Memberikan Kelegaan

Percik Firman: Memberikan Kelegaan
Senin, 3 Mei 2021
Pesta Santo Filipus dan Yakobus muda (rasul)
Bacaan Injil: Yoh 14:6-14

Saudari/a ku ytk.,
Hari ini tanggal 3 Mei Gereja merayakan pesta dua rasul, yaitu Santo Filipus dan Yakobus muda. Makam (Italia: tomba) kedua rasul ini ada di bawah altar utama Basilika Dua Belas Rasul, Roma. Basilika ini berada di samping Generalat OFM Conventual. Sekaligus dekat Kampus Universitas Kepausan Gregoriana dan Biblicum, Roma.

Setiap kali masuk kuliah di Gregoriana waktu itu, saya sering melewati basilika itu dan mampir berdoa di basilika itu. Siapapun yang datang bisa turun ke bawah altar dan berdoa di depan makam kedua rasul tersebut.

Sabda Tuhan pada pesta kedua rasul hari ini memberikan kita kelegaan dan rasa ayem. Kenapa? Karena Tuhan Yesus memberi jaminan dan kelegaan pada para murid yang percaya kepada-Nya. Ditegaskan Tuhan Yesus: “Jika kamu meminta sesuatu kepada-Ku dalam nama-Ku, Aku akan melakukannya.” Dari pihak kita dituntut percaya dan beriman kepada Yesus Sang Juru Selamat, yang diutus oleh Allah ke dunia ini.

Santo Filipus dan Santo Yakobus adalah teladan orang beriman sampai akhir hayat. Dalam beriman, butuh proses dan perjuangan. Kadang jatuh dan gagal. Lalu bangun dan bangkit lagi untuk bergerak ke depan. Beriman itu ibarat meraba-raba dalam kegelapan. Meskipun suasananya gelap dan kadang tidak pasti saat itu, tetapi iman memungkinkan kita untuk terus melangkah maju menerobos kegelapan itu.

Filipus dikenal sebagai pribadi yang spontan. Dia mewartakan Injil sampai di Frigia, sebuah kota tua di Asia Kecil. Ia gigih mewartakan Kristus, sampai menderita penganiayaan hebat. Bahkan ia disalibkan dengan kepala di bawah, sebagaimana dialami Santo Petrus di Roma.

Sedangkan Santo Yakobus muda, anak Alfeus ini, adalah Uskup pertama di Yerusalem. Pada Konsili pertama di Yerusalem tahun 49, dia tampil berbicara dengan penuh wibawa dan kebijaksanaan. Santo Paulus menyebut Santo Yakobus sebagai “Sokoguru” Gereja sejajar dengan santo Petrus dan Yohanes (Gal 2:9).

Dalam masa kepemimpinannya sebagai Uskup Yerusalem, Yakobus berhasil mempertobatkan banyak orang Yahudi di Palestina. Dia dikenal bijaksana dan berwibawa. Termasuk dia membela dan mendukung Paulus untuk naik banding ke Roma. Akibatnya, Yakobus meninggal dunia sebagai martir dengan dirajam oleh orang Yahudi.

Kedua rasul ini memberikan contoh bagaimana kita sebagai murid Yesus harus berani dan “wani nggetih” beriman dan mengikutiNya sampai akhir hayat.

Pertanyaan refleksinya, bagaimana kata-kata Anda akhir-akhir ini? Lebih banyak memberikan kelegaan atau ancaman? Bersediakah Anda berkomitmen untuk beriman dan mengikuti Yesus sampai akhir hayat seperti Santo Filipus dan Yakobus? Berkah Dalem dan Salam Teplok dari MeSRA (Merto Spiritual Rest Area). # Y. Gunawan, Pr

Similar Posts

  • Pemuda yang Pemberani

    Percik Firman: Pemuda yang PemberaniSelasa, 6 Feb 2024PW St. Paulus Miki, dkk martirBacaan Injil : Mrk. 7: 1-13 Saudari/a ku ytk.,Ada berbagai alasan orang ikut misa di gereja, antara lain: khotbah imamnya bagus, gedung gerejanya nyaman, umatnya ramah, lokasi parkir dekat gereja, nostalgia dengan gerejanya, ingin membawa intensi doa dalam misa, rindu menyambut Tubuh Kristus,…

  • Sarana Keselamatan

    Percik Firman : Sarana KeselamatanSelasa, 18 Agustus 2020Bacaan Injil: Mat 19:23-30 “Lebih mudah seekor unta masuk melalui lobang jarum daripada seorang kaya masuk ke dalam Kerajaan Allah” (Mat 19:24) Saudari/a ku ytk.,Kekayaan adalah sarana untuk mengabdi Allah dan mencintai sesama. Kita memang membutuhkannya selama hidup di dunia ini. Kekayaan bukan tujuan, tetapi sarana keselamatan. Melalui…

  • Membuka Hati

    Percik Firman : Membuka HatiSelasa, 14 Juli 2020Bacaan Injil: Mat 11:20-24 ”Celakalah engkau, Khorazim! Celakalah engkau, Betsaida!” (Mat 11: 21) Saudari/a ku ytk.,Kita tahu bahwa dalam Sakramen Tobat ada tiga unsur penting, yaitu mengakui dosa, menyesali dosa dan membangun niat untuk lebih baik. Di sana ada semangat dasar yang dituntut, yakni keterbukaan hati akan rahmat…

  • Gerakan 7 M Yesus

    Senin, 28 November 2022Bacaan Injil: Mat. 8: 5-11 Saudari/a ku ytk.,Untuk memutus penyebaran virus korona selama masa pandemi Covid-19, digencarkan adanya ajakan dan gerakan 7 M dari berbagai pihak, baik dari pemerintah, tim satgas, tokoh agama, pemimpin lembaga, dan kita semua. Gerakan 7 M itu, yaitu Memakai masker, Mencuci tangan, Menjaga jarak, Membatasi mobilitas, Menjauhi…

  • Amanat Agung Evangelisasi

    Percik Firman: Amanat Agung EvangelisasiSabtu, 18 April 2020Bacaan Injil: Mrk 16:9-15 “Pergilah ke seluruh dunia, beritakanlah Injil kepada segala makhluk” (Mrk 16:15) Saudari/a ku ytk.,Dalam Anjuran Apostolik “Evangelii Gaudium” (Pewartaan Injil di Dunia Dewasa Ini), Paus Fransiskus meneguhkan umat beriman Kristiani agar ambil bagian dalam tahap baru pewartaan Injil yang ditandai dengan kegembiraan. Diungkapkan bahwa…