Jangan Putus Harapan

Percik Firman: Jangan Putus Harapan
Selasa, 16 Maret 2021
Bacaan Injil : Yoh 5:1-16

Saudari/a ku ytk.,
Ada pasutri yang sudah beberapa tahun menikah belum diberi keturunan. Siang malam mereka berdoa pada Tuhan. Aneka usaha pun dilakukannya. Mereka tidak pernah menyerah. Mereka tidak putus asa.

Mereka percaya bahwa pertolongan dan belaskasih Tuhan pasti datang. Pada usia pernikahan ke-5 mereka baru diberi keturunan. Si isteri hamil. Dua tahun kemudian anak kedua pun lahir.

Dalam bacaan Injil hari ini, dikisahkan ada seseorang sudah menderita sakit selama 38 tahun. Ia telah mengalami beban hidup dan kekecewaan yang berkepanjangan, karena tidak disembuhkan. Tapi ia tetap mengharapkan pertolongan dari Allah.

Belas kasihan yang diharapkan tidak pernah kunjung datang, padahal ia berada di tempat yang bernama kolam “Betesda”, yang berarti : “Rumah Anugerah” atau “Rumah Kemurahan” (House of Mercy). Akhirnya kesembuhan datang juga lewat Yesus. Yesus dengan belas kasih-Nya, berkenan untuk menolongnya meski hari sabat.

Yesus bertanya kepadanya: “Maukah engkau sembuh?” Siapa orangnya yg tidak mau jika ditawari seperti itu, setelah sekian lama berharap sembuh. Iya khan? Maka, jangan sekali-kali kita putus harapan. Waktu Allah untuk mengulurkan tangan kepada kita mungkin segera akan datang. Tinggal nunggu waktunya dan nunggu siapa “sang perantara” berkat Allah itu.

Mungkin di antara kita ada yang pernah atau sedang mengalami hal yang sama. Kita sudah lama berharap dan berdoa, rahmat itu belum diberikan. Di tempat di mana kita berharap dapat merasakan kemurahan dari orang-orang sekitar kita, namun yang kita rasakan malah adalah sikap permusuhan, sikap menjatuhkan, menghakimi, dan saling menyakiti. Mungkin itu bisa terjadi di keluarga kita, komunitas kita, di lingkungan, di paroki kita, tempat kerja kita yang notabene banyak saudara seiman.

Firman Tuhan hari ini mengingatkan kepada kita: ketika kita berbeban berat, datanglah kepada Yesus. Ketika kita dalam kesulitan dan penderitaan, datanglah pada Yesus. Ketika membutuhkan belas kasihan Tuhan, datanglah pada Tuhan. Karena Dialah satu-satu-Nya pribadi yang tidak akan pernah mengecewakan kita. Ia bisa mendobrak aturan demi keselamatan jiwa.

Hari ini, ketika Tuhan menawarkan kepada kita, “Maukah engkau sembuh?”, apakah jawaban Anda? Dan bersediakah Anda dipakai Allah menjadi “perantara” berkat Allah untuk sanak-saudara kita yang membutuhkannya? Semoga Anda yang sedang sakit segera diberi kesembuhan. Berkah Dalem dan Salam Teplok dari bumi Mertoyudan.# Y. Gunawan, Pr

Similar Posts

  • Memancarkan Pengharapan

    Percik Firman : Memancarkan PengharapanKamis, 1 Februari 2024Bacaan Injil: Mrk. 6:7-13 Saudari/a ku ytk.,Sabda Tuhan hari ini mengajak kita untuk menjadi pribadi yang siap sedia mewartakan dan memancarkan pengharapan. Para murid dipanggil, diberkati dan diutus membawa kabar sukacita dan pengharapan bagi siapa saja. Para murid pergi memberitakan bahwa orang harus bertobat dan mereka mengusir banyak…

  • Bukan Lewat Peristiwa Spektakuler

    Percik Firman: Bukan Lewat Peristiwa SpektakulerSenin, 30 November 2020Pesta St. Andreas RasulBacaan Injil: Mat. 4:18-22 “Mari, ikutlah Aku, dan kamu akan Kujadikan penjala manusia” (Mat 4:19) Sdri/a ku ytk.,Dalam pengalaman hidup panggilan, Tuhan seringkali memilih dan memanggil seseorang melalui peristiwa sederhana, pengalaman sehari-hari. Bukan melalui peristiwa yang spektakuler dan gegap gempita. Bahkan tak jarang Tuhan…

  • Bertumbuh dan Berbuah

    Percik Firman : Bertumbuh dan BerbuahJumat, 23 Juli 2021Bacaan Injil: Mat. 13:18-23 “Ia berbuah, ada yang seratus, ada yang enam puluh, dan ada yang tiga puluh ganda” (Mat 13:23) Saudari/a ku ytk.,Dunia pertanian sering dipakai Tuhan Yesus untuk ilustrasi atau contoh dalam pengajaran-Nya. Dia memahami dan menguasai cara mengajar yang menarik dan mudah ditangkap oleh…

  • Berjiwa Sosial

    Percik Firman : Berjiwa SosialKamis, 17 Maret 2022Bacaan Injil: Luk. 16: 19-31 Saudari/a ku ytk.,Kekayaan sebenarnya bukan penghalang, tetapi bisa menjadi sarana untuk hidup baik dan suci. Bahkan bisa sarana keselamatan dan berbagi pada sesama. Dalam bacaan Injil hari ini Tuhan Yesus mengkritik sikap orang kaya yang egois dan menyalahgunakan kekayaannya. Ia tidak peduli pada…

  • Hidup seperti Kuburan

    Percik Firman : Hidup seperti KuburanRabu, 26 Agustus 2020Bacaan Injil: Mat 23:27-32 “…kamu sama seperti kuburan yang dilabur putih, yang sebelah luarnya memang bersih tampaknya, tetapi yang sebelah dalamnya penuh tulang belulang dan pelbagai jenis kotoran” (Mat 23:27) Saudari/a ku ytk.,Bagaimana gambaran Anda tentang kuburan atau makam? Pada zaman saya kecil, kuburan di desa itu…