Bertindak Tegas

Percik Firman: Bertindak Tegas
Selasa, 9 November 2021
Pesta Pemberkatan Gereja Basilika Lateran
Bacaan Injil: Yoh 2:13-22

Saudari/a ku ytk.,
Dalam bahasa Latin ada ungkapan, “suaviter in modo, fortiter in re”. Lembut dalam gaya penyampaian, tegas dalam tindakan. Seorang pemimpin atau pendidik diharapkan bisa menghayati ungkapan itu. Ketegasan dalam prinsip itu sangat penting dalam hidup bersama.

Seorang pemimpin atau pendidik harus bisa membawa orang-orang yang dipimpinnya pada nilai dan arah yang jelas. Gaya penyampaiannya pun diharapkan lembut, humanis dan penuh kehangatan. Hal ini tidak mudah. Tetapi perlu diperjuangkan terus-menerus.

Sebagai seorang pendidik (formator sekaligus pamong) di Seminari Mertoyudan, prinsip tersebut terus saya usahakan dalam mendampingi para calon imam.

Bacaan Injil pada pesta pemberkatan Gereja Basilika Yohanes Lateran hari ini mengisahkan bagaimana Tuhan Yesus bersikap tegas dalam memperjuangkan prinsip “Bait Allah adalah rumah doa, bukan rumah jualan atau sarang penyamun”. Dia membersihkan atau menyucikan Bait Allah.

Yesus mengkritik dan marah atas penyalahgunaan Bait Allah. Bait Allah yang seharusnya menjadi tempat orang beribadah kepada Allah, justru menjadi sarang penyamun (versi Injil Matius) atau rumah jualan (versi Injil Yohanes).

Bait Allah dijadikan ajang komersialisme. Mereka kongkalikong (bekerjasama) dengan pemimpin agama Yahudi mengadakan jual beli binatang kurban (merpati, kambing-domba dan lembu), penukar uang.

Harga binatang korban dinaikan berlipat-lipat. Bait Allah menjadi tempat mengeruk keuntungan pribadi dan menyengsarakan umat yang mau beribadah. Para pemimpin agama Yahudi mengubah keheningan tempat ibadah menjadi hiruk- pikuk pasar.

Pada pesta pemberkatan Gereja Basilika Yohanes Lateran ini kita diingatkan untuk memaknai tempat ibadat secara baik dan benar. Basilika ini didirikan oleh kaisar Konstantinus Agung, putera Santa Helena, tahun 324. Basilika agung pertama ini melambangkan kemerdekaan dan perdamaian.

Basilika ini menjadi gereja katedral untuk Uskup Agung Roma sekaligus Sri Paus. Maka basilika ini disebut “induk semua gereja”, baik di Roma maupun di seluruh dunia. Letaknya di dekat Scala Sancta (Tangga Suci), di mana situ disimpan tangga suci yang pernah dilewati Yesus saat disesah di Istana Pilatus.

Dalam pesta ini, selain memperingati kemerdekaan dan perdamaian yang dialami Gereja setelah 3 abad dianiaya, kita juga mau mengungkapkan cinta dan kesatuan kita dengan Uskup Agung Roma, yakni Paus. Dialah pemersatu seluruh Gereja dalam cinta kasih Kristus.

Pertanyaan refleksinya, bagaimana ketegasan Anda dalam bertindak ini? Bagaimana sikap Anda untuk menumbuhkan merasa ‘handarbeni’ (memiliki) gereja paroki Anda? Berkah Dalem dan Salam Teplok dari bumi MeSRA (Mertoyudan Spiritual Rest Area).# (Y. Gunawan, Pr).

Similar Posts

  • Santo Melahirkan Santo

    Rabu, 7 Desember 2022PW St. Ambrosius, UskupBacaan Injil: Mat 11: 28-30 Sdri/a ku ytk.,Di dalam Bacaan Injil hari ini Tuhan Yesus mengundang kita untuk datang kepada-Nya. Siapa pun yang sedang letih lesu dan berbeban berat diundang datang kepada-Nya. Dia menjanjikan kelegaan dan ketenangan. Datang kepada-Nya berarti berdoa memohon kekuatan dan rahmat kepada-Nya. Bahkan Dia juga…

  • Menjadi Saksi ”RSJ”

    Percik Firman: Menjadi Saksi ”RSJ”Minggu, 13 Desember 2020Minggu Adven ke-3 – Minggu GaudeteBacaan Injil: Yoh 1:6-8.19-28 ”Ia datang sebagai saksi untuk memberi kesaksian tentang terang itu, supaya oleh dia semua orang menjadi percaya” (Yoh 1:7) Sdri/a ku ytk.,Dalam kehidupan sehari-hari di masyarakat, kita sering menjumpai orang-orang yang menjadi saksi. Ada saksi mata yang melihat langsung…

  • Ikut Gembira atau Mencela?

    Percik Firman : Ikut Gembira atau Mencela?Kamis, 2 Juli 2020Bacaan Injil : Mat 9:1-8 “Berkatalah beberapa orang ahli Taurat dalam hatinya: ‘Ia menghujat Allah” (Mat 9:3) Saudari/a ku ytk.,Dalam pengalaman hidup kita sehari-hari, orang baik tidak otomatis disukai. Kebaikan tidak serta merta diakui dan didukung. Maksud baik juga tidak selalu diterima. Ada saja orang yang…

  • Siapakah Yesus bagiku?

    Percik Firman : Siapakah Yesus bagiku?Selasa, 29 Juni 2021HR Santo Petrus dan Paulus, RasulBacaan Injil: Mat. 16:13-19 Saudari/a ku ytk.,Setiap orang biasanya mempunyai barang kekhasan yang dimiliki. Barang itu bisa menjadi ciri khas orang tersebut. Jika melihat barang itu, kita langsung kenal atau ingat pribadi yang bersangkutan. Misal, Santo Yusuf dengan peralatan tukangnya, Santo Paulus…

  • Bertumbuh dan Berbuah

    Percik Firman : Bertumbuh dan BerbuahJumat, 23 Juli 2021Bacaan Injil: Mat. 13:18-23 “Ia berbuah, ada yang seratus, ada yang enam puluh, dan ada yang tiga puluh ganda” (Mat 13:23) Saudari/a ku ytk.,Dunia pertanian sering dipakai Tuhan Yesus untuk ilustrasi atau contoh dalam pengajaran-Nya. Dia memahami dan menguasai cara mengajar yang menarik dan mudah ditangkap oleh…

  • Menjadi Viral

    Percik Firman : Menjadi ViralRabu, 10 Januari 2024Bacaan Injil: Mrk 1:29-39 “Waktu menemukan Dia mereka berkata: ‘Semua orang mencari Engkau” (Mrk 1:37) Saudari/a ku ytk.,Sesuatu yang menarik perhatian banyak orang akan ‘viral’ dengan cepat. Dalam hitungan detik berita itu akan cepat menyebar dan diterima banyak orang di berbagai penjuru tempat. Apalagi sekarang dengan kecanggihan dan…