Belas Kasih Tuhan

Percik Firman : Belas Kasih Tuhan
Jumat Pertama, 3 November 2023
Devosi Hati Kudus Yesus
Bacaan Injil: Lukas 14:1-6

Saudari/a ku ytk,.
Apakah Anda tahu penyakit busung air? Penyakit busung air merupakan istilah awam yang sering digunakan oleh masyarakat luas untuk menamai kondisi terjadinya penumpukan atau penimbunan cairan di dalam rongga perut yang berlebihan. Istilah medisnya adalah Ascites.

Orang yang sakit busung air biasanya mengalami pembengkakan pada bagian-bagian tertentu seperti kaki, tangan, dan perut. Sakit ini dikarenakan cairan tubuh terkumpul dalam rongga-rongga badan, sela-sela jaringan, dan dalam sel akibat berbagai penyakit seperti penyakit hati, jantung dan ginjal.

Bacaan Injil hari ini berbicara tentang belas kasih Tuhan Yesus kepada orang yang sakit busung air saat hari Sabat. Ketika perjamuan makan di rumah pemimpin orang-orang Farisi, tiba-tiba datanglah seorang sakit busung air berdiri di hadapan Yesus.

Kehadiran orang yang busung air di rumah orang Farisi itu sungguh aneh. Mengapa? Sebab pada umumnya orang segan memasuki rumah seorang tokoh masyarakat tanpa diundang, apalagi orang sakit!

Seperti halnya penyakit kusta, pada zaman dulu busung air dianggap sebagai hukuman bagi orang berdosa. Penderitanya dianggap najis. Keadaan tubuhnya sangat tidak nyaman untuk dilihat apalagi di saat perjamuan makan.

Bagi orang Farisi dan ahli Taurat, hari Sabat adalah istirahat total dan bekerja pada hari Sabat adalah hal yang tabu. Hukum Taurat melarang orang untuk bekerja pada hari sabat. Menyembuhkan termasuk kategori bekerja dan tabu (dilarang hukum Taurat).

Lantas apa yang dilakukan Tuhan Yesus? Apakah Tuhan Yesus mengalami andilau (antara dilema dan galau)? Tidak. Tuhan Yesus tergerak hati-Nya, apalagi Ia melihat orang yang menderita. Karena belas kasih-Nya itulah, akhirnya Tuhan Yesus menyembuhkan dia meskipun pada hari Sabat.

Tuhan Yesus menegaskan bahwa hari Sabat harus digunakan dengan baik untuk kemuliaan Allah dan keselamatan umat-Nya. Berbuat baik atau berkarya untuk orang yang sedang menderita janganlah dijadikan masalah.

Dengan tegas Tuhan Yesus menantang, “Siapakah di antara kamu yang tidak segera menarik keluar anaknya atau lembunya kalau terperosok ke dalam sebuah sumur, meskipun pada hari Sabat?” Secara hakiki Tuhan Yesus menggugah hati nurani hukum dan peraturan, untuk melihat lebih pada tujuan tindakan.

Apa yang boleh dan tidak boleh dilakukan itu bergantung pada tujuan dari tindakan, bukan sekedar aturannya. Maka tindakan menyembuhkan orang pada hari Sabat itu termasuk perbuatan baik, menyelamatkan dan diperbolehkan. Tindakan menyelamatkan nyawa orang tidak semestinya mendatangkan kemarahan.

Pertanyaan refleksinya, apakah Anda pernah mengalami situasi yang andilau (antara dilema dan galau) dalam hidup ini? Apa yang Anda lakukan jika menghadapi pilihan yang tidak mudah atau membingungkan? Berkah Dalem dan Salam Teplok dari Bujang Semar (Bumi Jangli Semarang).# Y. Gunawan, Pr

Similar Posts

  • Kidung Syukur

    Percik Firman: Kidung SyukurKamis, 24 Desember 2020Bacaan Injil: Luk 1:67-79 “Supaya kita, terlepas dari tangan musuh, dapat beribadah kepada-Nya tanpa takut” (Luk 1:74) Saudari/a ku ytk.,Tak terasa kita sudah mengakhiri masa Adven. Nanti malam kita merayakan Perayaan Vigili Natal yaitu perayaan malam Natal. Parayaan Natal adalah perayaan sukacita dan syukur karena Sang Pembawa Damai lahir…

  • Doa yang Kabul dan Mandul

    Percik Firman : Doa yang Kabul dan MandulSabtu, 26 Maret 2022Bacaan Injil: Luk 18:9-14 Saudari/a ku ytk.,Melalui sabda Tuhan hari ini, kita disadarkan akan bagaimana sikap yang benar dalam berdoa dan isi doa yang berkenan pada Tuhan. Yang dituntut pertama-tama dalam berdoa adalah sikap merendahkan diri di hadapan Allah. Dalam Injil hari ini Tuhan Yesus…

  • Tetap Berbuat Baik

    Percik Firman : Tetap Berbuat BaikRabu, 20 Januari 2021Bacaan Injil: Mrk 3:1-6 “Manakah yang diperbolehkan pada hari Sabat, berbuat baik atau berbuat jahat, menyelamatkan nyawa orang atau membunuh orang?” (Mrk 3:4) Saudari/a ku ytk.,Dalam hidup sehari-hari seringkali kita dihadapkan pada pilihan yang tidak mudah. Pilihan itu bisa membuat orang menjadi dilema, bingung, dan galau. Nilai…

  • Berkarya di Garis Bengkok Hidup

    Percik Firman: Berkarya di Garis Bengkok HidupJumat, 17 Desember 2021Bacaan Injil: Mat. 1:1-17 Saudari/a ku ytk.,Tak jarang kita tidak mudah menerima masa lalu yang kelam. Tidak mudah pula menerima keadaan keluarga yang tidak sempurna. Yang muncul adalah keinginan untuk menutupinya atau membandingkannya dengan keluarga yang lain. Akibatnya, hidup ini tidak bahagia. Setiap orang tidak bisa…

  • Menjadi Pembawa Harapan

    Percik Firman : Menjadi Pembawa HarapanMinggu, 11 Juli 2021Bacaan Injil: Mrk. 6:7-13 Saudari/a ku ytk.,Sabda Tuhan hari ini mengajak kita untuk menjadi pribadi yang siap sedia mewartakan pengharapan. Para murid dipanggil, diberkati dan diutus membawa kabar sukacita dan pengharapan bagi siapa saja. Para murid pergi memberitakan bahwa orang harus bertobat dan mereka mengusir banyak setan,…

  • Makna Baru Berpuasa

    Percik Firma : Makna Baru BerpuasaSenin, 18 Januari 2021Hari ke-1 Pekan Doa Sedunia Kesatuan Umat KristianiBacaan Injil: Mrk. 2:18-22 “Mengapa murid-murid Yohanes dan murid-murid orang Farisi berpuasa, tetapi murid-murid-Mu tidak?” (Mrk 2:18) Saudari/a ku ytk.,Saat masih kecil saya pernah puasa Senin Kamis dan Puasa weton. Puasa Senin Kamis saya lakukan saat punya permohonan tertentu. Sedangkan…