Terpesona dengan Yesus

Percik Firman: Terpesona dengan Yesus
Jumat Pertama, 5 Juni 2020
PW St. Bonifasius (Uskup dan Martir)
Bacaan Injil: Mrk 12: 35-37

“Orang banyak yang besar jumlahnya mendengarkan Dia dengan penuh minat.” (Mrk 12:37)

Sdri/a yang terkasih,
Para ahli spiritual mengungkapkan bahwa orang beriman Kristiani itu mempunyai dinamika dalam relasi dengan Yesus. Dinamika itu digambarkan dengan tiga kata, yaitu melihat, terpikat dan terlibat.

Melihat di sini bisa dalam arti melihat secara fisik atau melihat secara batin. Melihat apa? Melihat Tuhan dengan segala karya cinta kasih-Nya dalam hidup ini. Terpikat apa? Terpikat pada pribadi Yesus yang mengagumkan dan luar biasa dalam mencintai manusia. Terlibat apa? Terlibat untuk ambil bagian dalam karya pewartaan-Nya di dunia masa kini.

Dalam bacaan Injil pada peringatan wajib Santo Bonifasius (680-754), seorang uskup dan martir, dikisahkan bagaimana orang banyak kagum, terpikat, terpesona pada pribadi Yesus. Mereka sangat berminat mendengarkan ajaran Yesus. Perkataan-Nya sungguh berwibawa dan menyejukkan. Tindakan-Nya sungguh mempesona.

Hari ini Gereja memperingati Santo Bonifasius. Ia seorang uskup yang saleh, berjiwa sosial, dan mau berkorban bagi sesamanya. Dia begitu terpesona pada pribadi Yesus. Dan dia rela terlibat dalam karya Yesus di dunia ini. Untuk tetap memelihara hidup rohaninya, Bonifasius mempergunakan beberapa minggu dalam setahun untuk beristirahat dan berdoa di kota Fulda. Kota Fulda ketika itu menjadi pusat kebudayaan dan ilmu pengetahuan.

Pada usia lanjut ia dibunuh oleh orang-orang kafir saat menerimakan Sakramen Krisma di daerah Dokum. Bonifasius dengan para imam yang menyertainya dalam perjalanan itu dibunuh karena imannya, bersama-sama 53 orang serani. Kemudian jenazahnya dibawa ke Fulda. Bonifasius dikenal sebagai perintis pewartaan Injil di Jerman dan dihormati sebagai pelindung negeri Jerman.

Semoga teladan kesucian dan jiwa sosial Santo Bonifasius menginspirasi kita zaman ini. Menjauhi sikap rakus yang hanya memikirkan kebutuhan diri. Mengembangkan jiwa sosial dan mau berkorban demi banyak orang.

Pertanyaan Refleksinya, Apa yang membuat Anda terpesona pada pribadi Yesus? Siapkah Anda terlibat dalam karya pewartaan-Nya pada zaman sekarang ini?

Semoga Hati Kudus Yesus menginpirasi kita untuk punya hati yang peduli dan hati yang suci. Berkah Dalem dan Salam Teplok dari Bumi Mertoyudan.

# Y. Gunawan, Pr

Similar Posts

  • “Fides unificans”(Iman itu menyatukan)

    “Fides unificans”(Iman itu menyatukan) Yang tidak bersama Dia, melawan Dia;Yang tidak mengumpulkan bersama Dia, mencereiberaikan; yang tidak mau bersatu dengan Dia, berpisah dari Dia. (Baca: Lk. 11:23) Iman itu mempertemukan kita dengan Tuhan;Iman itu menyatukan kita dengan Tuhan, sesama dan dengan seluruh alam ciptaanNya. Sebab, kita bagian dari alam ciptaanNya, dan Tuhanlah yang memberikan segala…

  • Membuka Hati

    Percik Firman : Membuka HatiSelasa, 14 Juli 2020Bacaan Injil: Mat 11:20-24 ”Celakalah engkau, Khorazim! Celakalah engkau, Betsaida!” (Mat 11: 21) Saudari/a ku ytk.,Kita tahu bahwa dalam Sakramen Tobat ada tiga unsur penting, yaitu mengakui dosa, menyesali dosa dan membangun niat untuk lebih baik. Di sana ada semangat dasar yang dituntut, yakni keterbukaan hati akan rahmat…

  • Hidup Penuh Perjuangan

    Percik Firman: Hidup Penuh PerjuanganSelasa, 23 Juni 2020Bacaan Injil: Mat 7:6.12-14 “Masuklah melalui pintu yang sempit itu, karena lebarlah pintu dan luaslah jalan yang menuju ke kebinasaan” (Mat 7:13) Saudari/a ku ytk.,Jalan kemuridan Yesus tidak selalu mengenakkan. Tidak selalu berupa jalan tol yang halus, lebar dan bebas hambatan. Jalan kemuridan itu diwarnai salib, sesuatu yang…

  • Kekuatan Sabda

    Percik Firman : Kekuatan SabdaSenin, 26 Oktober 2020Bacaan Injil : Lukas 13:10-17 “Yesus memanggil dia dan berkata kepadanya: ‘Hai ibu, penyakitmu telah sembuh.” (Luk 13: 12) Saudari/a ku ytk,.Merenungkan sabda Tuhan hari ini, saya teringat akan sharing seorang ibu. Ada seorang ibu lektor bercerita kepada saya. Sebelum maju ke panti imam, ia merasa gugup dan…

  • Api Penyucian dan Mendoakan Arwah

    Percik Katekese: Api Penyucian dan Mendoakan Arwah Suatu kali ada seorang ibu yang bercerita kepada saya tentang pengalamannya mengikuti Ekaristi hari Minggu di gereja parokinya di Semarang. Saat perayaan Ekaristi, ibu tersebut dapat melihat roh atau jiwa ayahnya yang sudah meninggal dunia berada di dalam gereja itu. Jiwa ayahnya ikut Ekaristi pada hari itu. Ayahnya…

  • Populi Vox Dei

    Percik Firman: Vox Populi Vox DeiSenin, 7 Desember 2020PW St. Ambrosius,UskupBacaan Injil: Luk 5: 17-26 “Ketika Yesus melihat iman mereka, berkatalah Ia: ‘Hai saudara, dosamu sudah diampuni” (Luk 5:20) Sdri/a ku ytk.,Dengan kaki yang dimiliki kita dapat pergi kemana-mana dengan leluasa. Kita bisa berjalan, berlari, bergowes ria, naik gunung, memanjat pohon, dsb. Dengan kaki kita…