Berjalan Bersama yang Lemah
LDK OSIS T.A 2025/2026

MERTOYUDAN, JENDELA – Pada hari Kamis (24/7) hingga Jumat (25/7), para pengurus OSIS (Organisasi Seminari Intra Seminaris) Ekalaya Seminari Menengah Mertoyudan semester 1 mengikuti Latihan Dasar Kepemimpinan (LDK). Tema LDK yang diangkat adalah “Berjalan Bersama Yang Lemah”, tema ini dipilih dengan harapan agar setiap pribadi pengurus OSIS menjadi pemimpin yang memiliki rasa empati akan keprihatinan warga komunitas Seminari Menengah Mertoyudan.
Pada hari Kamis, para seminaris memulai kegiatan LDK dengan dibagi menjadi beberapa kelompok besar dan kecil. Ada yang mendapat bagian mencari pekerjaan di pasar Rejowinangun dan Gotong Royong, bekerja di TPA, pemulung sampah, dan Bang Jo atau berjualan koran di lampu lalu lintas perempatan Artos.
“Saya bekerja di tempat pembuangan sampah yang berada di pasar Rejowinangun dengan beberapa teman – teman lainnya. Awalnya, saya merasa jijik dengan tumpukan sampah organik dan bau busuk yang menyengat. Meski begitu, hal ini menjadi tantangan bagi saya untuk mau merasakan pekerjaan orang-orang kecil,” ujar Rendra selaku Sekretaris OSIS Ekalaya.
Pada hari Jumat, para pengurus OSIS mengikuti kegiatan pengendapan LDK dan programasi OSIS di setiap kebidelan. Dalam berjalannya kegiatan tersebut, para pengurus OSIS Ekalaya didampingi para guru di Seminari, yakni Pak Anton, Pak Sulis, dan Bu Indri. “Saya berharap dapat mengintegrasi nilai siap melayani dan siap dalam setiap tugas yang saya emban. Hal ini menjadi bentuk penerapan nilai dari kegiatan LDK sepanjang dua hari ini,” ujar Rohfel selaku Bidel Paramenta OSIS Ekalaya. (DPJ)





