Bertobat sebelum kiamat

Percik Firman: Bertobat sebelum kiamat
Kamis, 25 Januari 2024
Pesta Bertobatnya Santo Paulus
Bacaan Injil : Mrk 16:15-18

“Pergilah ke seluruh dunia, beritakanlah Injil kepada segala makhluk” (Mrk 16:15)

Saudari/a ku ytk.,
Saya terkesan dengan sharing pertobatan dari salah seorang umat. Beliau pernah masuk ke dunia preman. Hal ini didorong keinginannya untuk membalas dendam kepada orang yang pernah mencoba membunuh ayahnya.

Namanya cukup disegani dan diperhitungkan di dunia preman. Bahkan beliau sampai terjerat narkoba atau obat-obatan terlarang. Hidupnya merasa terpuruk.

Dalam kesadaran berikutnya beliau diingatkan Tuhan untuk berdamai dan mengampuni orang tersebut. Dia pun tidak jadi membalas dendam. Dia seperti melaksanakan perintah Tuhan Yesus untuk mengasihi.

Saat dia sudah tak berdaya dan ditandu, dia punya kerinduan untuk pergi ke gereja. Tetapi dia malu. Ketika suasana sudah sepi pada malam hari, dia memberanikan diri pergi ke gereja dan ke gua Maria. Di sana dia berdoa dan membersihkan kompleks gua Maria itu. Setiap malam dia melakukannya.

Hatinya dan hidupnya merasa tenang dan damai. Hidupnya terasa dibangkitkan oleh Tuhan dari keterpurukan. Sampai akhirnya dia merefleksikan bahwa keterpurukan adalah sebuah anugerah. Tuhan mengubah sang preman menjadi pribadi yang beriman…hehe…

Pada hari ini Gereja merayakan pesta bertobatnya Santo Paulus Rasul. Sebelumnya dia dikenal sebagai Saulus yang mengejar-ejar, menganiaya, dan membunuh para pengikut Kristus. Setelah disapa Tuhan Yesus saat jatuh di Damsyik, Saulus melakukan pertobatan dan pembaruan hidup.

Ia berubah menjadi Paulus, seorang pewarta Injil yang handal dan guru segala bangsa. Dia terlibat dalam karya pewartaan Allah. Dia memberitakan Injil ke mana, seperti perintah Agung Yesus dalam Injil hari ini: “Pergilah ke seluruh dunia, beritakanlah Injil kepada segala makhluk”.

Tuhan mengubahnya. Santo Paulus bertranformasi: dari menghina menjadi membina murid Tuhan; dari mengejar menjadi mengajar murid Tuhan; dari membenci menjadi mencintai murid Tuhan.

Hidup, pelayanan, dan kematian Santo Paulus menjadi kesaksian yang nyata sampai saat ini. Tuhan hadir dan berkarya melalui Santo Paulus. Ia mau dipakai Tuhan mewartakan kasihNya sampai ke berbagai tempat.

Dia wafat di Roma sebagai martir dengan dipenggal kepala di bawah penganiayaan Kaisar Nero. Tradisi Gereja mencatat kematian Rasul Paulus sekitar tahun 64-67, seperti dicatat oleh ahli sejarah Gereja, Eusebius.

Konon kepalanya saat jatuh ke tanah sampai mantul tiga kali. Titik tempat mantulnya kepala itu tiba-tiba muncul sumber air. Dan sekarang tempat itu dijadikan gereja Tre Fontane Abbey, Roma.

Saat Anda ke Roma, datanglah ke gereja tempat kemartiran Santo Paulus tersebut. Di seberang gereja itu ada tempat peziarahan Gua Maria yang cukup besar.

Bagi Tuhan tidak ada yang mustahil. Maka, penting : Let go and Let God. Artinya, tanggalkan dirimu, dan biarkan Tuhan menuntunmu. Gusti ora sare. Tuhan tidak tidur. Dia bisa mengubah hidup orang. Dia bisa meluruskan hidup seseorang yang bengkok menjadi lurus sesuai dengan kehendak-Nya. Mari kita pun bertobat sebelum kiamat.

Pertanyaan refleksinya, pernahkah Anda diubah Tuhan dalam hidup ini? Bersediakah Anda dilibatkan Tuhan untuk pewartaan injilNya pada zaman sekarang ini? Berkah Dalem dan Salam Teplok dari Bujang Semar (Bumi Jangli Semarang). # Y. Gunawan, Pr

Similar Posts

  • Hiburan Rohani atau Kekeringan Rohani?

    Percik Firman: Hiburan Rohani atau Kekeringan Rohani?Jumat, 9 Oktober 2020Bacaan Injil : Lukas 11:15-26 “Apabila roh jahat keluar dari manusia, ia pun mengembara ke tempat-tempat yang tandus mencari perhentian” (Luk 11:24) Sdri/a ku ytk.,Pernahkah dalam satu hari Anda malas melakukan apapun? Mau berdoa malas. Mau makan malas. Mau mandi malas. Mau bekerja malas. Mau misa…

  • Tersungkur atau Bersyukur?

    Percik Firman: Tersungkur atau Bersyukur?Kamis, 18 Januari 2024Hari ke-1 Pekan Doa untuk Kesatuan Umat KristianiBacaan Injil: Mrk 3: 7-12 “Bilamana roh-roh jahat melihat Yesus, mereka jatuh tersungkur di hadapan-Nya dan berteriak: ‘Engkaulah Anak Allah” (Mrk 3:11) Saudari/a ku ytk.,Kalau mau jujur, sebagian besar orang ingin populer, dipuji, dinilai penting dan dikagumi. Ya, setiap orang punya…

  • Wibawa Yesus

    Percik Firman : Wibawa YesusSelasa, 12 Januari 2021Bacaan Injil: Mrk 1:21b-28 “Aku tahu siapa Engkau: Yang Kudus dari Allah” (Mrk 1:24) Saudari/a ku ytk.,Pada suatu hari ada seorang bruder yang bercerita kepada saya. Ia mempunyai kenalan seorang bapak non Katolik yang menjadi ‘dukun’, yang sering didatangi banyak orang untuk dimintai tolong. Ada yang minta usahanya…

  • Pelita yang Menyala

    Percik Firman : Pelita yang MenyalaKamis, 18 Maret 2021Bacaan Injil : Yoh 5:31-47 “Yohanes adalah pelita yang menyala dan yang bercahaya dan kamu hanya mau menikmati seketika saja cahayanya itu” (Yoh 5:35) Saudari/a ku ytk.,Ada sebuah pepatah bijak yang mengatakan, “Lebih baik menyalakan sebuah lilin kecil di tengah kegelapan daripada mengutuki kegelapan”. Nasihat itu mengingatkan…

  • Bertanggungjawab

    Percik Firman : BertanggungjawabRabu, 21 Oktober 2020Bacaan Injil : Lukas 12:39-48 “Berbahagialah hamba, yang didapati tuannya melakukan tugasnya itu, ketika tuannya itu datang.” (Luk 12:43) Saudari/a ku ytk.,Sabda Tuhan hari ini mengingatkan kita untuk bisa bertanggungjawab dan diandalkan. Tuhan Yesus bersabda, “Berbahagialah hamba, yang didapati tuannya melakukan tugasnya itu, ketika tuannya itu datang.” Salah satu…

  • Belas Kasih Tuhan

    Percik Firman : Belas Kasih TuhanJumat Pertama, 3 November 2023Devosi Hati Kudus YesusBacaan Injil: Lukas 14:1-6 Saudari/a ku ytk,.Apakah Anda tahu penyakit busung air? Penyakit busung air merupakan istilah awam yang sering digunakan oleh masyarakat luas untuk menamai kondisi terjadinya penumpukan atau penimbunan cairan di dalam rongga perut yang berlebihan. Istilah medisnya adalah Ascites. Orang…