Dilindungi Malaikat

Percik Firman : Dilindungi Malaikat
Selasa, 29 September 2020
Pesta Malaikat Mikael, Rafael, dan Gabriel (Malaikat Agung)
Bacaan Injil: Yoh 1: 47-51

“Lihat, inilah seorang Israel sejati, tidak ada kepalsuan di dalamnya!” (Yoh 1:47)

Saudara/i ku yang terkasih,
Merenungkan bacaan Injil pada Pesta Malaikat Agung hari ini, saya teringat akan salah satu pesan WA dari seorang ibu. Anaknya yang masih kecil sering diajak ziarah ke Gua Maria Kerep Ambarawa.

Pada waktu itu anak tersebut berdoa dengan lugu, polos dan apa adanya. Dia selalu mendoakan para romo, termasuk saya hehe…

Ini isi pesan WA ibu tadi, “Romo, Velum sering mendoakan romo lho. Doanya yang pertama agar Romo sehat selalu, banyak rejeki, gembira selalu, bahagia selalu. Menjadi Romo yang selalu disayang anak-anak kecil.

Dia pernah cerita minta Tuhan agar Romo Gun jangan diberi sakit dan jangan tua. Saat kami tanya kok Romo gak boleh tua, jawabnya polos, karna kalo tua nanti Romo mati gimana, Ma?”

Bagi saya si adik kecil itu pribadi yang polos. Tidak ada kepalsuan di dalam dirinya. Dia tulus. Yesus memuji orang-orang yang tulus, termasuk ketulusan si adik itu dan juga Natanael dalam Injil hari ini.

Natanael dipuji Yesus sebagai orang tulus. Orang yang tulus dijanjikan akan melihat langit terbuka dan melihat malaikat-malaikat.

Siapakah malaikat itu? Di dalam Katekismus Gereja Katolik (KGK) dikatakan, “Ada makhluk rohani tanpa badan, yang oleh Kitab Suci biasanya dinamakan ‘malaikat’, adalah suatu kebenaran iman. …… Sampai Kristus datang kembali, pertolongan para malaikat yang penuh rahasia dan kuasa itu sangat berguna bagi seluruh kehidupan Gereja” (KGK 328, 334).

Malaikat adalah pelayan dan utusan Allah, yang selalu memandang wajah Bapa di surga. Sadar atau tidak sadar, kehidupan kita dikelilingi oleh para malaikat, baik melalui bisikan nurani kita atau saat-saat berkat yang tidak kita sangka-sangka atau perlindungan.

“Sejak masa anak-anak sampai pada kematiannya, malaikat-malaikat mengelilingi kehidupan manusia dengan perlindungan dan doa permohonan” (KGK 336).

Dalam tradisi Gereja, kita mengenal malaikat pamomong (pelindung) dan malaikat agung. Hari ini kita merayakan pesta Malaikat agung, yaitu Malaikat agung Mikael, Gabriel dan Rafael.

Mikael sebagai malaikat panglima balatentara surga, pengawal jiwa orang meninggal, dan melawan roh jahat atau setan. Gabriel sebagai malaikat pembawa kabar gembira. Dan Rafael sebagai malaikat yang menyembuhkan orang sakit. Para malaikat itu melindungi kita.

Marilah kita berdoa secara khusus untuk mereka yang sedang dikuasai roh jahat (kegelapan) dan untuk jiwa-jiwa yang sudah meninggal agar dituntun ke jalan terang oleh malaikat Mikael dan Gabriel.

Juga marilah kita doakan mereka yang sedang sakit dan dalam proses pemulihan kesehatan, agar dijamah dan disembuhkan Tuhan melalui malaikat Rafael.

Selamat berpesta pelindung bagi Anda, lingkungan, wilayah, sekolah, atau paroki di bawah perlindungan malaikat Gabriel, Mikael dan Rafael. Berkah Dalem dan salam teplok dari bumi Mertoyudan.

# Y. Gunawan, Pr

Similar Posts

  • Bangga dengan Salib

    Percik Firman : Bangga dengan SalibSenin, 14 September 2020Pesta Salib SuciBacaan Injil: Yoh 3:13-17 “Allah mengutus Anak-Nya ke dalam dunia bukan untuk menghakimi dunia, melainkan untuk menyelamatkannya oleh Dia” (Yoh 3:17) Saudari/a ku ytk.,Beberapa waktu yang lalu di tengah masyarakat kita ada semacam “ketakutan” dari sekelompok orang. Mereka takut akan gambar atau benda yang berbentuk…

  • Kekuataan Pujian

    Percik Firman : Kekuataan PujianSabtu/Minggu, 15-16 Agustus 2020Hari Raya Maria Diangkat ke SurgaBacaan Injil: Lukas 1:39-56 “Elisabet berseru dengan suara nyaring: ‘Diberkatilah engkau di antara semua wanita dan diberkatilah buah rahimmu” (Luk 1:42) Saudari/a ku ytk.,Merenungkan bacaan Injil “Perjumpaan Maria dan Elisabeth yang sedang hamil” pada Hari Raya Santa Perawan Maria Diangkat ke Surga (Maria…

  • Memaknai Secara Baru

    Percik Firman: Memaknai Secara BaruRabu, 10 Juni 2020Bacaan: Mat 5:17-19 “Aku datang bukan untuk meniadakannya, melainkan untuk menggenapinya” (Mat 5:17) Saudari/a ku ytk.,Orang hidup butuh aturan. Aturan digunakan untuk mengatur hidup bersama. Biasanya peraturan atau hukum untuk menjamin kestabilan hidup bersama. Ada yang berupa perintah. Ada pula yang berupa larangan. Misalnya: Dilarang merokok di ruangan…

  • Berdoa dengan Tidak Bertele-tele

    Percik Firman : Berdoa dengan Tidak Bertele-teleSelasa, 23 Februari 2021Bacaan Injil : Mat 6:7-15 “Dalam doamu itu janganlah kamu bertele-tele seperti kebiasaan orang yang tidak mengenal Allah” (Mat 6:7) Saudari/a ku ytk.,Ketika merenungkan sabda Tuhan hari ini, saya teringat akan sharing seorang calon baptis yang sudah tua. Ia bersemangat mengimani Yesus sebagai Juru Selamat. Dengan…

  • Relevansi Spiritualitas Kardinal Darmojuwono di Tengah Pandemi Covid-19 Saat Ini

    Relevansi Spiritualitas Kardinal Darmojuwono di Tengah Pandemi Covid-19 Saat Ini… @HUT ke-38 Paroki St Maria Fatima Banyumanik # solidaritas # kemandirian # keterlibatan # kritik konstruktif # sing gelem kumpul kudu wani cucul, sing ora kumpul bisa ucul # sithik ora ditampik, akeh tansaya pikoleh

  • Yesus Marah

    Percik Firman: Yesus MarahJumat, 20 November 2020Bacaan Injil : Lukas 19:45-48 “Mulailah Yesus mengusir semua pedagang di situ, kata-Nya kepada mereka: ‘Ada tertulis: Rumah-Ku adalah rumah doa. Tetapi kamu menjadikannya sarang penyamun” (Luk 19:46) Saudari/a ku ytk.,Pernahkah Anda marah? Apa yang menyebabkan Anda marah? Marah untuk suatu kebaikan bersama atau untuk mendidik adalah hal yang…