Iri hati pada kesuksesan orang lain

Percik Firman: Iri hati pada kesuksesan orang lain
Senin, 25 Maret 2024
Bacaan Injil: Yoh 12:1-11

Saudari/a ku ytk.,
Pernahkah Anda iri hati? Hati-hati lho yaaa…Iri hati ternyata dapat berefek panjang dan merembet ke orang yang tidak bersalah.

Bahkan sikap iri hati bisa menimbulkan tindakan jahat atau dosa yang lain. Misalnya: karena iri hati, seseorang bisa tega membunuh saudaranya sendiri.

Pada suatu hari ada seseorang yang iri hati akan keberhasilan dan karier temannya di kantor. Dia tidak terima dengan kesuksesan karier temannya itu.
Dengan berbagai cara ia berusaha menjatuhkan karier temannya itu. Cara yang dipakai pun tidak wajar. Tidak hanya teman itu yang diserang, anggota keluarga temannya itu pun juga diserang dengan sesuatu yang tidak masuk akal, seperti santet.

Dalam ajaran Gereja Katolik ada yang namanya dosa pokok. Dosa pokok adalah dosa yang mengakibatkan dosa-dosa lain dan kebiasaan-kebiasaan buruk lainnnya.

Menurut Santo Gregorius Agung, dalam Katekismus Gereja Katolik (KGK) no. 1866, dosa-dosa pokok itu, meliputi: kesombongan, ketamakan, kemarahan, hawa nafsu, kerakusan, kemalasan, dan iri hati.

Iri hati adalah suatu kekecewaan atau kecemburuan atas keuntungan atau kesuksesan orang lain dan menghendakinya untuk dimiliki sendiri dengan cara yang tidak adil. Santo Gregorius Agung mengatakan bahwa iri hati menimbulkan kedengkian, fitnah, dan gembira atas kesengsaraan sesama. Lawannya adalah kebaikan hati.

Bacaan Injil hari ini mengisahkan sikap orang Farisi yang iri hati akan karya Yesus yang moncer dan berhasil. Bahkan Yesus dapat membangkitkan Lazarus.

Akibatnya, orang banyak tertarik dan kagum pada Yesus. Mereka meninggalkan imam-imam kepala dan orang Farisi. Kemudian Imam-imam kepala bermufakat untuk membunuh Lazarus juga, karena banyak orang Yahudi meninggalkan mereka dan percaya pada Yesus.

Marilah kita berusaha menghilangkan sikap iri hati dalam diri kita. Mari kita belajar ikut gembira dan bangga atas kesuksesan orang lain. Pada masa Pekan Suci ini, mari kita mohon rahmat kebaikan hati dan kerendahan hati. Berkah Dalem dan Salam Teplok dari Bujang Semar (Bumi Jangli Semarang). # Y. Gunawan, Pr

Similar Posts

  • Duta Cinta Kasih

    Percik Firman: Duta Cinta KasihMinggu, 22 November 2020HR Kristus Raja Semesta AlamBacaan Injil : Mat 25:31-46 “Aku berkata kepadamu, sesungguhnya segala sesuatu yang kamu lakukan untuk salah seorang dari saudara-Ku yang paling hina ini, kamu telah melakukannya untuk Aku” (Mat 25:40) Saudara-saudariku yang terkasih,hari ini kita merayakan Hari Raya Tuhan Kita Yesus Kristus Raja Semesta…

  • Bertekun dalam Pertumbuhan

    Percik Firman : Bertekun dalam PertumbuhanSenin, 27 Juli 2020Bacaan Injil: Mat 13:31-35 “Memang biji sesawi itu yang paling kecil dari segala jenis benih, tetapi apabila sudah tumbuh, sesawi itu lebih besar dari pada sayuran yang lain” (Mat 13:32) Saudari/a ku ytk.,Ada ungkapan dalam bahasa Jawa yang berbunyi demikian, “Teteken kanthi tekun apa sing digayuh bakal…

  • Kamis Putih: “Anamnesis”

    Kamis Putih: “Anamnesis” Bacaan: 1Kor.11:23-26 Kata “anamnesis” Dalam bahasa Yunani berarti “mengingat atau mengenang kembali”. Perayaan Ekaristi merupakan anamnesis. Dalam bagian Doa Syukur Agung, setelah konsekrasi ada yang disebut bagian “anamnesis”. Artinya mengingat kembali misteri iman yang dirayakan dalam roti dan anggur yang telah menjadi tubuh dan darah Kristus. Itu untuk mengenangkan dan menghadirkan kembali…

  • Iblis Bisa Ada Di mana-mana

    Percik Firman : Iblis Bisa Ada Di mana-manaMinggu Prapaskah I, 18 Feb 2024Bacaan Injil : Mrk 1:12-15 “Di padang gurun itu Yesus tinggal empat puluh hari lamanya, dicobai oleh Iblis” (Mrk 1:13) Saudari/a ku ytk.,Godaan dapat dialami oleh siapa pun, kapan pun, di mana pun, dan dalam situasi apa pun. Iblis bisa menggoda siapa pun….

  • Menjadi Saksi ”RSJ”

    Percik Firman: Menjadi Saksi ”RSJ”Minggu, 13 Desember 2020Minggu Adven ke-3 – Minggu GaudeteBacaan Injil: Yoh 1:6-8.19-28 ”Ia datang sebagai saksi untuk memberi kesaksian tentang terang itu, supaya oleh dia semua orang menjadi percaya” (Yoh 1:7) Sdri/a ku ytk.,Dalam kehidupan sehari-hari di masyarakat, kita sering menjumpai orang-orang yang menjadi saksi. Ada saksi mata yang melihat langsung…

  • Terus Berpengharapan

    Percik Firman : Terus BerpengharapanKamis, 31 Desember 2020Bacaan Injil : Yoh 1:1-18 “Terang itu bercahaya di dalam kegelapan dan kegelapan itu tidak menguasainya” (Yoh 1:5) Saudari/a ku ytk.,Kegelapan terjadi saat tidak ada cahaya. Malam menjadi gelap saat listrik mati. Hati dan pikiran terasa “gelap” saat masalah datang bertubi-tubi. Mungkin adanya virus corona (covid-19) selama tahun…