Percik Firman: Optimis dan Positif
Jumat, 30 April 2021
Bacaan Injil: Yoh 14:1-5

Saudari/a ku ytk.,
Bacaan Injil hari ini sering dipakai saat Misa Requiem atau Misa Memule. Dalam bacaan Injil hari ini, ditegaskan oleh Tuhan Yesus bahwa Dia sudah menyediakan tempat yang istimewa bagi kita. Dialah jalan, kebenaran dan hidup. Oleh karena itu, kita tidak perlu gelisah dan khawatir.

Kita hanya diminta untuk percaya kepada-Nya dengan penuh iman. Dia akan menyelamatkan semua orang yang percaya kepada-Nya. Dia sendiri menegaskan, ”Jangan gelisah hatimu! Percayalah kepada Allah, Percayalah juga kepada-Ku”.

Keselamatan tentu menjadi harapan dan dambaan setiap orang. Kehadiran dan kedatangan Tuhan Yesus ke dunia juga dalam rangka mewujudkan keselamatan bagi manusia. Dengan menerima Sakramen Baptis, kita menerima Yesus dan mengimani Yesus yang diutus Allah, Sang Sumber Keselamatan Sejati.

Dengan menerima Sakramen Ekaristi (Tubuh Kristus), kita mengalami kebersatuan dan persatuan dengan Kristus. Dengan menerima Sakramen Tobat, kita mengalami kasih pengampunan Tuhan yang maharahim.

Beriman di zaman sekarang tidah mudah. Kita ibarat berjalan di jalan terjal. Atau kita berjalan menyusuri lorong yang gelap. Mungkin juga kita masih meraba-raba apa maksud Tuhan dengan situasi pandemi yang belum jelas kapan berakhirnya ini. Sebagai orang beriman, kita diingatkan untuk tidak gelisah, tidak khawatir. Kita diajak untuk terus optimis dan berpengharapan.

Saat dolan ke Toko Joger di Bali beberapa tahun yang lalu, saya tersentuh dengan sebuah tulisan di toko Joger itu. Tulisan itu sangat inspiratif bagi saya. Demikian bunyi tulisannya, ”Optimis & Positif: Pesta yang meriah dan menyenangkan saja ada akhirnya, apalagi penderitaan dan atau cobaan”.

Maka, marilah kita mohon kepada Tuhan agar iman kita semakin diteguhkan, pengharapan kita semakin dikobarkan dan kasih kita kepada Tuhan dan sesama semakin disuburkan.

Dengan harapan dan permohonan itu, marilah kita ”nandur gedhang neng pinggir kali, pejah gesang ndherek Gusti”. Berkah Dalem dan Salam Teplok dari MeSRA (Merto Spiritual Rest Area). # Y. Gunawan, Pr