Betulkah Tuhan Tidak Peduli?

Percik Firman: Betulkah Tuhan Tidak Peduli?
Sabtu, 30 Januari 2021
Bacaan Injil : Mrk 4:35-41

“Murid-murid-Nya membangunkan Yesus dan berkata kepada-Nya: ‘Guru, Engkau tidak perduli kalau kita binasa?’” (Mrk 4:38)

Saudari/a ku ytk.,
Situasi pandemi Covid-19 saat ini bisa memunculkan rasa protes dan marah dalam diri kita kepada Tuhan. Sudah banyak orang yang meninggal dunia, baik imam atau awam, orang muda atau orang tua, orang kita kenal secara dekat maupun yang tidak kita kenal.

Data per 29 Januari 2021 ada 29.518 orang yang meninggal dunia. Sangat banyak juga orang yang positif covid. Satu juta lebih. Jumlah kasus positif Covid terus naik. Kemarin ada penambahan jumlah kasus positif sebanyak 13.802 kasus. Total ada 1.051.795 orang. Dan kita juga pantas bersyukur karena yang sudah sembuh ada 852.260 orang.

Ketidaknyamanan demi ketidaknyaman dialami setiap hari. Rejeki berkurang. Perjumpaan dibatasi. Banyak rencana dan agenda yang batal atau diundur. Sudah terus berdoa agar Virus segera hilang, tidak segera dikabulkan.

Sudah aktif dan terlibat di gereja, kenapa malah ada anggota keluarga yang kena Covid dan menjadi dikucilkan. Bahkan ada anggota keluarga yang meninggal dunia.

Apalagi para mahasiswa dan pelajar masih harus menjalani Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) atau kuliah online. Pemahaman terhadap materi tidak maksimal. Belum lagi jika ada kendala jaringan sinyal internet yang lemah. Boros kuota internet.

Secara manusiawi aneka situasi yang demikian itu membuat marah dan protes pada Tuhan. Seakan-akan Tuhan tidak peduli. Tuhan tidak mendengarkan doa permohonan kita.

Suasana batin yang protes pada Tuhan seperti itu juga yang dialami para murid ketika perahu mereka mau tenggelam. Yesus malah enak-enak tidur. Cuek dan tidak peduli dengan permasalahan para muridNya. Mereka protes: “Guru, Engkau tidak peduli kalau kita binasa?”

Para murid berpikir bahwa Yesus tidak tertarik akan nasib hidup mereka, tidak merasa peduli terhadap mereka. Padahal Yesus lebih dari siapa pun. Dia sangat peduli dengan kita.

Paus Fransiskus pernah mengungkapkan bahwa Tuhan memanggil kita untuk beriman. Sekalipun kadang kita seperti para murid yang tidak percaya kalau Tuhan selalu hadir dan ikut campur tangan di dalam situasi manusia. Sekalipun demikian merasa selalu terdorong untuk tetap datang kepada Dia dan tetap percaya kepada Dia.

Marilah terus kita memohon agar virus korona ini segera hilang. Mari kita taati protokol kesehatan untuk memutus penyebaran virus ini.

Kita doakan saudara/i kita yang sedang dalam proses karantina, agar tetap semangat dan segera sembuh. Dan mari kita berdoa untuk kedamaian jiwa saudara/i kita yang meninggal dunia karena virus korona ini. Selamat berakhir pekan. Berkah Dalem dan Salam Teplok dari bumi Mertoyudan.# Y. Gunawan, Pr

Similar Posts

  • Duta Cinta Kasih

    Percik Firman: Duta Cinta KasihMinggu, 22 November 2020HR Kristus Raja Semesta AlamBacaan Injil : Mat 25:31-46 “Aku berkata kepadamu, sesungguhnya segala sesuatu yang kamu lakukan untuk salah seorang dari saudara-Ku yang paling hina ini, kamu telah melakukannya untuk Aku” (Mat 25:40) Saudara-saudariku yang terkasih,hari ini kita merayakan Hari Raya Tuhan Kita Yesus Kristus Raja Semesta…

  • Happy Ending Bersama Yesus

    Percik Firman: Happy Ending Bersama YesusSelasa, 12 Mei 2020Bacaan Injil: Yoh 14: 27–31a “Janganlah gelisah dan gentar hatimu” (Yoh 14:27) Saudari/a ku ytk.,Setiap orang pasti pernah gelisah. Ada macam-macam penyebab kenapa orang gelisah. Ada yang gelisah karena besok pagi akan ujian. Ada yang gelisah karena akan berpisah dengan orang yang dicintai. Ada pula yang gelisah…

  • Allah Memberi Pertumbuhan

    Percik Firman: Allah Memberi PertumbuhanJumat, 29 Januari 2021Bacaan Injil : Mrk 4:26-34 “Pada malam hari ia tidur dan pada siang hari ia bangun, dan benih itu mengeluarkan tunas dan tunas itu makin tinggi, bagaimana terjadinya tidak diketahui orang itu” (Mrk 4:27) Saudari/a ku ytk.,Ada rasa bangga jika orang yang didampingi atau dididik tumbuh menjadi pribadi…

  • Kata-kata yang Memberkati

    Percik Firman : Kata-kata yang MemberkatiSenin, 13 September 2021PW Santo Yohanes Krisostomus (Uskup dan Pujangga Gereja)Bacaan Injil: Lukas 7:1-10 “Aku juga menganggap diriku tidak layak untuk datang kepada-Mu, tetapi katakan saja sepatah kata, maka hambaku itu akan sembuh” (Luk 7:7) Saudari/a ku ytk.,Pada zaman modern ini banyak orang sudah akrab dengan kosmetik. Bahkan anak kecil…

  • Pemersatu Gereja

    Percik Firman : Pemersatu GerejaKamis, 9 November 2023Pesta Pemberkatan Gereja Basilika LateranBacaan: Yoh 2:13-22 “Cinta untuk rumah-Mu menghanguskan Aku” (Yoh 2: 17) Saudari/a ku ytk.,Pada hari ini Gereja merayakan Pesta Pemberkatan Gereja Basilika Lateran. Basilika Yohanes Lateran ini didirikan oleh kaisar Konstantinus Agung, putera Santa Helena, tahun 324. Basilika agung pertama ini melambangkan kemerdekaan dan…

  • Mengarahkan Hati

    Percik Firman : Mengarahkan HatiKamis, 30 Juli 2020Bacaan Injil: Mat 13: 47-53 “Setelah penuh, pukat itupun ditarik orang ke pantai, …ikan yang baik dikumpulkan ke dalam pasu dan ikan yang tidak baik mereka buang” (Mat 13:48) Saudari/a ku ytk.,Merenungkan bacaan Injil hari ini tentang pukat yang dilabuhkan ke laut, saya teringat akan video Paus Fransiskus….