Memimpin pada Kebenaran

Percik Firman : Memimpin pada Kebenaran
Rabu, 20 Mei 2020
Bacaan Injil: Yoh 16:12-15

“Apabila Ia datang, yaitu Roh Kebenaran, Ia akan memimpin kamu ke dalam seluruh kebenaran” (Yoh 16:13)

Saudari/a ytk.,
Dalam doa pembuka Pertemuan Legio Maria, para legioner biasanya berdoa memohon kehadiran dan terang Roh Kudus. Berikut ini doanya:
P: Datanglah Roh Kudus, penuhilah hati umat-Mu dan nyalakanlah di dalamnya api cinta-Mu. Utuslah Roh-Mu, maka semuanya akan dijadikan lagi.
U: Dan Engkau akan membarui muka bumi.

Marilah Kita Berdoa:
Ya, Allah Bapa kami, curahkanlah Roh Kudus-Mu atas diri kami. Engkau telah mengutus Roh Kudus ke Gereja-Mu untuk mengawali pewartaan Injil. Semoga Roh Kudus melanjutkan karya-Nya ke dunia melalui hati umat-Mu yang beriman. Demi Kristus, Pengantara kami. Amin.

Berdoa memohon kedatangan Roh Kudus, Roh Kebenaran itu sangat penting. Kita butuh bimbingan Roh Kudus dalam menjalani kehidupan di dunia ini. Terlebih dalam karya-karya pelayanan yang kita lakukan, terlebih pewartaan Injil. Roh Kudus akan memimpin kita pada kebenaran.

Kita percaya bahwa adanya kebangkitan nasional yang diperingati hari ini juga tak lepas dari peranan Roh Kudus bagi bangsa Indonesia waktu itu. Roh Kudus menggerakkan para tokoh waktu itu untuk bergerak dan bangkit membangun negara ini dengan jiwa patriotisme (cinta tanah air) atau nasionalisme.

Dalam bacaan Injil hari ini, Tuhan Yesus menegaskan, “Apabila Ia datang, yaitu Roh Kebenaran, Ia akan memimpin kamu ke dalam seluruh kebenaran”. Roh Kudus diutus Allah agar memimpin dan membimbing hidup kita sesuai dengan kehendak Allah dan ajaran Yesus Sang Putra.

Dalam katekese tentang Roh Kudus, Paus Fransiskus mengungkapkan bahwa Yesus terus mengajar dan menghidupkan para muridnya melalui tindakan Parakletos, yang membantu kita dalam misi pemberitaan Injil di seluruh dunia. Roh Kudus tidak menambahkan apa pun pada Wahyu ilahi, kata Paus Fransiskus, karena “Yesus sudah mentransmisikan semua yang Dia ingin percayakan kepada para Rasul.”

“Tugas Roh Kudus adalah membuat orang mengingat, dengan kata lain, untuk membuat mereka sepenuhnya memahami dan mendorong mereka untuk secara konkret menerapkan ajaran Yesus”, tutur Paus Fransiskus.

Paus Fransiskus mengatakan ini juga misi Gereja, yang dia lakukan melalui cara hidup yang tepat. Itu ditandai, katanya, oleh “iman kepada Tuhan dan ketaatan terhadap Firman-Nya; kepatuhan terhadap tindakan Roh, yang terus-menerus membuat Tuhan yang Bangkit hidup dan hadir; penerimaan kedamaiannya dan kesaksian yang kami berikan kepadanya melalui sikap terbuka dan bertemu dengan orang lain.”

“Adalah Roh Allah yang menuntun kita dan membimbing Gereja, sehingga wajah otentiknya, yang cantik dan bercahaya, yang dihendaki oleh Kristus, dapat bersinar,” tegas Paus asal Argentina ini.

Pertanyaan refleksinya, kapan Anda merasakan dipimpin dan dibimbing oleh Roh Kudus? Dalam hidup Anda, apakah Anda pernah berdoa mohon bimbingan Roh Kudus? Berkah Dalem dan Salam Teplok dari Bumi Mertoyudan.

# Y. Gunawan, Pr

Similar Posts

  • Kemarahan Membawa Korban

    Percik Firman: Kemarahan Membawa KorbanKamis, 28 Desember 2023Pesta Kanak-kanak Suci, MartirBacaan Injil : Mat. 2: 13-18 Saudari/a ku ytk.,Dari bacaan Injil pada Pesta Kanak-Kanak Suci hari ini, ada empat perintah Malaikat Tuhan kepada Santo Yusuf dalam mimpinya, yaitu: bangunlah, ambillah, larilah, dan tinggallah. Yusuf diperintahkan untuk segera bangun dari tidurnya. Lalu diperintahkan untuk segera mengambil…

  • Belaskasih Versus Peraturan

    Percik Firman : Belaskasih Versus PeraturanJumat, 16 Juli 2021Bacaan Injil: Mat 12:1-8 Sdri/a ku ytk.,Kita tahu bahwa Gereja Katolik tidak mengenal dan tidak mengizinkan perceraian. Karena perkawinan adalah sebuah panggilan hidup yang suci dan luhur. Apa yang sudah disatukan Allah, tidak dapat diceraikan oleh manusia dengan alasan apapun, kecuali oleh kematian yang wajar. Ketika ada…

  • Kenangan Kasih (3M)

    Percik Firman: Kenangan Kasih (3M)Selasa, 6 April 2021Bacaan Injil : Yoh 20:11-18 Sdri/a ku ytk.,Apakah Anda pernah menyadari dan mengingat kenangan-kenangan dari orang yang mengasihimu? Kenangan itu bisa berupa pengalaman, tempat tertentu, barang pemberian, kado, dsb. Saya punya kenangan akan masker, ikat kepala dan baju yang sedang saya pakai. Masker yang bergambar Ibu Teresa dari…

  • Memaknai Malam Gelap Hidup

    Percik Firman: Memaknai Malam Gelap HidupSelasa, 14 Desember 2021PW St. Yohanes dari SalibBacaan Injil: Mat 21:28-32 Saudari/a ku ytk.,Apakah Anda pernah punya pengalaman ditolak? Cintamu ditolak cewek pujaanmu? Artikel tulisanmu ditolak oleh redaksi media massa? Bahan bimbingan skripsimu ditolak dosen pembimbingmu? Permintaanmu ditolak orangtuamu? Ide dan usulanmu ditolak pimpinanmu? Lalu bagaimana perasaanmu saat ditolak itu?…

  • Apakah yang kamu cari?

    Percik Firman : Apakah yang kamu cari?Minggu Biasa II, 17 Januari 2021Bacaan Injil: Yoh 1:35-42 Yesus berkata kepada mereka: “Apakah yang kamu cari?” (Yoh 1:38) Saudari/a ku ytk.,Apa yang ingin Anda cari dalam hidup ini? Apa yang Anda rindukan saat ini? Jawabannya bisa bermacam-macam. Tergantung situasinya. Pasangan suami-isteri yang sudah lama menikah dan belum diberi…

  • Di manakah “Gunung Tabor” Hidupmu?

    Percik Firman: Di manakah “Gunung Tabor” Hidupmu?Minggu Prapaskah II, 25 Februari 2024Bacaan Injil : Mrk 9:2-10 Saudari/a ku ytk.,Sabda Tuhan pada hari Minggu Prapaskah II ini mengingatkan saya akan seorang umat yang sudah sepuh. Saya mengenal beliau yang wajahnya selalu ceria. Orangnya energik. Murah senyum dan murah hati. Meskipun punya masalah, beliau tetap gembira, tegar…