Peristiwa Spektakuler

Percik Firman: Bukan Lewat Peristiwa Spektakuler
Senin, 30 November 2020
Pesta St. Andreas Rasul
Bacaan Injil: Mat. 4:18-22

“Mari, ikutlah Aku, dan kamu akan Kujadikan penjala manusia” (Mat 4:19)

Sdri/a ku ytk.,
Dalam pengalaman hidup panggilan, Tuhan seringkali memilih dan memanggil seseorang melalui peristiwa sederhana, pengalaman sehari-hari. Bukan melalui peristiwa yang spektakuler dan gegap gempita. Bahkan tak jarang Tuhan memilih kakak beradik menjadi imam, suster atau bruder.

Sebut saja misalnya, di dalam Paguyuban Unio Imam Diosesan KAS (Keuskupan Agung Semarang), ada beberapa Imam Diosesan atau Praja Semarang yang kakak beradik. Ada Rama Banu dengan Rama Singgih. Rama Suyadi dengan Rama Hartono. Ada Rama Notobudyo dan Rama Budyapranata. Mereka kakak beradik menanggapi ajakan dan panggilan Tuhan untuk menjadi “penjala manusia” zaman now.

Pada zaman Yesus, Tuhan juga memilih kakak beradik untuk terlibat dalam karya “menjala manusia”, yakni Petrus dan Andreas. Gereja memperingati pesta Santo Andreas pada hari ini. Ia dipanggil Tuhan dari penjala ikan menjadi penjala manusia. Andreas adalah nelayan kelahiran Betsaida, sebuah kota di tepi danau Genesaret. Mereka kakak beradik.

Ayahnya bernama Yohanes (Yona) adalah juga seorang nelayan di Kapernaum, sebuah kota yang letaknya 4 km sebelah barat muara Yordan pada danau Genesaret. Saat membantu ayahnya menjala ikan, Andreas dan kakaknya dipanggil Tuhan Yesus, “Mari, ikutlah Aku, dan kamu akan Kujadikan penjala manusia”.

Andreas dengan komitmen total mewartakan Injil, menjala manusia sampai kemana-mana. Dia total menjalani misinya sampai akhir hayat. Menurut tradisi, ia wafat di Patras, Yunani, digantung pada sebuah salib yang berbentuk huruf “X” (silang). Ia bergantung di salib itu selama dua hari. Salib ini kemudian diberi nama “Salib Santo Andreas”.

Selama dua hari ia terus berkotbah kepada orang-orang yang datang menyaksikannya. Ia tidak dipakukan, melainkan diikat saja pada salib itu, sehingga lebih lama ia menderita sebelum menghembuskan nafasnya.

Melalui pengalaman pemanggilan murid pertama ini, Andreas dan kakaknya, kita dibawa pada permenungan bahwa Tuhan memanggil seseorang lewat peristiwa sehari-hari yang sederhana, bukan peristiwa yang spektakuler. Maka dibutuhkan kepekaan dan kesiapsediaan untuk menanggapinya.

Tuhan yang memanggil seseorang dari hidup kesehariannya tidak hanya terjadi pada zaman dulu. Peristiwa itu masih bisa dijumpai sampai saat ini. Pada zaman sekarang pun Tuhan tetap berkarya memilih dan memanggil para imam dari hidup kesehariannya. Misalnya, pada masa kecil menggembalakan kambing, saat dewasa dipanggil menjadi imam untuk menggembalakan umat. Dulu angon bebek, sekarang angon umat.

Santo Andreas, doakanlah kami agar kami bisa mempunyai komitmen yang total kepada Kristus dalam hidup ini. Pejah gesang ndherek Gusti tekan ing pati.

Selamat berpesta pelindung bagi Anda dan lingkungan/wilayah Anda yang berlindung pada Santo Andreas. Berkah Dalem dan salam teplok dari Bumi Mertoyudan.

# Y. Gunawan, Pr

Similar Posts

  • Hati yang Berbelaskasih

    Percik Firman : Hati yang BerbelaskasihSenin, 5 Oktober 2020PF Santa FaustinaBacaan Injil : Luk 10:25-37 “Orang yang telah menunjukkan belas kasihan kepadanya” (Luk 10:37) Sdri/a ku ytk.,Apakah Anda punya pengalaman menolong dan berbelaskasih pada orang yang tidak dikenal? Atau pernahkah Anda ditolong oleh orang yang tidak Anda kenal? Hari ini ada peringatan fakultatif Santa Faustina,…

  • Perjumpaan yang Mengubah Hidup

    Percik Firman : Perjumpaan yang Mengubah HidupSenin, 7 Februari 2022Bacaan Injil: Mrk. 6: 53-56 Saudari/a ku ytk.,Setiap perjumpaan dengan Tuhan bisa membawa perubahan hidup manusia, baik secara lahir maupun batin. Perjumpaan dengan Yesus yang sungguh-sungguh terjadi dalam iman. Ekaristi adalah wujud nyata perjumpaan kita dengan Yesus. Bahkan kita bisa menyentuh dan bersatu dengan Kristus lewat…

  • Bermental Kuat

    Percik Firman : Bermental KuatJumat Pertama, 1 April 2022Devosi Hati Kudus YesusBacaan Injil: Yoh 7:1-2.10.25-30 Saudari/a ku ytk.,Beberapa tahun lalu ada gerakan massa yang ingin menggulingkan seorang gubernur yang berprestasi dan peduli pada orang kecil. Beberapa kali terjadi demo. Ada demo 411, demo 212 dan demo 313. Sebagaimana di beritakan di media massa, demo-demo itu…

  • Kebijakan Cangkem

    Selasa, 13 Desember 2022PW St. Lusia (Perawan dan Martir)Bacaan Injil: Mat 21:28-32 “Aku tidak mau. Tetapi kemudian ia menyesal lalu pergi juga” (Mat 21:30) Saudari/a ku ytk.,Dalam salah satu wawancaranya, Seniman Butet Kartaredjasa mengungkapkan agar kita hati-hati dengan pemimpin yang hanya bisa membuat “kebijakan cangkem”. Seorang pemimpin harus juga bisa membuat kebijakan real, yaitu kebijakan…

  • Tidak Ada yang Mustahil

    Percik Firman: Tidak Ada yang MustahilSelasa, 8 Desember 2020HR SP Maria Dikandung Tanpa DosaBacaan Injil: Luk 1:26-38 “Sebab bagi Allah tidak ada yang mustahil” (Luk 1:37) Sdri/a ku ytk.,Ada sebuah keluarga yang mempunyai pengalaman istimewa. Sepasang suami isteri diberi karunia 4 anak (2 cowok dan 2 cewek). Saat si ibu sedang mengandung anak ke-4, diketahui…

  • Terus Berpengharapan

    Percik Firman : Terus BerpengharapanKamis, 31 Desember 2020Bacaan Injil : Yoh 1:1-18 “Terang itu bercahaya di dalam kegelapan dan kegelapan itu tidak menguasainya” (Yoh 1:5) Saudari/a ku ytk.,Kegelapan terjadi saat tidak ada cahaya. Malam menjadi gelap saat listrik mati. Hati dan pikiran terasa “gelap” saat masalah datang bertubi-tubi. Mungkin adanya virus corona (covid-19) selama tahun…