Tuhan Menjamah

Percik Firman : Tuhan Menjamah
Kamis, 14 Januari 2021
Bacaan Injil: Mrk 1:40-45

“Yesus mengulurkan tangan-Nya, menjamah orang itu dan berkata kepadanya: ‘Aku mau, jadilah engkau tahir”(Mrk 1:37)

Saudari/a ku ytk.,
Dalam liturgi Gereja Katolik ada kekayaan tata gerak liturgi yang bermakna dan penuh simbolis. Ada tata gerak duduk, berdiri, menyembah, membuat tanda salib, berjalan, berlutut, membungkuk, bertiarap, merentangkan tangan, menumpangkan tangan, mengatupkan tangan, menepuk dada, bersalaman, dsb.

Setiap tata gerak itu mempunyai makna. Misalnya, menumpangkan tangan mempunyai makna: memohon berkat Tuhan atas benda atau orang agar diberkati Tuhan.

Imam menumpangkan tangan atas bahan-bahan persembahan (roti dan anggur) di altar dan atas orang tertentu atau umat, agar Allah berkenan menurunkan Roh Kudus dan memberikan berkat atau rahmat pengudusan. Biasanya tata gerak ini diikuti dengan rumus kata-kata dari seorang imam.

Dalam bacaan Injil hari ini Tuhan Yesus juga melakukan beberapa tata gerak yang diikuti kata-kata. Dikisahkan Santo Markus dalam Injilnya, ”Yesus mengulurkan tangan-Nya, menjamah orang itu dan berkata kepadanya: ‘Aku mau, jadilah engkau tahir”.

Tuhan Yesus memberkati orang yang sakit kusta itu dengan melakukan tata gerak mengulurkan tangan dan menjamah dia. Rumus kata-kata-Nya sangat sederhana tetapi luar biasa, “Aku mau, jadilah engkau tahir”.

Kata “tahir” berarti bersih, suci, kudus, dan murni. Orang yang sakit kusta biasanya dianggap najis atau kotor atau berdosa. Maka, Tuhan Yesus langsung melakukan pengudusan atau pemurnian kembali kepada orang itu. Sekaligus Dia menyembuhkan orang itu dari sakit kustanya.

Jamahan dan kata-kata Tuhan Yesus memang sangat mujarab dan luar biasa daya pengaruhnya. Maka marilah kita dengan rendah hati seperti orang yang sakit kusta itu datang kepada Tuhan Yesus, agar dijamah, dikuduskan dan disembuhkan. Maukah Anda? Berkah Dalem dan Salam Teplok dari Seminari Mertoyudan. # Y. Gunawan, Pr

Similar Posts

  • |

    Inspirasi Hidup Rohani Santo Petrus Kanisius

    Santo Petrus Canisius adalah seorang tokoh penting di dalam gerakan Gereja menghadapi reformasi kaum protestan pada jamannya, khususnya di Jerman. Dia adalah seorang jesuit pertama Jerman kelahiran Belanda. Hidupnya dicurahkan sepenuhnya bagi kerasulan di dunia berbahasa Jerman[1]. Sebagai provinsial Jerman Petrus Kanisius berjasa dalam mendirikan kolese-kolese untuk mendukung reformasi katolik[2]. Dalam hal ini, gagasan bahwa…

  • Kepekaan terhadap Mimpi

    Jumat, 30 Desember 2022Pesta Keluarga KudusBacaan Injil: Mat. 2: 13-15.19-23 Saudari/a ku ytk.,Pada hari ini bersama dengan seluruh Gereja, kita merayakan pesta Keluarga Kudus: Yesus, Maria dan Yusuf. Pesta ini mulai diresmikan oleh Paus Leo XIII tahun 1893. Pada awalnya jatuh pada hari Minggu dalam Oktaf Epifani atau Penampakan Tuhan, tetapi sekarang dirayakan pada hari…

  • Apakah yang kamu cari?

    Percik Firman : Apakah yang kamu cari?Minggu Biasa II, 17 Januari 2021Bacaan Injil: Yoh 1:35-42 Yesus berkata kepada mereka: “Apakah yang kamu cari?” (Yoh 1:38) Saudari/a ku ytk.,Apa yang ingin Anda cari dalam hidup ini? Apa yang Anda rindukan saat ini? Jawabannya bisa bermacam-macam. Tergantung situasinya. Pasangan suami-isteri yang sudah lama menikah dan belum diberi…

  • Tangguh dan Bertumbuh

    Percik Firman : Tangguh dan BertumbuhSelasa, 17 Agustus 2021Hari Raya Kemerdekaan NKRIBacaan Injil: Mat 22:15-21 “Berikanlah kepada Kaisar apa yang wajib kamu berikan kepada Kaisar dan kepada Allah apa yang wajib kamu berikan kepada Allah” (Mat 22:21) Saudari/a ku ytk.,Di tengah pandemi Covid-19, pada tahun 2021 ini kita merayakan 76 tahun Indonesia merdeka. Pandemi ini…

  • Berdoa di Gunung

    Percik Firman: Berdoa di GunungSelasa, 6 Agustus 2024Pesta Yesus Menampakkan Kemulian-NyaBacaan Injil: Mat 17:1-9 Kata Petrus kepada Yesus: “Tuhan, betapa bahagianya kami berada di tempat ini.” (Mat 17:4) Saudari/a ku ytk.,Apakah Anda pernah membuat bahagia orang lain dengan doa-doa Anda selama ini? Jika sudah, puji Tuhan. Doa itu memberikan daya yang luar biasa dalam hidup…

  • Berani mengutamakan Hidup Bersama

    Percik Firman : Berani mengutamakan Hidup BersamaKamis, 28 Oktober 2021Pesta Santo Simon Zelot dan Santo Yudas Tadeus (Rasul)Bacaan Injil: Luk 6: 12-19 Pada hari ini 28 Oktober, kita sebagai bangsa Indonesia memperingati hari Sumpah Pemuda ke-93. Dengan berani para pemuda-pemudi menyatukan tekad untuk bertumpah darah, berbangsa dan berbahasa Indonesia. Hari Sumpah Pemuda 2021 ini mengangkat…