Bungkuk Rohani

Percik Firman : Bungkuk Rohani
Senin, 25 Oktober 2021
Bacaan Injil : Luk 13:10-17

“Yesus memanggil dia dan berkata kepadanya: ‘Hai ibu, penyakitmu telah sembuh.” (Luk 13:12)

Saudari/a ku ytk,.
Dalam bacaan Injil hari ini, dikisahkan ada seorang perempuan yang sakit bungkuk selama 18 tahun. Saat berjumpa dengan Tuhan Yesus, dia menerima daya yang luar biasa.

Ia mengalami kesembuhan berkat sabda Tuhan Yesus dan ditumpangi tangan. Yesus meletakkan tangan-Nya atas perempuan itu, dan seketika itu juga berdirilah perempuan itu, dan memuliakan Allah.

Meskipun hari Sabat, Tuhan Yesus berkarya menyembuhkan orang sakit. Bagi Dia keselamatan lebih penting daripada sekedar sakleg menaati aturan hari Sabat. Keselamatan jiwa adalah hukum yang tertinggi. Salus animarum suprema lex.

Sekurang-kurangnya ada 4 penyebab orang menjadi bungkuk, antara lain: pertama, karena sakit atau penyakit osteoporosis, dimana tulang belakang keropos dan orang tidak mampu menahan tubuhnya.

Kedua, karena terbiasa dengan sikap tubuhnya yang tidak baik ketika masih anak-anak, sehingga ketika dewasa menyebabkan tubuhnya menjadi bungkuk.

Ketiga, bungkuk dalam arti metafora (kiasan). Karena beban hidup yang berat, di mana masalah yang terlalu berat dalam keluarga, studi, atau pekerjaan, bisa mengakibatkan hidup terasa sakit bungkuk.

Keempat, bungkuk karena dirasuki iblis, seperti perempuan dalam injil hari ini. Ada roh jahat masuk ke dalam tubuhnya, menjadi penyakit, merusakkan organ-organ tertentu dalam tubuhnya sehingga bungkuk.

Mata orang yang bungkuk biasanya lebih banyak mengarah ke bawah atau ke tanah. Ia hanya bisa memandang ke bawah dan ke samping, dan sangat sulit memandang ke depan apalagi ke atas.

Mungkin kita saat ini tidak bungkuk secara fisik, tetapi bisa jadi bungkuk secara rohani. Orang Katolik yang bungkuk secara rohani lebih banyak melihat ke dunia dan jarang melihat ke surga. Orang lebih banyak memikirkan dirinya sendiri, sibuk dengan perkara serta kekuatiran duniawi, dan tidak memberi waktu dan tempat dalam hidupnya untuk Tuhan.

Pertanyaan refleksinya, bagaimana situasi batin Anda hari-hari ini? Apakah Anda sedang mengalami ke-bungkuk-an rohani atau ada gejala yang mengarah ke sana? Lalu apa yang akan Anda lakukan untuk mencegah atau mengatasinya? Berkah Dalem dan Salam Teplok dari MeSRA (Mertoyudan Spiritual Rest Area). # Y. Gunawan, Pr

Similar Posts

  • Berani Menegur

    Percik Firman : Berani MenegurMinggu, 6 September 2020Minggu Biasa XXIII – Minggu Kitab Suci NasionalBacaan Injil : Mat 18:15-20 ”Di mana dua atau tiga orang berkumpul dalam Nama-Ku, di situ Aku ada di tengah-tengah mereka” (Mat 18:20) Saudari/a ku ytk.,Hari ini Hari Minggu Pertama di bulan September. Dalam sidang Majelis Agung Waligereja Indonesia (MAWI, kini…

  • Ketangguhan Sang Ibu

    Percik Firman: Ketangguhan Sang IbuSelasa, 15 September 2020PW St Perawan Maria BerdukacitaBacaan Injil: Yoh 19:25-27 Saudari/a ku ytk.,Setiap tanggal 15 September Gereja merayakan Peringatan Wajib St. Perawan Maria Berdukacita. Ada sapta (7) dukacita Bunda Maria, yaitu: Nubuat Nabi Simeon bahwa pedang akan menusuk jiwa Maria; Melarikan Yesus ke Mesir; Hilangnya Yesus di Bait Allah; Perjumpaan…

  • Pribadi yang Lepas Bebas

    Percik Firman : Pribadi yang Lepas BebasKamis, 8 Juli 2021Bacaan Injil: Mat. 10:7-15 “Kamu telah memperolehnya dengan cuma-cuma, karena itu berikanlah pula dengan cuma-cuma” (Mat 10:8) Saudari/a ku ytk.,Gratia gratis data. Artinya, rahmat diberikan secara gratis atau cuma-cuma. Begitulah salah satu ungkapan dalam bahasa Latin yang pernah saya dengar saat belajar bahasa Latin di seminari…

  • Tanda-Tanda Zaman

    Percik Firman: Tanda-Tanda ZamanJumat, 23 Oktober 2020Bacaan Injil : Lukas 12:54-59 “Hai orang-orang munafik, rupa bumi dan langit kamu tahu menilainya, mengapakah kamu tidak dapat menilai zaman ini?” (Luk 12:56) Saudari/a ku ytk.,Orang bijaksana tak jarang digambarkan sebagai orang yang peka dan memahami tanda-tanda zaman. Di dalam masyaraka Jawa dikenal ramalan Jayabaya. Dalam situasi yang…

  • Mohon Belaskasih Tuhan

    Percik Firman: Mohon Belaskasih TuhanSabtu, 8 Agustus 2020PW Santo Dominikus, ImamBacaan Injil: Mat 17:14-20 “Tuhan, kasihanilah anakku. Ia sakit ayan dan sangat menderita” (Mat 17:15) Saudari/a ku ytk.,Merenungkan bacaan injil hari ini, saya teringat akan sharing salah seorang umat via WhatsApp beberapa hari yang lalu. Beliau bersharing, “Saya ingat ibu saya yang datang ke Susteran…

  • Ketulusan Berbagi

    Percik Firman: Ketulusan BerbagiMinggu Biasa ke-32, 7 Nov 2021Bacaan Injil : Mrk 12:38-44 Saudari/a ku ytk.,Kehidupan di Seminari Mertoyudan ini banyak ditopang oleh kemurahan hati dan kedermawanan para donatur dan pemerhati dari berbagai tempat. Ada donatur yang perseorangan, ada yang keluarga, ada yang kelompok doa, paguyuban ibu-ibu lingkungan/wilayah/ paroki, dan ada pula sumbangan dari paroki….