Pelita yang Menyala

Percik Firman : Pelita yang Menyala
Kamis, 18 Maret 2021
Bacaan Injil : Yoh 5:31-47

“Yohanes adalah pelita yang menyala dan yang bercahaya dan kamu hanya mau menikmati seketika saja cahayanya itu” (Yoh 5:35)

Saudari/a ku ytk.,
Ada sebuah pepatah bijak yang mengatakan, “Lebih baik menyalakan sebuah lilin kecil di tengah kegelapan daripada mengutuki kegelapan”. Nasihat itu mengingatkan kita pentingnya melakukan tindakan sekecil apapun daripada hanya mengeluh dan menggerutu saja terhadap situasi yang terjadi.

Meskipun kecil nyala cahaya itu, kehadirannya sangat berguna. Orang butuh cahaya atau pelita untuk berjalan di tengah kegelapan. Tuhan Yang Mahakuasa pasti tahu kerinduan umat-Nya. Dia tidak tega membiarkan anak-anakNya berjalan dalam kegelapan. Ia selalu mengirim pelita atau cahaya untuk menuntun hidup umat-Nya dalam hidup ini.

Musa dan para nabi adalah cahaya yang dikirim oleh pada zaman Perjanjian Lama. Yohanes Pembaptis adalah cahaya untuk menerangi orang Yahudi menyongsong Yesus. Yesus adalah cahaya utusan Allah yang telah dinantikan kedatanganNya. Tetapi sayangnya, mereka menolak kedua cahaya itu.

Sabda Tuhan hari ini mengingatkan kita untuk menerima pelita dari Allah itu. Pelita zaman Perjanjian Baru adalah Yohanes Pembaptis. Ditegaskan Yesus, “Yohanes adalah pelita yang menyala dan yang bercahaya”.

Kita diingatkan untuk menerima ‘pelita’ yang dikirim Tuhan dalam hidup kita saat ini. Pelita itu bisa keluarga kita, teman kita, pimpinan kita, gembala kita, firman Tuhan yang kita terima, dsb.

Kita juga diingatkan Tuhan untuk menjadi ‘pelita’ bagi sesama kita di manapun berada. Nyalanya tidak perlu terang benderang, nanti malah menyilaukan mata. Meskipun nyalanya kecil, tidak masalah. Seperti lilin atau pelita tadi, mari kita berbuat baik dalam hidup ini meskipun hanya kecil.

Suara hati dianugerahkan Tuhan menjadi pelita bagi hidup kita. Suara hati perlu diasah supaya terus menyala terang atau tidak tumpul. Suara hati bisa menuntun kita pada kebaikan dan kebenaran. Ia bisa menuntun Anda untuk melangkahkan kaki ke gereja atau ke kapel menemui seorang imam menerima Sakramen Tobat di masa Prapaskah ini.

Mari terus membangun pengharapan dan pertobatan di masa Prapaskah ini. Berkah Dalem dan Salam Teplok dari bumi Mertoyudan.# Y. Gunawan, Pr

Similar Posts

  • Ketangguhan Sang Ibu

    Percik Firman: Ketangguhan Sang IbuSelasa, 15 September 2020PW St Perawan Maria BerdukacitaBacaan Injil: Yoh 19:25-27 Saudari/a ku ytk.,Setiap tanggal 15 September Gereja merayakan Peringatan Wajib St. Perawan Maria Berdukacita. Ada sapta (7) dukacita Bunda Maria, yaitu: Nubuat Nabi Simeon bahwa pedang akan menusuk jiwa Maria; Melarikan Yesus ke Mesir; Hilangnya Yesus di Bait Allah; Perjumpaan…

  • Pribadi yang Bertanggungjawab

    Percik Firman : Pribadi yang BertanggungjawabKamis, 26 Agustus 2021Bacaan Injil: Mat. 24: 42-51 “Siapakah hamba yang setia dan bijaksana, yang diangkat oleh tuannya atas orang-orangnya untuk memberikan mereka makanan pada waktunya?” (Mat 24: 45) Saudari/a ku ytk.,Di Seminari Menengah Santo Petrus Canisius Mertoyudan, ada tiga nilai dasar pembinaan atau formatio calon imam, yaitu kedisipinan, kejujuran,…

  • Tidak Memaksa Tuhan

    Percik Firman: Tidak Memaksa TuhanSabtu Imam, 7 Agustus 2021Bacaan Injil: Mat 17:4-20 ”Tuhan, kasihanilah anakku. Ia sakit ayan dan sangat menderita.” (Mat 17:14) Saudari/a ku ytk.,Orangtua mana yang tidak peduli pada anaknya? Jika anaknya lapar, pasti akan berusaha dicarikan makan. Jika anaknya mau sekolah, pasti akan dicarikan biaya agar bisa tetap sekolah. Jika anaknya mau…

  • Hati-Hati Godaan “Farisi” Masa Kini

    Percik Firman : Hati-Hati Godaan “Farisi” Masa KiniSabtu, 21 Agustus 2021PW St. Pius X, PausBacaan Injil: Mat 23:1-12 Saudari/a ku ytk.,Ada sebuah pepatah Jawa yang berbunyi, “Gajah diblangkoni, isoh kojah ora isoh nglakoni”. Artinya, bisa berbicara tetapi tidak bisa menjalani. Terjadi ketidak-konsistenan antara perkataan dan tindakan. Dalam bacaan Injil pada peringatan wajib Santo Pius X…

  • Pengorbanan dan Ketangguhan Ibu

    Percik Firman : Pengorbanan dan Ketangguhan IbuKamis, 8 Februari 2024Bacaan Injil: Mrk 7:24-30 Saudari/a ku ytk.,Merenungkan bacaan Injil pada hari ini, saya teringat akan kiriman sebuah kisah inspiratif dari seorang teman tentang pengorbanan seorang ibu yang luar biasa. Begini kisahnya: “Saat makan, jika makanan kurang, ibu akan memberikan makanan itu kepada anaknya dan berkata, ‘Cepatlah…

  • Sabda Celaka

    Percik Firman: Sabda CelakaRabu, 14 Oktober 2020Bacaan Injil : Luk 11:42-46 “Celakalah kamu, hai orang-orang Farisi, sebab kamu membayar persepuluhan dari selasih, inggu dan segala jenis sayuran, tetapi kamu mengabaikan keadilan dan kasih Allah” (Luk 11:42) Sdri/a ku ytk.,Gus Dur dikenal sebagai salah satu pribadi yang punya prinsip. Dia berani mengkritik siapa pun jika apa…