Tidak Ada yang Mustahil

Percik Firman: Tidak Ada yang Mustahil
Jumat, 8 Desember 2023
HR SP Maria Dikandung Tanpa Dosa
Bacaan Injil: Luk 1:26-38

“Sebab bagi Allah tidak ada yang mustahil” (Luk 1:37)

Sdri/a ku ytk.,
Ada sebuah keluarga yang mempunyai pengalaman istimewa. Sepasang suami isteri diberi karunia 4 anak (2 cowok dan 2 cewek). Saat si ibu sedang mengandung anak ke-4, diketahui bahwa perkembangan janin tidak normal. Organ tubuh tidak lengkap. Dokter memprediksi bahwa janin itu akan lahir cacat atau kemungkinan hidup 5%.

Mendengar prediksi atau dugaan dokter itu, suami-isteri itu kaget dan sedih. Tak lama kemudian mereka berdua berkomitmen akan menerima bagaimanapun kondisi anaknya. Mereka berserah atau sumeleh pada kehendak Tuhan. Mereka tekun berdoa Rosario, mohon doa restu dan perlindungan Bunda Maria. Mereka juga tekun ikut misa di gereja.

Mereka percaya jika Tuhan bertindak, tidak ada yang mustahil. Bagi Allah tidak ada yang mustahil. Pada saat hari H kelahiran tiba, pasutri itu sudah siap dengan apapun yang terjadi. Hal yang tak terduga, terjadi. Anak ke-4 mereka lahir lancar dan sehat. Dia lahir turas (metu waras). Seluruh organ tubuh normal. Bahkan, anak tersebut bisa hidup sampai umur 98 tahun. Dia meninggal dunia tahun 2012.

Pasutri tersebut meyakini sabda Tuhan dalam bacaan Injil pada Hari Raya Santa Perawan Maria Dikandung Tanpa Dosa hari ini. Ditegaskan, ”Sebab bagi Allah tidak ada yang mustahil”. Bunda Maria dengan segala kerendahan hatinya mau menerima secara penuh tugas untuk menjadi Ibu Juru Selamat.

Dalam kerendahan hatinya, Maria menaruh harapan sepenuhnya kepada Allah. Kekuatannya ada pada Allah. Ia mempersilakan Allah berbuat apa saja atas dirinya.

Sabda Tuhan yang disampaikan kepada Bunda Maria pada 2000 tahun yang lalu, dialami secara nyata dalam keluarga pasutri tersebut. Allah kita sungguh Mahakuasa dan luar biasa. Perkiraan dan ketakutan manusia bisa terhalau berkat kasih karunia Allah.

Setiap tanggal 8 Desember, Gereja merayakan Hari Raya Santa Perawan Maria Dikandung Tanpa Dosa (Maria Immaculata). Ajaran Gereja tentang Maria Immaculata ini disampaikan oleh Paus Pius IX pada tanggal 8 Desember 1854.

Bapa Suci melihat kelesuan rohani dalam dunia modern. Lalu beliau ingin membangkitkan kembali kehidupan rohani umat dengan menampilkan kembali teladan Bunda Maria dan perannya dalam sejarah keselamatan manusia.

Pada tahun 1858 kepada Santa Bernadeta di Lourdes-Perancis, Bunda Maria mengatakan, “Akulah yang Perawan Suci Dikandung Tanpa Noda Dosa.”

Dalam buku ”12 Katekese, Renungan dan Doa Bunda Maria” (Kanisius, 2019), saya mensharingkan bahwa di Italia hari raya ini menjadi hari libur nasional. Kantor dan sekolah pun libur. Di sana ada perayaan meriah untuk merayakan misteri agung Maria Immaculata tersebut.

Bahkan ada tradisi, di mana Sri Paus mengadakan penghormatan kepada Bunda Maria dengan berdoa dan mempersembahkan rangkaian bunga di patung Bunda Maria yang ada di depan Kantor Kongregasi Propaganda Fide, di dekat Spanish Steps, Roma.

Perawan Maria dikandung tanpa dosa asal dalam rahim ibunya, yaitu Santa Anna. Maria adalah satu-satunya manusia yang dianugerahi karunia ini. Ia memperoleh keistimewaan ini karena ia menjadi ”bejana yang kudus” dimana Yesus, Putera Allah, akan lahir ke dunia melalui rahimnya. Rahim Bunda Maria menjadi ”tabernakel” pertama karena di sanalah bersemayam Yesus yang Mahakudus.

Pertanyaan refleksi, apakah Anda punya pengalaman konkret terkait Tuhan yang telah membuat hal yang mustahil menjadi tidak mustahil dalam hidup Anda? Apa itu?

Selamat berpesta pelindung bagi Anda dan sekolah yang bernama Maria Immaculata. Berkah Dalem dan Salam Teplok dari Bujang Semar (Bumi Jangli Semarang). # Y. Gunawan, Pr

Similar Posts

  • Menjadi Pembawa Harapan

    Percik Firman : Menjadi Pembawa HarapanMinggu, 11 Juli 2021Bacaan Injil: Mrk. 6:7-13 Saudari/a ku ytk.,Sabda Tuhan hari ini mengajak kita untuk menjadi pribadi yang siap sedia mewartakan pengharapan. Para murid dipanggil, diberkati dan diutus membawa kabar sukacita dan pengharapan bagi siapa saja. Para murid pergi memberitakan bahwa orang harus bertobat dan mereka mengusir banyak setan,…

  • Bertambah Besar dan Kuat

    Percik Firman: Bertambah Besar dan KuatRabu, 30 Desember 2020Bacaan Injil : Luk 2:36-40 “Anak itu bertambah besar dan menjadi kuat, penuh hikmat, dan kasih karunia Allah ada pada-Nya” (Luk 2:40) Saudari/a ku ytk.,Tak terasa tahun 2020 hampir kita akhiri. Besok malam kita akan mengalami pergantian tahun. Tahun 2021 menanti di depan kita. Kita syukuri aneka…

  • Mengarahkan Hati

    Percik Firman : Mengarahkan HatiKamis, 30 Juli 2020Bacaan Injil: Mat 13: 47-53 “Setelah penuh, pukat itupun ditarik orang ke pantai, …ikan yang baik dikumpulkan ke dalam pasu dan ikan yang tidak baik mereka buang” (Mat 13:48) Saudari/a ku ytk.,Merenungkan bacaan Injil hari ini tentang pukat yang dilabuhkan ke laut, saya teringat akan video Paus Fransiskus….

  • Kekuatan Pujian

    Percik Firman: Kekuatan PujianKamis, 10 Desember 2020Bacaan Injil: Mat 11:11-15 “Sesungguhnya di antara mereka yang dilahirkan oleh perempuan tidak pernah tampil seorang yang lebih besar dari pada Yohanes Pembaptis” (Mat 11:11) Sdri/a ku ytk.,Bagaimana rasanya jika dipuji? Pada umumnya orang akan merasa senang saat mendapat pujian. Pujian yang tulus dapat memberikan kekuatan dan energi yang…

  • Wibawa Yesus

    Percik Firman : Wibawa YesusSelasa, 12 Januari 2021Bacaan Injil: Mrk 1:21b-28 “Aku tahu siapa Engkau: Yang Kudus dari Allah” (Mrk 1:24) Saudari/a ku ytk.,Pada suatu hari ada seorang bruder yang bercerita kepada saya. Ia mempunyai kenalan seorang bapak non Katolik yang menjadi ‘dukun’, yang sering didatangi banyak orang untuk dimintai tolong. Ada yang minta usahanya…

  • Setia Menunggu

    Percik Firman : Setia MenungguSelasa, 20 Oktober 2020Bacaan Injil : Lukas 12:35-38“Hendaklah kamu sama seperti orang-orang yang menanti-nantikan tuannya yang pulang dari perkawinan” (Luk 12:36) Saudari/a ku ytk.,Dalam hidup kita sehari-hari kadang kala diwarnai kegiatan menunggu atau menanti. Di tengah pandemi Covid-19 saat ini, misalnya, saat menjalani rapid test, seseorang menunggu hasilnya dengan harap-harap cemas….