Tuhan Memelihara Kita

Percik Firman : Tuhan Memelihara Kita
Sabtu, 10 Juli 2021
Bacaan Injil: Mat. 10: 24-33

“Janganlah kamu takut, karena kamu lebih berharga daripada banyak burung pipit” (Mat. 10:31)

Saudari/a ku ytk.,
Sabda Tuhan di akhir pekan hari ini mengingatkan saya akan sebuah lagu Sekolah Minggu yang berjudul “Burung Pipit yang Kecil”. Anda pasti hafal syairnya. Berikut ini syairnya : “Burung pipit yang kecil dikasihi Tuhan/ Terlebih diriku dikasihi Tuhan./ Bunga bakung di padang diberi keindahan/ Terlebih diriku, dikasihi Tuhan./ Burung yang besar, kecil, bunga indah warnanya/ Satu tak terlupa, oleh Penciptanya.//

Dalam pengajaran-Nya kepada para murid, Tuhan Yesus menyemangati dan menasihati para murid agar tidak takut dan tidak khawatir dalam hidup ini. Allah pasti akan selalu memelihara dan menyertai kita.

Yesus menguraikan kasih penyertaan Allah itu dengan bahasa yang sangat sederhana, di mana membandingkan manusia dengan burung pipit. Diungkapkan, “Janganlah kamu takut, karena kamu lebih berharga daripada banyak burung pipit”.

Dalam perikop Injil hari ini, Tuhan Yesus menegaskan ungkapan, “Jangan takut!“ sampai 3 kali. Hal ini tentu pesan yang sangat penting karena diulang sampai 3 kali. Menurut para ahli ada 367 kali kata “jangan takut” dalam Kitab Suci. Artinya, setiap hari dalam setahun Tuhan mengingatkan kita untuk “jangan takut”. Bahkan malah sisa khan? Karena selama setahun ada 365/366 hari.

Kalau mau jujur, setiap orang pasti punya ketakutan. Apa yang Anda takutkan? Ada orang yang takut gelap, takut ketinggian, takut tidak lulus ujian, takut dimarahi orangtua atau bosnya, takut dikhianati pasangannya, takut dipecat, takut gemuk, takut disuntik, takut menyinggung perasaan orang lain, takut mati, dsb.

Rasa takut adalah hal yang wajar dan manusiawi. Menjadi tidak wajar jika kita terus-menerus dikuasai ketakutan itu. Virus korona (Covid-19) yang masih merajalela di sekitar kita sampai saat ini kadangkala bisa juga membuat kita takut.

Berhadapan dengan ketakutan dan kesulitan yang terjadi dalam menjalani perutusan dan panggilan menjadi murid Kristus, para murid dipesankan Yesus untuk tidak takut pada orang dan pada kesulitan yang ada. Kita hanya diminta untuk takut pada Allah.

Takut akan Allah merupakan sikap manusia yang paling dasar di hadapan Allah. Sekaligus menjadi landasan kita untuk membangun hidup bersama. Jaminannya adalah Allah Bapa memperhatikan dan memelihara semua makhluk ciptaan-Nya sampai hal yang kecil (burung pipit).

Marilah kita terus membangun sikap takut akan Allah dan percaya akan pemeliharaan-Nya dalam hidup kita dan keluarga kita di masa pandemi Covid-19 saat ini. Kita doakan anggota keluarga kita dan rekan-rekan kita yang sedang terpapar Covid-19 agar tetap kuat, semangat, punya daya tahan tubuh yang baik, dan segera sembuh.

Happy weekend. Selamat berakhir pekan. Selalu Sehat, Semangat dan Bersyukur. Berkah Dalem dan Salam Teplok dari MeSRA (Merto Spiritual Rest Area). # Y. Gunawan, Pr

Similar Posts

  • Pribadi yang Otentik dan Tulus

    Percik Firman : Pribadi yang Otentik dan TulusRabu, 25 Agustus 2021Bacaan Injil: Mat. 23:27-32 “Kamu sama seperti kuburan yang dilabur putih, yang sebelah luarnya memang bersih tampaknya, tetapi yang sebelah dalamnya penuh tulang belulang dan pelbagai jenis kotoran” (Mat 23:27) Saudari/a ku ytk.,Tak jarang kuburan diidentikkan oleh sebagian orang dengan tempat yang menyeramkan atau menakutkan….

  • Kepo atau Ndableg?

    Percik Firman: Kepo atau Ndableg?Selasa, 5 Mei 2020Bacaan Injil: Yoh. 10:22-30 “Berapa lama lagi Engkau membiarkan kami hidup dalam kebimbangan? Jikalau Engkau Mesias, katakanlah terus terang kepada kami.” (Yoh 10: 24) Saudari/a ku ytk.,Pada suatu hari saya menengok saudara. Ada kesempatan untuk berekreasi di Kebun Raya. Saat menemani keponakan rekreasi di Kebun Raya, sepanjang perjalanan…

  • Kuasa Tuhan Luar Biasa

    Percik Firman: Kuasa Tuhan Luar BiasaKamis, 23 Desember 2021Bacaan Injil: Luk 1:57-66 Saudari/a ku ytk.,Pengalaman menjadi formator di seminari selama ini cukup mengasyikkan. Setiap tahun saya dituntut terus belajar dan mengenal setiap pribadi dalam Angkatan. Setiap Angkatan mempunyai keunikan dan kekhasannya. Ketika sudah akrab dan mengenal satu angkatan, mereka naik kelas. Saya harus memulai lagi…

  • La Bocca della Verità

    Percik Firman : La Bocca della VeritàSabtu, 12 September 2020Bacaan Injil : Luk 6:43-49 “Yang diucapkan mulutnya, meluap dari hatinya” (Luk 6:45) Saudari/a ku ytk.,Di kota Roma ada salah satu gereja yang banyak dikunjungi peziarah. Nama gereja itu adalah gereja Santa Maria in Cosmedin. Di teras gereja itu ada patung La Bocca della Verità, yang…

  • Bersemangat Lebih

    Percik Firman: Bersemangat LebihSelasa, 16 Juni 2020Bacaan Injil: Mat 5:43-48 “Kasihilah musuh-musuhmu dan berdoalah bagi mereka yang menganiaya kalian” (Mat 5:44) Saudari/a ku ytk.,Apakah Anda pernah mendengar ungkapan “Deus Caritas Est”? Deus Caritas Est berarti Allah adalah kasih. Allah yang kita imani adalah Allah yang penuh kasih, bukan membalas dendam dan penghukum yang kejam. Di…