Jangan Mudah Menghakimi!

Percik Firman: Jangan Mudah Menghakimi!
Sabtu, 20 Maret 2021
Bacaan Injil: Yoh 7:40-53

Sdri/a yang terkasih,
Hidup bersama di zaman sekarang ini memiliki banyak tantangan. Orang bisa menyalahgunakan media sosial untuk menyebarkan berita bohong, fitnah, dan ancaman.

Bahkan orang bisa menghakimi sesamanya dengan kata-kata dan penilaian negatif di media sosial. Tanpa mengecek kebenaran terlebih dahulu, seseorang bisa menjadi ‘hakim’ yang menjatuhkan sanksi sosial kepada orang lain.

Tak jarang penilaian sosial atau cap sosial bisa menjatuhkan nama baik seseorang. Bacaan Injil hari ini memaparkan penilaian sosial atau penghakiman dari ahli Taurat dan orang Farisi terhadap Yesus. Ketika orang banyak kagum dan mengakui Yesus sebagai seorang yang datang dari Allah, para ahli Taurat bersikap nyinyir dan memberikan penilaian negatif terhadap Yesus.

Nikodemus membela Yesus, “Apakah hukum Taurat kita menghukum seseorang, sebelum ia didengar dan sebelum orang mengetahui apa yang telah dibuat-Nya?”

Mereka mengatakan kepada Nikodemus yang membela Yesus: “Selidikilah Kitab Suci dan engkau akan tahu bahwa tidak ada nabi yang datang dari Galilea.”

Bukankah dalam kehidupan sehari-hari kita juga sering mengalaminya? Dengan susah payah kita berjuang melakukan segala kebaikan, tetapi ‘penghakiman’ dan penilaian negatif yang kita terima. Bahkan kita menerima penolakan.

Sabda Tuhan hari ini mengingatkan kita supaya jangan cepat menghakimi sesama dengan hanya melihat bagian luarnya saja. Mungkin ada di antara kita yang pernah terpengaruh sikap yang lebih cepat mengadili atau menghakimi, berprasangka buruk daripada melihat kebaikan sesama sebelum mengklarifikasinya.

Kita diajak untuk melakukan pertobatan. Pertobatan dalam hal apa? Pertobatan dalam bersikap tidak mudah menghakimi. Kita juga diingatkan untuk melihat dan mengenal Yesus di dalam diri sesama.

Kita juga diingatkan untuk lebih melihat hal-hal baik di dalam diri sesama kita. Maukah Anda? Happy weekend. Berkah Dalem dan Salam Teplok dari Bumi Mertoyudan. # Y. Gunawan, Pr

Similar Posts

  • Bersatu dan Bangkit

    Percik Firman : Bersatu dan BangkitRabu, 28 Oktober 2020Pesta St. Simon Zelot dan St. Yudas Tadeus (Rasul)Bacaan Injil: Lukas 6:12-19 “Pada waktu itu pergilah Yesus ke bukit untuk berdoa dan semalam-malaman Ia berdoa kepada Allah” (Luk 6:12) Saudari/a ku ytk,.Bersamaan dengan Pesta dua rasul Santo Simon Zelot dan Santo Yudas Tadeus pada hari ini, bangsa…

  • Bijak dalam Hadapi Dilema

    Percik Firman: Bijak dalam Hadapi DilemaMinggu Biasa ke-29, 18 Oktober 2020Hari Minggu Misi ke-94Bacaan Injil : Mat 22:15-21 ”Orang-orang Farisi berunding bagaimana mereka dapat menjerat Yesus dengan suatu pertanyaan” (Mat 22:15) Saudari/a ku ytk.,Kalau orang mau jujur dan mendengarkan suara hatinya, pasti akan kagum akan kepemimpinan Presiden RI saat ini, Bapak Joko Widodo. Mengapa? Ia…

  • Gerakan Empati dan Belas kasihan

    Percik Firman : Gerakan Empati dan Belas kasihanMinggu Biasa XVI, 18 Juli 2021Bacaan Injil: Mrk. 6:30-34 ”… tergeraklah hati-Nya oleh belas kasihan kepada mereka, karena mereka seperti domba yang tidak mempunyai gembala” (Mrk. 6:34) Sdri/a ku ytk.,Bacaan Injil hari ini mengingatkan pengalaman saya saat masih bertugas di paroki. Acara hari itu cukup padat dan fisik…

  • Kita Semua Saudara

    Percik Firman: Kita Semua SaudaraRabu, 4 Oktober 2023Peringatan Wajib Santo Fransiskus AsisiBacaan : Lukas 9:57-62 “Yesus berkata: ‘Setiap orang yang siap untuk membajak tetapi menoleh ke belakang, tidak layak untuk Kerajaan Allah” (Luk 9:62) Saudari/a ku ytk.,Hari ini Gereja merayakan Peringatan Wajib Santo Fransiskus Asisi (1182-1226). Siapa yang tidak kenal dengan orang kudus yang luar…

  • Sebaiknya Anda tahu

    Sebaiknya Anda tahu: Tahukah kamu kenapa doa Ratu Surga didoakan menggantikan doa Malaikat Tuhan selama Masa Paskah? Mulai kapan? Siapa yang menetapkan?Bunda Mari teladan beriman di tengah ketidakpastian, terlebih pandemi. Koq bisa?Mari klik aja percik katekese di sini…