Kekuatan Pujian

Percik Firman : Kekuatan Pujian
Rabu, 29 September 2021
Pesta Malaikat Mikael, Rafael, dan Gabriel (Malaikat Agung)
Bacaan Injil: Yoh 1: 47-51

“Sebelum Filipus memanggil engkau, Aku telah melihat engkau di bawah pohon ara” (Yoh 1:48)

Saudara/i ku yang terkasih,
Hari ini tanggal 29 September kita merayakan pesta Malaikat agung, yaitu Malaikat agung Mikael, Gabriel dan Rafael. Mereka disebut Malaikat Agung karena mereka mempunyai peran penting dalam rencana Allah bagi keselamatan manusia.

Mikael sebagai malaikat panglima balatentara surga, pengawal jiwa orang meninggal, dan melawan roh jahat atau setan. Gabriel sebagai malaikat pembawa kabar gembira dan kekuatan Allah. Sedangkan Rafael sebagai malaikat yang menyembuhkan orang sakit. Para malaikat itu melindungi kita.

Marilah kita berdoa secara khusus untuk mereka yang sedang dikuasai roh jahat (kegelapan) dan untuk jiwa-jiwa yang sudah meninggal agar dituntun ke jalan terang oleh malaikat Mikael dan Gabriel.

Marilah kita juga berdoa untuk mereka yang sedang sakit dan dalam proses pemulihan kesehatan, agar dijamah dan disembuhkan Tuhan melalui malaikat Rafael, terlebih yang terpapar Covid-19.

Dalam bacaan Injil pada Pesta Para Malaikat Agung hari ini dikisahkan Tuhan Yesus yang memuji Natanael sebagai orang Israel sejati. Natanael atau Bartolomeus ini berasal dari Kana, di daerah Galilea. Pujian dari Yesus memberikan pengaruh dan kekuatan luar biasa bagi Natanael.

Waktu itu ketika diajak oleh Filipus untuk menemui Yesus dari Nazaret, Natanael awalnya bersikap mencibir Yesus dan merendahkan Nazaret. Tetapi ketika berhadapan langsung dengan Yesus, ia tak berdaya. Maka tadi dalam Injil, Natanael bertanya: “Bagaimana Engkau mengenal aku?” Lalu Yesus menjawab: “Sebelum Filipus memanggil engkau, Aku telah melihat engkau di bawah pohon ara.”

Jawaban Yesus ini membuat Natanael malu tersipu-sipu. Mengapa? Menurut para ahli, ungkapan “seseorang yang berada di bawah pohon ara” berarti orang itu sedang bersungguh-sungguh mempelajari Kitab Taurat. Yesus memberikan pujian atas sikap Natanael.

Menyadari bahwa dia dipuji dan dikenal Yesus begitu mendalam, hati Natanael tersentuh. Natanael percaya dan mengaku bahwa Yesus adalah Mesias, Sang Penyelamat.

Paus Fransiskus mengungkapan dalam Anjuran Evangelii Gaudium (Sukacita Injili) no. 264 dengan sangat indah, ”Kita perlu berdiri (duduk) di hadapan-Nya dengan hati terbuka; membiarkan-Nya memandang kita; kita menemukan tatapan kasih yang suatu ketika dialami oleh Natanael saat Yesus mengatakan kepadanya, ‘Aku telah melihat engkau di bawah pohon Ara’ (Yoh 1:48).”

Lebih lanjut, diungkapkan Bapa Suci, “Betapa baiknya duduk di hadapan salib atau berlutut di hadapan Sakramen Mahakudus, dan hadir begitu saja di hadapan-Nya! Betapa sangat indahnya ketika Dia kembali menyentuh hidup kita dan mendorong kita untuk membagikan kehidupan baru-Nya” (No. 264).

Pertanyaan refleksi, apakah Anda menyadari penyertaan malaikat dalam hidup ini? Hari-hari ini Anda lebih diwarnai memuji atau meremehkan orang lain?

Proficiat dan Selamat merayakan pesta pelindung bagi Anda, lingkungan, wilayah, sekolah, atau paroki di bawah perlindungan malaikat Gabriel, Mikael dan Rafael. Para Malaikat Agung, doakanlah kami. Berkah Dalem dan salam teplok dari MeSRA (Mertoyudan Spiritual Rest Area).# Y. Gunawan, Pr

Similar Posts

  • Bermental Kuat

    Percik Firman : Bermental KuatBacaan Injil: Luk 5:1-11 Hari ini sabda Tuhan mengingatkan kita tentang panggilan kemuridan. Seorang murid harus punya mental kuat. Ada 3 ciri orang bermental kuat.Apa saja ya? Berkah Dalem dan Salam Teplok dari Seminari Mertoyudan.

  • Kuatkanlah Hatimu

    Percik Firman: Kuatkanlah HatimuSenin, 25 Mei 2020Novena Roh Kudus Hari ke-4Bacaan : Yoh 16:29-33 “Dalam dunia kamu menderita penganiayaan, tetapi kuatkanlah hatimu, Aku telah mengalahkan dunia” (Yoh 16:33) Sdri/a yang terkasih,Secara psikologis setiap orang membutuhkan rasa nyaman dalam hidup ini. Kebutuhan rasa nyaman menjadi salah satu kebutuhan dasar yang penting. Di sana orang merasakan pengalaman…

  • Bertobat, Sukacita, dan Berharap

    Percik Firman: Bertobat, Sukacita, dan BerharapMinggu Adven I, 28 November 2021Bacaan Injil : Lukas 21:25-28.34-36 Saudari/a ku ytk.,Dalam tradisi masyarakat kita, sebuah pesta atau perayaan biasanya dipersiapkan dengan sebaik-baiknya. Iya nggak? Harapannya, agar pesta itu berjalan dengan lancar dan makin memberi makna bagi yang merayakannya. Misalnya, jika sebuah keluarga mau “mantu” (hajatan menikahkan anaknya), pasti…

  • Mengandalkan Tuhan

    Percik Firman: Mengandalkan TuhanSelasa, 11 Agustus 2020PW Santa Klara dari Assisi, PerawanBacaan Injil: Mat 18: 1-5.10,12-14 “Aku berkata kepadamu, sesungguhnya jika kamu tidak bertobat dan menjadi seperti anak kecil ini, kamu tidak akan masuk ke dalam Kerajaan Sorga” (Mat 18:3) Saudari/a ku ytk.,Bacaan Injil pada peringatan wajib Santa Klara hari ini mengingatkan kita untuk membangun…

  • Berani Memikul Salib

    Percik Firman : Berani Memikul SalibMinggu Biasa XIII, 28 Juni 2020Bacaan Injil : Mat 10:37-42 “Barangsiapa tidak memikul salibnya dan mengikut Aku, ia tidak layak bagi-Ku” (Mat 10:38) Saudari/a ku ytk.,Gereja menghormati Salib sebab Kristus ditinggikan di salib. Yesus menderita dan wafat di salib demi keselamatan semua manusia. Dengan salib-Nya Ia mengalahkan dosa dan maut….

  • Insan Hati Kudus

    Percik Firman: Insan Hati KudusSabtu, 16 Oktober 2021PF Santa Margarita Maria Alacoque (Perawan)Bacaan Injil : Luk 12:8-12 “Barangsiapa menghujat Roh Kudus, ia tidak akan diampuni” (Luk 12:10) Saudari/a ku ytk.,Dalam bacaan Injil pada Peringatan Fakultatif Santa Margarita Maria Alacoque (1647-1690) hari ini, Tuhan Yesus mengingatkan kita, “Setiap orang yang mengatakan sesuatu melawan Anak Manusia, ia…