Author: Bidel SMM

  • Ketulusan dalam Melayani

    Percik Firman: Ketulusan dalam MelayaniKamis Putih, 1 April 2021Bacaan Injil: Yoh 13:1-15 Saudari/a ku ytk.,Sejak bulan Januari 2021, para seminaris Mertoyudan mulai menjalani Formatio Jarak Jauh dan Pembelajaran daring. Para guru dan staf formator berusaha memberikan pelayanan dan pendampingan sebaik-baiknya. Meski dalam keterbatasan kemampuan, para guru dan staf tampak tulus dalam mencari terobasan pendampingan. Juga…

  • Menjual Tuhan

    Percik Firman : Menjual TuhanRabu, 31 Maret 2021Bacaan Injil: Mat 26:14-25 “Yudas berkata: ‘Apa yang hendak kamu berikan kepadaku, supaya aku menyerahkan Dia kepada kamu?” (Mat 26:15) Saudari/a ku ytk.,Ada orang yang berpindah agama demi mendapat promosi jabatan. Ada pula yang demi karier berpindah agama. Ada orang yang berkomentar, “Tuhan ditukar dengan sepiring nasi”. Atau…

  • “Aja Mung Obor-Obor Blarak”

    Percik Firman: Semangat “Aja Mung Obor-Obor Blarak”Selasa, 30 Maret 2021Bacaan Injil: Yoh 13: 21-33.36-38 “Tuhan, mengapa aku tidak dapat mengikuti Engkau sekarang? Aku akan memberikan nyawaku bagi-Mu!” (Yoh 13:37) Saudari/a ku ytk.,Dalam masyarakat Jawa, dikenal ada ungkapan “Aja mung obor-obor blarak”. Obor blarak adalah nyala api yang terjadi pada blarak (daun kelapa kering). Blarak akan…

  • Godaan Iri Hati

    Percik Firman: Godaan Iri HatiSenin, 29 Maret 2021Bacaan Injil: Yoh 12:1-11 “Imam-imam kepala bermupakat untuk membunuh Lazarus juga, sebab karena dia banyak orang Yahudi meninggalkan mereka dan percaya kepada Yesus” (Yoh 12:10-11) Saudari/a ku ytk.,Pernahkah Anda iri hati? Hati-hati lho yaaa…Iri hati ternyata dapat berefek panjang dan merembet ke orang yang tidak bersalah. Bahkan sikap…

  • Terus Berbuat Kebaikan

    Percik Firman : Terus Berbuat KebaikanMinggu Palma, 28 Maret 2021Bacaan Injil: Mrk 11:1-10 Saudari/a ku ytk.,Hari ini seluruh umat Katolik di berbagai tempat, baik yang tinggal di desa atau kota, di pegunungan atau lembah, di pedalaman atau perumahan, di negara musim semi atau musim hujan, merayakan Minggu Palma. Hari Raya Minggu Palma ini membuka rangkaian…

  • Jangan Mudah Menghakimi!

    Percik Firman: Jangan Mudah Menghakimi!Sabtu, 20 Maret 2021Bacaan Injil: Yoh 7:40-53 Sdri/a yang terkasih,Hidup bersama di zaman sekarang ini memiliki banyak tantangan. Orang bisa menyalahgunakan media sosial untuk menyebarkan berita bohong, fitnah, dan ancaman. Bahkan orang bisa menghakimi sesamanya dengan kata-kata dan penilaian negatif di media sosial. Tanpa mengecek kebenaran terlebih dahulu, seseorang bisa menjadi…

  • Menjadi Teladan di Masa Krisis

    Percik Firman: Menjadi Teladan di Masa KrisisJumat, 19 Maret 2021HR Santo Yusuf, Suami SP MariaBacaan Injil: Mat 1:16.18-21.24a Sdri/a yang terkasih,Di masa Pandemi Covid-19 ini Paus Fransiskus menetapkan tahun 2020-2021 sebagai Tahun Santo Yusuf, tepatnya mulai 8 Desember 2020 s/d. 8 Desember 2021. Hal ini ditandai dengan dikeluarkannya Surat Apostolik “Patris Corde” (Dengan Sebuah Hati…

  • Pelita yang Menyala

    Percik Firman : Pelita yang MenyalaKamis, 18 Maret 2021Bacaan Injil : Yoh 5:31-47 “Yohanes adalah pelita yang menyala dan yang bercahaya dan kamu hanya mau menikmati seketika saja cahayanya itu” (Yoh 5:35) Saudari/a ku ytk.,Ada sebuah pepatah bijak yang mengatakan, “Lebih baik menyalakan sebuah lilin kecil di tengah kegelapan daripada mengutuki kegelapan”. Nasihat itu mengingatkan…

  • Ora et labora

    Percik Firman: Ora et laboraRabu, 17 Maret 2021Bacaan Injil : Yoh 5:17-30 Saudari/a ku ytk.,Beberapa tahun yang lalu saya pernah datang ke gereja Katedral Jakarta. Saya melihat ada seorang bapak tua sedang bekerja di dalam gereja itu. Ia seorang diri menyulam atau merajut kursi umat dari rotan. Beberapa kursi memang sudah rusak. Dengan diterangi lampu…

  • Jangan Putus Harapan

    Percik Firman: Jangan Putus HarapanSelasa, 16 Maret 2021Bacaan Injil : Yoh 5:1-16 Saudari/a ku ytk.,Ada pasutri yang sudah beberapa tahun menikah belum diberi keturunan. Siang malam mereka berdoa pada Tuhan. Aneka usaha pun dilakukannya. Mereka tidak pernah menyerah. Mereka tidak putus asa. Mereka percaya bahwa pertolongan dan belaskasih Tuhan pasti datang. Pada usia pernikahan ke-5…