Bimbang, Siapa takut?


Percik Katekese: Bimbang, Siapa takut?

Tak terasa kita sudah memasuki Minggu Adven ke-2. Ada beberapa tokoh yang terlibat dalam persiapan kelahiran Yesus Sang Imanuel. Salah satunya adalah santo Yusuf. Pernahkah Anda mendengar devosi Santo Yusuf Tidur? atau malah sudah mendoakannya?

Sejak awal kemunculannya, doa kepada Santo Yusuf ini cocok atau pas untuk didoakan oleh mereka yang sedang mengalami kesulitan, kebingungan, dan dilema dalam hidupnya. Mengapa? Karena Santo Yusuf sendiri mengalami kebimbangan dalam hidupnya.

Ketika ia hendak mempersunting Maria, ia kaget ketika mengetahui bahwa Maria sudah mengandung. Dan, ketika Yesus baru lahir, ia diminta oleh malaikat untuk membawa Maria dan Yesus yang masih bayi keluar Yerusalem untuk mengungsi ke Mesir.

Dalam hidup ini, kita kadangkala menghabiskan tidur malam dengan begitu cemas memikirkan permasalahan, ketakutan, dan pekerjaaan kita. Santo Yusuf mengingatkan kita bahwa istirahat dalam doa menjadi lebih baik untuk mendengarkan suara Tuhan.

Kita tidak hanya seperti meletakkan masalah kita di bawah bantal ketika tidur, tetapi kita diajak oleh Santo Yusuf untuk percaya bahwa kuasa Tuhan akan memberi jalan keluar atas segala masalah yang dihadapi. Semoga dengan berdoa devosi kepada Santo Yusuf Tidur, kita selalu dilindungi, diberkati, dan dikuatkan Tuhan dalam menjalani kehidupan ini.

Berikut ini doa yang bisa kita panjatkan melalui perantaraan Santo Yusuf :
Doa Kepada Santo Yusuf Tidur

Ya, Santo Yusuf, penjaga yang setia dan pribadi yang teguh di hadapan Allah.
Aku menyerahkan kepadamu segala keinginan dan kerinduanku.
Pandanglah aku anakmu dan bantulah aku dengan kekuatanmu.

Ya, Santo Yusuf yang tulus dan setia, dengarkanlah doa dan permintaanku.
Berikanlah kepadaku berkat rohani Puteramu Yesus,
sehingga dengan meletakkan segala harapanku di bawah Kuasa surgawimu,
aku boleh mendapatkan berkat dan rahmat yang aku butuhkan terutama dalam menghadapi masalah (…………..)

Ya, Santo Yusuf, aku tidak pernah lelah merenungkanmu bersama Yesus yang tidur di lenganmu.
Yesus selalu ada di hatimu.

Biarlah aku juga selalu ada di hatimu. Dengarkanlah doa dan kerinduanku,
serta hantarkan kepada Yesus Putera-Mu, Tuhan dan Pengantara kami. Amin.

Bapa Kami…. Salam Maria…. Kemuliaan….
Santo Yusuf, doakanlah kami (3x).

Berkah Dalem dan Salam Teplok dari bumi Mertoyudan.

#Y. Gunawan, Pr

Similar Posts

  • Tuhan Menjamah

    Percik Firman : Tuhan MenjamahKamis, 14 Januari 2021Bacaan Injil: Mrk 1:40-45 “Yesus mengulurkan tangan-Nya, menjamah orang itu dan berkata kepadanya: ‘Aku mau, jadilah engkau tahir”(Mrk 1:37) Saudari/a ku ytk.,Dalam liturgi Gereja Katolik ada kekayaan tata gerak liturgi yang bermakna dan penuh simbolis. Ada tata gerak duduk, berdiri, menyembah, membuat tanda salib, berjalan, berlutut, membungkuk, bertiarap,…

  • Setia dan Bijaksana

    Percik Firman : Setia dan BijaksanaKamis, 27 Agustus 2020PW Santa MonikaBacaan Injil: Mat 24:42-51 “Siapakah hamba yang setia dan bijaksana, yang diangkat oleh tuannya atas orang-orangnya untuk memberikan mereka makanan pada waktunya?” (Mat 24:45) Saudari/a ku ytk.,Tentu saja orang akan senang jika mempunyai karyawan yang baik dan jujur. Mereka akan dipuji oleh tuannya, bahkan diberi…

  • Devosi kepada Bunda Maria Pengurai Simpul Masalah

    Pada saat itu Jorge Mario Bergoglio (kini: Paus Fransiskus) sedang studi di Jerman, ia terkagum-kagum akan sebuah lukisan bergaya Bavarian dengan judul “Maria Suci, Bunda Pengurai Simpul Ikatan”. Jorge Mario Bergoglio memperoleh salinan lukisan tersebut dan membawanya ke Argentina, kemudian mempromosikan devosi kepada Maria dengan gelar tersebut. Tak disangka, devosi ini mendapat tempat di hati…

  • Damai Sejahtera

    Percik Firman: Damai SejahteraKamis, 8 April 2021Bacaan Injil: Luk 24:35-48 Saudari/a ku ytk.,Saat berkunjung ke rumah saudara atau umat, saya melihat ada hiasan dinding rumah yang inspiratif. Ada hiasan dinding yang bertuliskan, “Berkatilah rumah kami, Ya Tuhan”, atau “Berkatilah rumah ini, Tuhan”. Ada yang tulisannya, “Rumahku adalah rumah doa”. Ada juga tulisan, “Damai Sejahtera bagimu”….

  • Menyingkir

    Percik Firman : MenyingkirSenin, 4 Januari 2021Bacaan Injil: Mat 4:12-17.23-25 “Waktu Yesus mendengar, bahwa Yohanes telah ditangkap, menyingkirlah Ia ke Galilea” Saudari/a ku ytk.,Pernahkah Anda menyingkir pindah ke tempat lain? Ada orang yang menyingkir dari obrolan teman-temannya karena mereka suka bergosip dan menjelek-jelekkan orang lain. Ada orang yang menyingkir pindah tempat tinggal karena status Gunung…

  • Perlu Introspeksi Diri

    Percik Firman: Perlu Introspeksi DiriSenin, 22 Juni 2020Bacaan Injil: Mat 7:1-5 “Mengapakah engkau melihat selumbar di mata saudaramu, sedangkan balok di dalam matamu tidak engkau ketahui?” (Mat 7:3) Saudari/a ku ytk.,Dalam pembinaan calon imam di Seminari Mertoyudan ada kegiatan yang diberi nama “corectio fraterna”. Kegiatan ini adalah kesempatan bagi setiap seminaris untuk saling memberikan pujian…