|

Sidang Akademi Istimewa 2024

“Sudah Merdekakah Kurikulum Merdeka?”

Rabu, 24 April 2024, Sidang Akademi Istimewa diadakan di Seminari Mertoyudan. Acara tahunan ini diadakan dalam rangka untuk mengembangakan rasa percaya diri di depan khalayak umum. Bernadetus Risang Lanang Kristiyani selaku koordinator umum SAI ini mengangkat tema Kurikulum Merdeka: Implementasi dan Penerapan di setiap sekolah sebagai tema yang dibahas dalam SAI 2024. Dalam menyelenggarakan acara tahunan ini, tentunya Risang (Seminaris Tahun Ketiga) tidak bekerja sendirian. Ada panitia – panitia lain yang juga ikut membantu keberlangsungan acara ini. Para panitia tersebut berasal dari seminaris tahun pertama hingga tahun ketiga. Ini menjadi bukti bahwa komunitas Seminari Mertoyudan sangat antusias untuk mempersiapkan Sidang Akademi Istimewa 2024.

Kegiatan ini adalah sarana untuk berbagi ilmu dengan sekolah – sekolah lain, karenanya ada beberapa SMA lain yang diundang secara khusus untuk menjadi peserta dalam sidang akademi tahun ini. Beberapa sekolah tersebut adalah SMA PL Van Lith Muntilan, SMA Kolese De Britto, SMAN 1 Magelang, SMA Tarakanita Magelang, SMA Taruna Nusantara, SMA Syubbanul Wathon, SMAN 3 Magelang. Di antara sekolah tersebut yang menjadi panelis adalah SMA Seminari Mertoyudan, SMA PL Van Lith, dan SMA Taruna Nusantara. Sekolah – sekolah tersebutlah yang menjadi beberapa sekolah yang menyelenggarakan sidang akademi di sekolahnya.

Acara dimulai pada pukul 08:00 WIB dengan dimulainya pengantar MC oleh William (Seminaris Tahun kedua) dan Farrel (Seminaris Tahun Kedua). Setelah pemaparan rundown acara oleh MC selanjutnya pemaparan materi dari SMA PL Van Lith, SMA Seminari Mertoyudan, dan diakhiri oleh pemaparan dari SMA Taruna Nusantara. Selama acara berlangsung, para peserta memperhatikan dengan seksama apa yang menjadi tema diskusi diantara para panelis. Ada tampilan live music yang dibawakan oleh dua orang seminaris tahun ketiga dan dua orang seminaris tahun kedua secara bergantian untuk mengisi waktu break. Setelah sesi break, diadakan sesi tanya jawab untuk pembahas tertunjuk dan pembahas umum kepada para panelis. Pada pembahasan umum, dapat dilihat bahwa para peserta dari SMA lain tak kalah aktif dengan peserta dari Seminari Mertoyudan. Banyak insight yang muncul dari diskusi ini, selain itu beragam teknik public speaking juga terlihat dari para peserta yang ingin menyampaikan gagasan mereka.

Secara keseluruhan, acara ini berjalan dengan lancar. Meskipun ada kendala teknis, namun hal tersebut dengan sigap dapat diatasi oleh para panitia yang siap sedia selama acara berlangsung. Di penghujung acara, Rm. Mario, SJ menggantikan Rm. Yumartana, SJ untuk memberikan peneguhan sebelum doa penutup. Acara akhirnya selesai pada pukul 12:30 WIB. Ada sesi foto bersama di panggung setelah acara selesai. Dalam kesempatan ini, tim DKM melakukan wawancara singkat dengan salah satu pendamping dari SMA PL Van Lith, Anggi Benedicto menyampaikan kesannya untuk acara ini. “Acara ini rapih, tertata, dan terorganisir. Selain itu tema yang diusung update, dan sangat cocok untuk dibahas”. Tak hanya menyampaikan kesan baik, tak lupa juga ia memberikan evaluasi teknis terhadap acara ini

Dewan Koordinasi Majalah Seminari Mertoyudan

Similar Posts